Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polisi Tangkap Perampok Toko Perhiasan di Jember, Sita 1,5 Kilogram Emas

Kompas.com - 28/11/2022, 15:36 WIB
Bagus Supriadi,
Krisiandi

Tim Redaksi

JEMBER, KOMPAS.com - Suryanto (39) warga Kelurahan Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember Jawa Timur dibekuk Polres Jember karena merampok toko emas pada Kamis (24/11/2022).

Emas seberat 1,5 kilogram diamankan polisi dari rumah Suryanto.

Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo menjelaskan Suryanto, yang kini berstatus tersangka, ditangkap di rumahnya di Kecamatan Patrang pada Minggu (27/11/2022). 

Dalam penangkapan itu, polisi menemukan emas seberat 1,5 kilogram dan langsung disita. 

Menurut dia, pelaku menjalankan aksinya itu dengan terlebih dahulu mengintai toko emas yang berlokasi di Jalan Trunojoyo, Jember, selama dua hari. Pelaku mempelajari gerak gerik pemilik toko dan para pegawai.

Baca juga: Marah Dikasih Uang Rp 5.000, Dua Pengamen di Palembang Rampok Sopir Truk

"Pelaku mengintai korbannya selama dua hari. Ketika ada kesempatan, pelaku melakukan aksinya pada sekitar pukul 03.00 WIB saat pemilik toko emas membuka pintu toko untuk ke pasar," Kata dia saat konferensi pers Senin (28/11/2022).

Suryanto mendatangi Agus Supriyanto, pemilik toko, yang akan pergi ke pasar. Ia mengancam Agus dan memaksa masuk ke toko emas. Korban Agus yang berusia lanjut sempat melawan namun dilumpuhkan Suryanto. 

"Pelaku memukul korban di bagian dahi dengan besi yang dibawanya,” ucap dia.

Istri korban yang ada di lantai atas memutuskan untuk turun dan sempat berteriak minta tolong ketika melihat Suryanto memasuki toko emas sekaligus rumah korban itu.

Namun pelaku menyekap dan menyeret istri Agus dan mengambil emas dan perhiasan yang di toko tersebut.

Baca juga: Tergoda Paras Cantik di MiChat, Pemuda di Tarakan Malah Jadi Korban Perampokan

Suryanto menggondol perhiasan emas dan uang senilai Rp 18 juta. Uang tersebut, menurut pengakuan pelaku kepada polisi, sudah habis. Kebanyakan untuk membayar utang. 

Menurut polisi, Suryanto merupakan residivis yang sudah dua kali masuk penjara karena kasus pencurian.

Akibat perbuatannya, Suryanti dijerat Pasal 365 Ayat (1), (2) ke 1 dan ke 4 KUHP tentang pencurian yang didahului, disertai atau diikuti dengan kekerasan/ancaman kekerasan. Dia terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

5 Kearifan Lokal di Jawa Timur, Ada Upacara Kasada dan Toron

5 Kearifan Lokal di Jawa Timur, Ada Upacara Kasada dan Toron

Surabaya
Jasa Tur di Surabaya Dilaporkan karena Dugaan Penipuan, Total Kerugian Rp 166 Juta

Jasa Tur di Surabaya Dilaporkan karena Dugaan Penipuan, Total Kerugian Rp 166 Juta

Surabaya
RSUD dr. Iskak Tulungagung Tangani Bayi Kembar Siam Dempet Pantat

RSUD dr. Iskak Tulungagung Tangani Bayi Kembar Siam Dempet Pantat

Surabaya
Heboh Puluhan Sapi di Nganjuk Mati Mendadak, Diduga Keracunan

Heboh Puluhan Sapi di Nganjuk Mati Mendadak, Diduga Keracunan

Surabaya
Dilaporkan Kasus Penganiayaan, Anak DPRD Surabaya Penuhi Panggilan Polisi

Dilaporkan Kasus Penganiayaan, Anak DPRD Surabaya Penuhi Panggilan Polisi

Surabaya
Mobil Pikap Terbalik di Lamongan Usai Tabrak Median Jalan, Motor dan Warung

Mobil Pikap Terbalik di Lamongan Usai Tabrak Median Jalan, Motor dan Warung

Surabaya
Pilkada Banyuwangi, Partai Golkar Nyatakan Dukungan kepada Ipuk Fiestiandani Azwar Anas

Pilkada Banyuwangi, Partai Golkar Nyatakan Dukungan kepada Ipuk Fiestiandani Azwar Anas

Surabaya
Dapat Total Remisi 14 Bulan, Eks Bupati Malang Rendra Kresna Bebas Bersyarat

Dapat Total Remisi 14 Bulan, Eks Bupati Malang Rendra Kresna Bebas Bersyarat

Surabaya
Kantor Imigrasi Deportasi Perempuan Berkewarganegaraan Ganda setelah 10 Tahun Tinggal di Blitar

Kantor Imigrasi Deportasi Perempuan Berkewarganegaraan Ganda setelah 10 Tahun Tinggal di Blitar

Surabaya
Usai Digeruduk, Adik Pedangdut Via Vallen Dilaporkan ke Polisi Kasus Penggelapan Motor

Usai Digeruduk, Adik Pedangdut Via Vallen Dilaporkan ke Polisi Kasus Penggelapan Motor

Surabaya
Kronologi Kebakaran GM Plaza Lumajang, Api dari Lobi di Lantai 2

Kronologi Kebakaran GM Plaza Lumajang, Api dari Lobi di Lantai 2

Surabaya
Bupati Lamongan Daftar Penjaringan PDI-P untuk Maju Lagi di Pilkada 2024

Bupati Lamongan Daftar Penjaringan PDI-P untuk Maju Lagi di Pilkada 2024

Surabaya
Kamis, Presiden Jokowi Dijadwalkan Hadiri Puncak Peringatan Hari Otoda di Surabaya

Kamis, Presiden Jokowi Dijadwalkan Hadiri Puncak Peringatan Hari Otoda di Surabaya

Surabaya
1.370 Warga Blitar Terjangkit DBD dalam 4 Bulan Terakhir, 7 Meninggal

1.370 Warga Blitar Terjangkit DBD dalam 4 Bulan Terakhir, 7 Meninggal

Surabaya
Wartawan Trans Media Dipiting hingga Ditantang Duel oleh Oknum Satpam saat Meliput Kebakaran di GM Plaza Lumajang

Wartawan Trans Media Dipiting hingga Ditantang Duel oleh Oknum Satpam saat Meliput Kebakaran di GM Plaza Lumajang

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com