Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Minta Maaf karena Layanan SIM Terganggu, Satlantas Polres Malang Berikan Makan Siang Gratis untuk Pemohon SIM

Kompas.com - 26/02/2024, 21:17 WIB
Imron Hakiki,
Aloysius Gonsaga AE

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Satlantas Polres Malang memberikan nasi kotak kepada puluhan pemohon surat izin mengemudi (SIM) di Satpas Prototype Tegaron, Kecamatan Kepanjen, Senin (26/2/2024).

Hal itu, sebagai bentuk permintaan maaf Satlantas Polres Malang serta kompensasi kepada pemohon.

Sebab, mereka tidak bisa memberikan layanan SIM lantaran jaringan layanan SIM dari Korlantas Polri masih dalam perbaikan.

Baca juga: Komplotan Maling Curi Tiang Pemancar hingga Bikin Layanan SIM-ETLE di Semarang Terganggu

Akibatnya, sistem layanan SIM tidak dapat dioperasikan di seluruh Indonesia.

"Jadi sebagai bentuk permintaan maaf, kami memberikan nasi kotak kepada pemohon SIM," ungkap Kanit Regident Satlantas Polres Malang, Ipda Danny Rizar Ramadhan melalui sambungan telepon, Senin.

Gangguan layanan itu terjadi sejak pukul 08.00 WIB hingga pelayanan tutup pukul 13.30 WIB.

"Tadi pemohon sempat menunggu 2-3 jam untuk mengurus SIM. Namun, akhirnya tetap tidak bisa. Maka, kami sampaikan permohonan maaf dan memberikan makan siang gratis sebagai kompensasinya," ujarnya.

Ada sekitar 43 pemohon yang hadir dalam kesempatan itu. Terpaksa mereka harus pulang akibat terjadinya gangguan tersebut.

Baca juga: Lintasan Diubah, Tingkat Kelulusan Pemohon SIM C di Bandung Melonjak Jadi 95 Persen

"Pemohon kami minta untuk kembali ke Satpas Tegaron besok, Selasa (27/2/2024) pukul 08.00 WIB," tutur Danny.

Sementara itu, puluhan para pemohon tampak cemas saat menunggu layanan SIM beroperasi, hingga akhirnya gagal mengajukan permohonan SIM.

Namun, setelah jajaran Satlantas Polres Malang memberikan penjelasan, para pemohon akhirnya menyadari.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

4 Orang 1 Keluarga Asal Kediri Meninggal dalam Kecelakaan di Pasuruan, Salah Satunya Tokoh Ansor Kediri

4 Orang 1 Keluarga Asal Kediri Meninggal dalam Kecelakaan di Pasuruan, Salah Satunya Tokoh Ansor Kediri

Surabaya
Polisi Tangkap Tahanan yang Kabur dari Sel Polsek di Surabaya

Polisi Tangkap Tahanan yang Kabur dari Sel Polsek di Surabaya

Surabaya
Pesilat di Banyuwangi Tewas Dikeroyok

Pesilat di Banyuwangi Tewas Dikeroyok

Surabaya
Jalur Gumitir Alami Keretakan, Kendaraan Tonase Berat Diminta Tak Melintas

Jalur Gumitir Alami Keretakan, Kendaraan Tonase Berat Diminta Tak Melintas

Surabaya
Tabrakan Maut Avanza dan Truk di Pasuruan, 3 Orang Tewas

Tabrakan Maut Avanza dan Truk di Pasuruan, 3 Orang Tewas

Surabaya
WNA China Tewas Terjatuh Saat Berfoto di Kawah Ijen, Ini Kesaksian Pemandu

WNA China Tewas Terjatuh Saat Berfoto di Kawah Ijen, Ini Kesaksian Pemandu

Surabaya
Viral, Video Bocah Bertunangan di Madura

Viral, Video Bocah Bertunangan di Madura

Surabaya
Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Surabaya
Cerita Sopir Selamat dari Longsor Piket Nol : Jika Melanjutkan Perjalanan, Bisa Saja Saya Terkubur bersama Truk

Cerita Sopir Selamat dari Longsor Piket Nol : Jika Melanjutkan Perjalanan, Bisa Saja Saya Terkubur bersama Truk

Surabaya
Pengendara Motor Tewas Tabrak Pohon Tumbang Saat Hujan Deras Mengguyur Kabupaten Ngawi

Pengendara Motor Tewas Tabrak Pohon Tumbang Saat Hujan Deras Mengguyur Kabupaten Ngawi

Surabaya
Presiden Jokowi Akan Resmikan Rekonstruksi Bangunan Terdampak Gempa Majene dan Mamuju

Presiden Jokowi Akan Resmikan Rekonstruksi Bangunan Terdampak Gempa Majene dan Mamuju

Surabaya
Anak Anggota DPRD Surabaya Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Pemuda

Anak Anggota DPRD Surabaya Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Pemuda

Surabaya
Pembangunan Ulang Jembatan yang Rusak akibat Banjir Lahar Semeru Ditarget Selesai dalam 1 Bulan

Pembangunan Ulang Jembatan yang Rusak akibat Banjir Lahar Semeru Ditarget Selesai dalam 1 Bulan

Surabaya
Fakta Ledakan Petasan di Bangkalan, 1 Tewas dan Calon Pengantin Luka Kritis

Fakta Ledakan Petasan di Bangkalan, 1 Tewas dan Calon Pengantin Luka Kritis

Surabaya
Rekayasa Wanita di Gresik Mengaku Dirampok, Ternyata Ponsel dan Perhiasan Digadaikan Sendiri

Rekayasa Wanita di Gresik Mengaku Dirampok, Ternyata Ponsel dan Perhiasan Digadaikan Sendiri

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com