Kompas.com - 10/08/2022, 19:01 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Besok, Kamis (11/8/2022), adalah Hari Ulang Tahun ke-35 Arema. Pihak kepolisian mengimbau kepada Aremania, suporter Arema untuk tidak menggelar konvoi.

Aremania dijadwalkan akan menggelar rangkaian acara peringatan HUT kesebelasan Singo Edan itu di Stadion Kanjuruhan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, mulai pukul 10.00 WIB.

Salah satu agendanya, mereka akan mengadakan napak tilas Aremania, berjalan dari Lapangan Rampal, Kota Malang, menuju ke Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Baca juga: Jelang HUT Arema, Ini Skema Pengalihan Arus Lalu Lintas di Kota Malang

Kemudian, di Stadion Kanjuruhan akan digelar peresmian patung singa sebagai ikon Stadion Kanjuruhan.

Kepala Kepolisian Resor Malang, AKBP Ferli Hidayat mengimbau agar pelaksanaan rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-35 Arema tidak dilakukan dengan konvoi kendaraan bermotor.

"Kami dari pihak kepolisian mengajak semua pihak (Aremania) untuk bersama-sama menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat dan lalu lintas di Kabupaten Malang," kata Ferli saat ditemui di Mapolres Malang, Rabu (10/8/2022).

Baca juga: Jelang HUT Arema, Ini Imbauan Kapolresta Malang

Ferli berharap, Aremania turut menjaga nama baik tim kebanggaan warga Malang Raya, sebab saat ini kondisi pandemi Covid-19 belum usai.

"Kami harap rekan-rekan Aremania menjaga, jangan sampai ada yang konvoi, kita jaga nama besar Arema," tegasnya.

Salah satu panitia HUT ke-35 Arema, Awang Karta mengatakan hal senada. Menurutnya, panitia telah menyepakati tidak adanya konvoi Aremania selama perjalanan rangakaian HUT dari lapangan Rampal hingga Stadion Kanjuruhan.

"Kemarin dirigen Aremania, Yuli Sumpil, juga telah memberikan imbauan kepada Aremania untuk tidak melakukan konvoi," katanya.

Bagi Aremania yang ingin mengikuti perjalanan dari lapangan Rampal menuju Stadion Kanjuruhan, Awang meminta untuk langsung masuk ke dalam rombongan.

"Tidak perlu mempermainkan gas sepeda motor. Langsung masuk saja ke dalam rombongan. Kami tidak bertanggung jawab jika ada yang melakukan pelanggaran," pungkasnya.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Anak Sapi Berkaki Tiga di Lumajang, Begini Penjelasan Dinas PKP

Soal Anak Sapi Berkaki Tiga di Lumajang, Begini Penjelasan Dinas PKP

Surabaya
Warga Tuban Jadi Tersangka Penyalahgunaan BBM Solar Bersubsidi, Ini Modusnya

Warga Tuban Jadi Tersangka Penyalahgunaan BBM Solar Bersubsidi, Ini Modusnya

Surabaya
Gara-gara Portal Tak Dibuka sejak Awal Pandemi, Warga Berselisih, Wakil Wali Kota Surabaya Turun Tangan

Gara-gara Portal Tak Dibuka sejak Awal Pandemi, Warga Berselisih, Wakil Wali Kota Surabaya Turun Tangan

Surabaya
BMKG Prediksi Musim Hujan Datang Lebih Awal, BPBD Kabupaten Malang Antisipasi Bencana

BMKG Prediksi Musim Hujan Datang Lebih Awal, BPBD Kabupaten Malang Antisipasi Bencana

Surabaya
Pelanggaran Lalu Lintas di Kota Batu Meningkat 28 Persen, Polisi Gelar Operasi Zebra Semeru

Pelanggaran Lalu Lintas di Kota Batu Meningkat 28 Persen, Polisi Gelar Operasi Zebra Semeru

Surabaya
Razia Tempat Hiburan Malam di Tuban, Petugas Sita Sejumlah Minuman Beralkohol

Razia Tempat Hiburan Malam di Tuban, Petugas Sita Sejumlah Minuman Beralkohol

Surabaya
Kisah Kelam di Balik Lagu Genjer-genjer, Pencipta Menghilang Tak Tahu Rimbanya

Kisah Kelam di Balik Lagu Genjer-genjer, Pencipta Menghilang Tak Tahu Rimbanya

Surabaya
Siapa yang Menciptakan Lagu Genjer-genjer?

Siapa yang Menciptakan Lagu Genjer-genjer?

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini 30 September 2022 : Sepanjang Hari Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini 30 September 2022 : Sepanjang Hari Cerah Berawan

Surabaya
Mulanya Dianggap Gila, Awik Sulap Sungai Kumuh Jadi Tempat Wisata Gronjong Wariti, Beromzet Rp 100 Juta Per Bulan

Mulanya Dianggap Gila, Awik Sulap Sungai Kumuh Jadi Tempat Wisata Gronjong Wariti, Beromzet Rp 100 Juta Per Bulan

Surabaya
Pabrik Tripleks di Lumajang Terbakar, Diduga akibat Mesin Blower Terlalu Panas

Pabrik Tripleks di Lumajang Terbakar, Diduga akibat Mesin Blower Terlalu Panas

Surabaya
Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe di Lumajang Kurangi Produksi

Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe di Lumajang Kurangi Produksi

Surabaya
Tekan Inflasi, Pemkab Madiun Jual Sembako Murah di Kantor Desa

Tekan Inflasi, Pemkab Madiun Jual Sembako Murah di Kantor Desa

Surabaya
Minta Dinkes Antisipasi Penyakit Legionellosis, Walkot Surabaya: Jangan Sampai Kecolongan

Minta Dinkes Antisipasi Penyakit Legionellosis, Walkot Surabaya: Jangan Sampai Kecolongan

Surabaya
Kedapatan Pakai Trawl, 4 Kapal Nelayan di Gresik Diamankan Polisi

Kedapatan Pakai Trawl, 4 Kapal Nelayan di Gresik Diamankan Polisi

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.