Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Empat Kendaraan di Banyuwangi Alami Kecelakaan Beruntun

Kompas.com - 24/04/2024, 22:16 WIB
Rizki Alfian Restiawan,
Aloysius Gonsaga AE

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Insiden kecelakaan beruntun yang melibatkan empat unit kendaraan bermotor terjadi di Banyuwangi, Jawa Timur.

Empat kendaraan itu yakni mobil Mitsubishi L300 nomor polisi (nopol) P 9736 VO, mobil Honda CRV nopol L 1012 CQ, motor Honda Scoopy nopol DK 4125 ACH dan motor Honda Beat nopol P 5237 QAU.

Plt Kapolsek Genteng, AKP Nanang Wardana mengatakan, kecelakaan itu terjadi di Simpang Tiga Kembiritan, Kecamatan Genteng, Rabu (24/4/2024), sekira pukul 06.30 WIB.

Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Tol Cipali, 1 Orang Tewas

"Akibat kejadian itu sejumlah orang mengalami luka-luka," kata Nanang kepada Kompas.com, Rabu.

Menurut Nanang, kecelakaan itu bermula saat mobil L 300 yang disopiri oleh AR (54), warga Desa Tamanagung, Kecamatan Cluring melaju dari arah barat hendak berbelok ke selatan.

"Saat belok itu, mobil tersebut menabrak Honda CRV yang dikemudikan oleh TT (70), wanita asal Desa/Kecamatan Gambiran," ungkap Nanang.

Bukannya menginjak rem, sopir L300 itu malah injak gas karena panik. Akibatnya mobil tersebut melaju ke depan dan menabrak dua pengendara sepeda motor.

"Jadi setelah menyenggol CRV, mobil L 300 menyenggol motor Honda Beat yang dibawa BD (33) dan Honda Scoopy yang dikemudikan oleh SK (55) dan Ar (3)," ujar Nanang.

Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Tol Jakarta-Cikampek, 2 Mobil Terbakar

Keempat kendaraan itu, lanjut Nanang, akhirnya menumpuk dan bertabrakan antara satu dengan lainnya. Beruntung insiden kecelakaan itu tidak sampai ada korban jiwa.

"Kondisi sopir L 300 dan CRV sehat, sementara kedua pengendara mengalami luka-luka," terang Nanang.

Setelah terlibat kecelakaan, keduanya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Genteng untuk mendapatkan perawatan medis.

"Kecelakaan ini diduga karena sopir L300 kurang hati-hati, sehingga menyebabkan laka beruntun," tandas Nanang.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Polisi Tak Terima Alasan Sopir Fortuner Tabrak Bayi karena 'Blindspot'

Polisi Tak Terima Alasan Sopir Fortuner Tabrak Bayi karena "Blindspot"

Surabaya
Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Surabaya
Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Surabaya
Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Surabaya
Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Surabaya
Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Surabaya
Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Surabaya
Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Surabaya
Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Surabaya
Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Surabaya
KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

Surabaya
Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Surabaya
Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Surabaya
Cerita Pemilik Restoran di Surabaya Mengaku Dianiaya Saudara karena Warisan

Cerita Pemilik Restoran di Surabaya Mengaku Dianiaya Saudara karena Warisan

Surabaya
Guru ASN Daftar Bacabup ke PPP, Alasannya Prihatin Kemiskinan di Sumenep

Guru ASN Daftar Bacabup ke PPP, Alasannya Prihatin Kemiskinan di Sumenep

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com