Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 18/09/2022, 07:24 WIB

MADIUN, KOMPAS.com - Tersangka kasus Hacker Bjorka, MAH (21), ternyata pernah berkomunikasi dengan sang hacker. Dalam perbincangannya, mereka menggunakan bahasa Inggris.

Walaupun pernah berinteraksi langsung, MAH mengaku tidak mengetahui dan kenal dengan sosok Bjorka.

"Kalau dugaan saya (Bjorka) ada di luar negeri," jelas MAH, dikutip dari Tribunnews, Minggu (18/9/2022).

Baca juga: Sosok Pemuda Madiun yang Jadi Tersangka Kasus Bjorka, Mengaku Seorang Wibu dan Gamers, Sehari-hari Jualan Es

Interaksi itu terjadi saat transaksi jual beli channel Telegram 'Bjorkanism'.

Saat itu sang hacker berminat membeli channel Telegram 'Bjorkanism' milik MAH dengan harga 100 dolar.

"Percakapannya di Telegram, menggunakan bahasa Inggris," tutur MAH.

Warga Dusun Mawatsari, Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun tersebut mengaku sebenarnya ia tidak pandai berbahasa Inggris.

Karena itulah, ia menggunakan teknologi alih bahasa di handphone-nya.

"Cukup menggunakan translator kan bisa," lanjutnya.

Baca juga: Saya Memang Salah Karena Memberi Sarana Bjorka untuk Ngepost

MAH sendiri awalnya tidak menyangka kalau ada yang tertarik dan mau membeli channel-nya tersebut.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tolak Usulan Jabatan Kades 9 Tahun, Warga di Banyuwangi Geruduk Kantor DPRD

Tolak Usulan Jabatan Kades 9 Tahun, Warga di Banyuwangi Geruduk Kantor DPRD

Surabaya
Ketua DPD NasDem Surabaya Dilaporkan ke Polisi, Diduga Pakai Gelar S2 Palsu

Ketua DPD NasDem Surabaya Dilaporkan ke Polisi, Diduga Pakai Gelar S2 Palsu

Surabaya
Resepsi Puncak Seabad NU Bakal Digelar di Sidoarjo, Siswa Belajar Daring, Pegawai WFH

Resepsi Puncak Seabad NU Bakal Digelar di Sidoarjo, Siswa Belajar Daring, Pegawai WFH

Surabaya
Sebut Data Stok Beras Tidak Sesuai Fakta, Djarot: Bilangnya Surplus, tapi...

Sebut Data Stok Beras Tidak Sesuai Fakta, Djarot: Bilangnya Surplus, tapi...

Surabaya
Jambret Kalung Peziarah Sunan Ampel, Seorang Ibu di Surabaya Hampir Diamuk Massa: Kepepet Buat Bayar Utang

Jambret Kalung Peziarah Sunan Ampel, Seorang Ibu di Surabaya Hampir Diamuk Massa: Kepepet Buat Bayar Utang

Surabaya
Perusuh di Warung Kopi Sukolilo Surabaya Ternyata Anggota Perguruan Silat

Perusuh di Warung Kopi Sukolilo Surabaya Ternyata Anggota Perguruan Silat

Surabaya
Teka-teki Kapal Tua Terdampar di Alas Purwo, Ditemukan Tanpa Awak hingga Terdapat Karang di Dinding Luar dan Dalam

Teka-teki Kapal Tua Terdampar di Alas Purwo, Ditemukan Tanpa Awak hingga Terdapat Karang di Dinding Luar dan Dalam

Surabaya
Dalam Waktu Hampir Bersamaan, 2 Wanita di Lamongan Jadi Korban Pencabulan di Jalan

Dalam Waktu Hampir Bersamaan, 2 Wanita di Lamongan Jadi Korban Pencabulan di Jalan

Surabaya
Stabilkan Harga, Pemerintah Gelontorkan Minyakita dan Beras Bulog di Kota Malang

Stabilkan Harga, Pemerintah Gelontorkan Minyakita dan Beras Bulog di Kota Malang

Surabaya
Tim Hukum Optimistis Mantan Wali Kota Blitar Lepas dari Status Tersangka

Tim Hukum Optimistis Mantan Wali Kota Blitar Lepas dari Status Tersangka

Surabaya
Hujan Deras Guyur Kabupaten Jember,  Plengesengan di Jalan Manyar Longsor

Hujan Deras Guyur Kabupaten Jember, Plengesengan di Jalan Manyar Longsor

Surabaya
Kronologi Lengkap Pembunuhan Perempuan di Malang, Dibunuh Selingkuhan Secara Sadis di Depan Anak

Kronologi Lengkap Pembunuhan Perempuan di Malang, Dibunuh Selingkuhan Secara Sadis di Depan Anak

Surabaya
Kisah Tukang Becak di Lamongan, Tambal Jalan Berlubang karena Takut Putrinya Celaka, Direspons oleh Pemerintah

Kisah Tukang Becak di Lamongan, Tambal Jalan Berlubang karena Takut Putrinya Celaka, Direspons oleh Pemerintah

Surabaya
Bawa Kabur Motor Milik Bengkel, Petani di Blitar Tinggalkan Kendaraannya yang Sering Mogok

Bawa Kabur Motor Milik Bengkel, Petani di Blitar Tinggalkan Kendaraannya yang Sering Mogok

Surabaya
Antusias Nahdliyin Sambut Puncak 1 Abad NU, Ada yang Akan Jalan Kaki 50 Km ke Lokasi Acara

Antusias Nahdliyin Sambut Puncak 1 Abad NU, Ada yang Akan Jalan Kaki 50 Km ke Lokasi Acara

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.