Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Anak Selebgram Dianiaya Pengasuh, Pelaku Berdalih Korban Terluka gara-gara Jatuh

Kompas.com - 31/03/2024, 21:50 WIB
Reza Kurnia Darmawan

Editor

KOMPAS.com - Anak selebgram Emy Aghnia yang berusia 3,5 tahun, terluka akibat dianiaya pengasuhnya berinisial IPS (27).

Penganiayaan terjadi pada Kamis (28/3/2024) pukul 04.18 WIB di rumah orangtua korban di Kota Malang, Jawa Timur.

Ayah korban, Reinukky Abidharma, mengatakan, dirinya baru mengetahui peristiwa itu pada Jumat (29/3/2024) pagi setelah dikabari IPS.

Dalam pesan WhatsApp-nya, IPS berdalih bahwa korban terluka gara-gara terjatuh.

"Jadi kemarin pagi saya sebenarnya dari Jakarta, sama istri saya, terus jam 7-8 pagi dikabari sama susternya di-WA, kakak (korban) benjol jatuh di kamar mandi," ujarnya, Sabtu (30/3/2024).

Baca juga: Terungkap, Motif Pengasuh di Malang Aniaya Anak Selebgram, Korban Disebut Tak Menurut

Saat Reinukky mengecek rekaman CCTV di rumahnya, dia melihat hal berbeda dengan pengakuan IPS. Dalam video, IPS terlihat menganiaya korban.

Orangtua korban pun melaporkan penganiayaan tersebut ke polisi pada Jumat. Di hari yang sama, polisi menangkap pelaku.

Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, polisi telah mengamankan rekaman CCTV sebagai barang bukti.

"Dan dari video yang ada, dengan lokasi kamar memang adanya persesuaian, maka dipastikan penganiayaan memang terjadi," ucap pria yang kerap disapa Buher ini, Sabtu.

Baca juga: Pengasuh yang Aniaya Anak Selebgram Malang Terancam 5 Tahun Penjara


Berdasarkan hasil visum, korban mengalami luka memar pada mata kiri. Lalu, luka gores di kuping kanan, kiri, dan kening.

Polisi juga telah meminta keterangan empat saksi, yakni ayah dan ibu korban, serta dua pekerja di rumah itu.

Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka. Buher menuturkan, penganiayaan tersebut dilatarbelakangi kejengkelan pelaku terhadap korban karena menolak saat hendak diobati bekas cakaran di tubuh.

Di samping itu, faktor pemicu lainnya ialah adanya salah satu keluarga IPS yang sakit.

"Pelaku statusnya cerai hidup, dan memiliki anak 2,5 tahun. Tetapi, apa pun alasannya tidak dibenarkan perbuatan pelaku, yang melakukan kekerasan terhadap anak," ucapnya.

Baca juga: Anak Selebgram Malang yang Diduga Dianiaya Pengasuhnya Alami Trauma Berat

 

Korban alami trauma

Polisi dari Polresta Malang Kota, pada Sabtu, (30/3/2024), mengungkap kasus penganiayaan anak dari selebgram asal Malang, Emy Aghnia yang dilakukan pengasuhnya.KOMPAS.com/ Nugraha Perdana Polisi dari Polresta Malang Kota, pada Sabtu, (30/3/2024), mengungkap kasus penganiayaan anak dari selebgram asal Malang, Emy Aghnia yang dilakukan pengasuhnya.

Selain menderita luka, korban juga mengalami trauma akibat kejadian itu. Hal ini diungkap ibu korban, Emy Aghnia.

"Jadi pas tidur, lima kali dia mengigau, mengigau ketakutan, setelah saya sadarkan ini saya, baru tersadar lagi, mengigau lagi, saya sadarkan lagi, baru tidur lagi, trauma berat," ungkapnya, Sabtu.

Aghnia menyampaikan, dirinya sama sekali tidak memiliki masalah dengan pelaku.

"Beliau ini punya anak juga, saya tidak ada masalah sama sekali dengan susternya, suster ini baik ke saya, dan saya baik juga ke susternya, suster ini berperan sangat baik, tapi manipulatif," tuturnya.

Baca juga: Suster yang Menganiaya Anak Selebgram Malang Ditangkap

Dirinya merasa terpukul dengan peristiwa pahit yang dialami anaknya. Aghnia berharap agar pelaku dihukum seberat-beratnya.

