Kompas.com - 15/04/2022, 07:40 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur belum bisa memastikan penyebab kebakaran di Tunjungan Plaza (TP) 5, Kota Surabaya, Jawa Timur. Tim Labfor masih menganalisis hasil temuan di lapangan.

"Saat ini kita sedang melaksanakan sinkronisasi antara temuan kita di lapangan, temuan barang bukti, keterangan saksi dan gambar gedung teknis dari TP," kata Kepada Bidang Laboratorium Forensik Polda Jatim, Kombes Pol Sodiq Pratomo, Kamis (14/4/2022).

Adapun barang bukti yang diperoleh selama identifikasi lokasi kebakaran di antaranya sisa abu di lantai 10, kabel serta bekas lampu.

Baca juga: Temuan Labfor Polda Jatim: 4 Lantai Terbakar di Tunjungan Plaza, Sumber Api dari Plafon Lantai 10

Temuan barang bukti itu akan diuji laboratorium untuk memastikan penyebab kebakaran.

"Ini hasil sementara ya dari pemeriksaan tadi. Kita masih belum bisa berikan keterangan resmi terkait lebih jelasnya dari insiden kebakaran di TP. Masih menunggu hasil pemeriksaan labfor itu dan akan keluar pada tiga hingga empat hari ke depan," jelasnya.

Baca juga: Tim Labfor Polda Jatim Amankan Kabel dan Bekas Lampu dari Lokasi Kebakaran Tunjungan Plaza Surabaya

Api berasal dari lantai 10

Sodiq menyampaikan, berdasarkan hasil identifikasi yang berlangsung pada Kamis (14/4/2022), sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB, ada empat lantai yang terbakar. Yakni lantai 4, 5, 10 dan 11.

Sedangkan, api diduga berasal dari lantai 10, tepatnya dari plafon yang ada di bagian depan gedung bioskop.

"Jadi kami dari Tim Labfor untuk sementara sudah menyelesaikan penyelidikan kejadian kebakaran di Tunjungan Plaza. Ada empat tempat yang terbakar, yakni lantai 4, lantai 5, lantai 10, dan lantai 11. Kami telusuri dan kami temukan awal api kebakaran berasal dari lantai 10," kata Sodiq.

Sementara ini, di lantai 10 dan 11 masih terpasang garis polisi. Tim Labfor Polda Jatim masih akan kembali ke lokasi itu untuk identifikasi lanjutan.

"Untuk memastikannya lagi, kami harus ke sana lagi," jelasnya.

Sebelumnya, pihak Direktur Marketing Pakuwon Group Sutandi Purnomosi menegaskan bahwa api bermula dari lantai 10 bukan dari lantai 5.

"Diduga api dari lantai 10 yang menjadi pemicu awal semacam komponen dari alat AC yang terpasang di luar, bukan di lantai 5," kata dia kepada wartawan saat menyampaikan keterangan pers di TP 3 Surabaya, Kamis (14/4/2022).

Baca juga: Selidiki Penyebab Kebakaran Tunjungan Plaza Surabaya, Polisi Periksa 4 Orang Saksi

Sutandi berani menyebutkan hal tersebut atas dasar hasil dari investigasi internal dan saksi mata karyawan yang sedang berbuka puasa di lantai tersebut.

Diketahui, mal Tunjungan Plaza 5, Kota Surabaya, Jawa Timur, terbakar pada Rabu (13/4/2022) sore. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

HUT Ke-35 Arema, Aremania Diimbau Tidak Gelar Konvoi

HUT Ke-35 Arema, Aremania Diimbau Tidak Gelar Konvoi

Surabaya
Ibu yang Jadi Tersangka Menangis Saat Dipertemukan dengan Bayi yang Sempat Dibuangnya

Ibu yang Jadi Tersangka Menangis Saat Dipertemukan dengan Bayi yang Sempat Dibuangnya

Surabaya
JPU Pastikan Kasus Kekerasan Seksual di Sekolah SPI Bukan Rekayasa

JPU Pastikan Kasus Kekerasan Seksual di Sekolah SPI Bukan Rekayasa

Surabaya
Soal Pengelolaan Sampah di Kota Malang, Sutiaji: Peran Semua Pihak Krusial...

Soal Pengelolaan Sampah di Kota Malang, Sutiaji: Peran Semua Pihak Krusial...

Surabaya
Wakil Wali Kota Surabaya Minta ASN Gunakan Sepatu Produksi Warga Eks Lokalisasi Dolly

Wakil Wali Kota Surabaya Minta ASN Gunakan Sepatu Produksi Warga Eks Lokalisasi Dolly

Surabaya
Petugas Bongkar Bangunan yang Diduga Bekas Tempat Ritual di Bojonegoro, Temukan Surat Tagihan Bank

Petugas Bongkar Bangunan yang Diduga Bekas Tempat Ritual di Bojonegoro, Temukan Surat Tagihan Bank

Surabaya
Bantuan bagi Guru Madrasah Diniyah Pamekasan Tahun 2021 Tak Kunjung Cair, untuk Honor Terpaksa Berutang

Bantuan bagi Guru Madrasah Diniyah Pamekasan Tahun 2021 Tak Kunjung Cair, untuk Honor Terpaksa Berutang

Surabaya
Khofifah: Ada Unsur Premanisme dalam Konflik Warga di Jember

Khofifah: Ada Unsur Premanisme dalam Konflik Warga di Jember

Surabaya
Detik-detik Kecelakaan yang Libatkan Bus Sugeng Rahayu di Madiun, 3 Pengendara Motor Tewas

Detik-detik Kecelakaan yang Libatkan Bus Sugeng Rahayu di Madiun, 3 Pengendara Motor Tewas

Surabaya
Latihan TNI AU di Lumajang Curi Perhatian Warga, Bupati Siapkan Tribune untuk Wisata Militer

Latihan TNI AU di Lumajang Curi Perhatian Warga, Bupati Siapkan Tribune untuk Wisata Militer

Surabaya
Soal Kasus Stunting di Kota Malang, Dinkes: Yang Tinggi di Kecamatan Lowokwaru

Soal Kasus Stunting di Kota Malang, Dinkes: Yang Tinggi di Kecamatan Lowokwaru

Surabaya
Puluhan Batang Kayu Jati Tak Bertuan Ditemukan di Pinggir Jalan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Puluhan Batang Kayu Jati Tak Bertuan Ditemukan di Pinggir Jalan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Surabaya
Transaksi COD, Warga Malang Ditipu Pembeli

Transaksi COD, Warga Malang Ditipu Pembeli

Surabaya
Sampah Menggunung di Lahan Kosong Puntodewo Malang, Warga Mengira Tempat Pembuangan

Sampah Menggunung di Lahan Kosong Puntodewo Malang, Warga Mengira Tempat Pembuangan

Surabaya
Bocah SD di Sumenep Diduga Diperkosa, Korban Diseret ke Semak-semak, Pelaku Kabur

Bocah SD di Sumenep Diduga Diperkosa, Korban Diseret ke Semak-semak, Pelaku Kabur

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.