Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polisi Tangkap Remaja dan Anak di Bawah Umur Pembuat Onar di Gresik

Kompas.com - 16/04/2024, 19:30 WIB
Hamzah Arfah,
Aloysius Gonsaga AE

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Menganti menangkap dua dari sepuluh orang yang berbuat onar.

Mereka juga merupakan pelaku pengeroyokan terhadap warga Desa Setro, Kecamatan Menganti, Gresik, Jawa Timur.

Kejadian tersebut berlangsung di pinggir jalan Desa Setro pada H-1 menjelang Lebaran, Selasa (9/4/2024).

Adapun dua pelaku yang diamankan polisi merupakan remaja berinisial DT (20) warga Desa Laban, Menganti dan satu lagi berinisial ANA yang masih di bawah umur, asal Menganti.

Baca juga: Saat Muda-mudi Meresahkan Bikin Onar di Ibu Kota, Tak Kenal Waktu meski Sudah Dekat Lebaran

Sementara delapan orang pelaku yang lain, masih dalam pengejaran petugas dan masuk daftar pencarian orang (DPO).

"Modus operandi pelaku memukul korban menggunakan alat ruyung, kemudian melakukan pengrusakan kaca jendela rumah milik korban Rizky Ardiansyah," ujar Kapolsek Menganti AKP Roni Ismullah kepada awak media.

Dia mengatakan hal tersebut saat rilis ungkap kasus di kantor Polsek Menganti, Selasa (16/4/2024).

Roni menjelaskan, ada dua warga Desa Setro yang sempat menjadi sasaran tindak kekerasan \DT yakni Muhammad Ari Kurniawan dan Ega Maulana.

Kejadian berlangsung pada saat korban hendak menonton cek sound sahur di tempat kejadian perkara (TKP), Selasa (9/4/2024) sekitar pukul 03.15 WIB.

Baca juga: Kesal Buat Onar Jelang Lebaran, Ratusan Warga Adang dan Keroyok Geng Motor di Tasikmalaya

Sebelum berbuat onar, 10 pelaku melakukan konvoi menggunakan sepeda motor.

Sampai di lokasi, DT turun dari motor dan dengan tiba-tiba menyerang korban menggunakan alat ruyung, sehingga menyebabkan korban mengalami luka.

"DT langsung turun dari motor dan memukul korban Muhammad Ari sebanyak satu kali, mengenai jari tengah dan telujuk sebelah kanan hingga mengalami luka," ucap Roni.

Tidak hanya memukul Muhammad Ari, DT juga sempat memukul korban lain atas nama Ega Maulana menggunakan ruyung dan mengenai pundak sebelah kiri hingga terluka.

Baca juga: Ratusan Warga Adang Geng Motor yang Buat Onar di Jalan Tasikmalaya

DT bersama sembilan pelaku lain kemudian melempari rumah Rizky Ardiansyah hingga menyebabkan kaca jendela pecah, dan lantas meninggalkan lokasi.

Atas apa yang dialami, para korban kemudian melaporkan kepada pihak kepolisian.

"Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 170 ayat 1 KUHP, barang siapa secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang, diancam hukuman 5 tahun 6 bulan," kata Roni.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kebun Bibit Wonorejo di Surabaya: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Kebun Bibit Wonorejo di Surabaya: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Surabaya
2 Mahasiswa Pelaku Penembakan di Tol Surabaya Dikeluarkan dari Kampus

2 Mahasiswa Pelaku Penembakan di Tol Surabaya Dikeluarkan dari Kampus

Surabaya
Dugaan Korupsi Mobil Siaga, Sejumlah Kades di Bojonegoro Diperiksa

Dugaan Korupsi Mobil Siaga, Sejumlah Kades di Bojonegoro Diperiksa

Surabaya
Polisi Tak Terima Alasan Sopir Fortuner Tabrak Bayi karena 'Blindspot'

Polisi Tak Terima Alasan Sopir Fortuner Tabrak Bayi karena "Blindspot"

Surabaya
Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Surabaya
Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Surabaya
Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Surabaya
Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Surabaya
Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Surabaya
Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Surabaya
Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Surabaya
Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Surabaya
Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Surabaya
KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

Surabaya
Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com