Berdasarkan keterangan orangtua korban, IPS telah bekerja bersama keluarga tersebut selama 11 bulan.

Atas perbuatannya IPS dijerat Pasal 80 (1) sub (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 sub Pasal 77 UU RI No 35 Tahun 2014 perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Baca juga: Anak Selebgram Malang Dianiaya Pengasuhnya, Korban Alami Kekerasan Setelah Dititipi 2 Hari

Sumber: Kompas.com (Penulis: Nugraha Perdana | Editor: Robertus Belarminus, Sari Hardiyanto)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Kisah Wanita Kuli Panggul di Pasar Surabaya Bisa Berangkat Haji

Kisah Wanita Kuli Panggul di Pasar Surabaya Bisa Berangkat Haji

Surabaya
Wali Kota Eri Cahyadi Kembali Tegaskan Larangan Sekolah di Surabaya Study Tour ke Luar Daerah

Wali Kota Eri Cahyadi Kembali Tegaskan Larangan Sekolah di Surabaya Study Tour ke Luar Daerah

Surabaya
Sepeda Motor di Banyuwangi Terbakar setelah 'Ngangsu' BBM

Sepeda Motor di Banyuwangi Terbakar setelah "Ngangsu" BBM

Surabaya
Pemprov Jatim soal Pengosongan Rusunawa Gunungsari Surabaya: Penghuni Tak Mau Bayar Sewa

Pemprov Jatim soal Pengosongan Rusunawa Gunungsari Surabaya: Penghuni Tak Mau Bayar Sewa

Surabaya
Diusir dari Rusunawa Gunungsari Surabaya, Warga Terancam Tak Punya Tempat Tinggal

Diusir dari Rusunawa Gunungsari Surabaya, Warga Terancam Tak Punya Tempat Tinggal

Surabaya
Rumah Warga Trenggalek Ditaburi Kotoran Kambing, Bhabinkamtibmas Turun Tangan

Rumah Warga Trenggalek Ditaburi Kotoran Kambing, Bhabinkamtibmas Turun Tangan

Surabaya
Pantai Ngalur di Tulungagung: Daya Tarik, Lokasi, dan Rute

Pantai Ngalur di Tulungagung: Daya Tarik, Lokasi, dan Rute

Surabaya
Ramai soal UKT Universitas Brawijaya, Wakil Rektor Sebut Sudah Sesuai Regulasi

Ramai soal UKT Universitas Brawijaya, Wakil Rektor Sebut Sudah Sesuai Regulasi

Surabaya
Cerita Tukang Ojek di Malang Rutin Menabung sejak 1998 hingga Bisa Melaksanakan Ibadah Haji

Cerita Tukang Ojek di Malang Rutin Menabung sejak 1998 hingga Bisa Melaksanakan Ibadah Haji

Surabaya
Pengakuan Warga yang Terusir dari Rusunawa Gunungsari Surabaya: Nunggak 2 Tahun dan Tak Boleh Nyicil

Pengakuan Warga yang Terusir dari Rusunawa Gunungsari Surabaya: Nunggak 2 Tahun dan Tak Boleh Nyicil

Surabaya
Polisi Amankan Puluhan Kayu Jati Ilegal dan 3 Pelaku Pencuri Kayu di Inhutani Ngawi

Polisi Amankan Puluhan Kayu Jati Ilegal dan 3 Pelaku Pencuri Kayu di Inhutani Ngawi

Surabaya
Mantan Kades di Malang Ditangkap atas Kasus Korupsi DD Rp 646 Juta

Mantan Kades di Malang Ditangkap atas Kasus Korupsi DD Rp 646 Juta

Surabaya
Ayah dan Anak di Probolinggo Aniaya Saudara sampai Kritis, Dipicu Masalah Sertifikat Tanah

Ayah dan Anak di Probolinggo Aniaya Saudara sampai Kritis, Dipicu Masalah Sertifikat Tanah

Surabaya
Debt Collector Abal-abal Rampas Motor Seorang Ibu di Jalan, Alasannya Menunggak Angsuran

Debt Collector Abal-abal Rampas Motor Seorang Ibu di Jalan, Alasannya Menunggak Angsuran

Surabaya
Pengosongan 43 Unit Rusunawa di Surabaya Memanas, Satu Anak Terluka

Pengosongan 43 Unit Rusunawa di Surabaya Memanas, Satu Anak Terluka

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com