Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polisi di Surabaya Temukan Tas Berisi Uang Rp 35 Juta dan 75 Gram Emas Saat Patroli

Kompas.com - 09/08/2022, 22:57 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Sebuah tas berisi perhiasan emas dan uang tunai puluhan juta rupiah ditemukan polisi yang sedang berpatroli di Kota Surabaya, Jawa Timur, Selasa (2/8/2022) malam.

Petugas yang menemukan tas berisi perhiasan dan uang itu adalah Panit Lantas Polsek Asemrowo Ipda Abu Bakar.

Baca juga: Bayi Meninggal Usai Diajak Naik Motor dari Tegal ke Surabaya Demi Nonton Bola, KPAI Sebut Ada Dugaan Kelalaian Orangtua

 

Polisi itu langsung melaporkan temuan itu kepada Kapolsek Asemrowo Kompol Hari Kurniawan.

"Tadi ditemukan di depan Pasar Loak Dupak. Isinya emas 75 gram dan uang tunai Rp 35 juta," kata Hari dikonfirmasi, Selasa (9/8/2022).

Hari menambahkan, ditemukan kartu identitas di dalam tas tersebut. Namun, setelah diperiksa ke alamat yang tertera, pemilik tas itu sudah tak tinggal di kawasan Tambak Asri, Surabaya.

 

Tak lama berselang, ada seorang wanita datang ke Poslek Asemrowo. Wanita itu mengeklaim sebagai pemilik tas tersebut.

Polisi pun meminta wanita itu membuktikan klaim tersebut. Setelah menunjukkan bukti dan menjelaskan apa saja isi dari tas tersebut, polisi menyerahkan tas itu.

Pemilik tas, Harideh (44), menyebut perhiasan dan uang dalam tas itu masih utuh.

Baca juga: Cara Mendapatkan Bendera Merah Putih Gratis dari Pemkot Surabaya

Menurut Hari Kurniawan, tas milik warga Sumenep itu tiba-tiba hilang, tetapi Harideh tak tahu sejak kapan tas itu hilang.

"Yang bersangkutan baru pulang haji, dan barang berharga itu rencananya dipakai modal untuk usaha suaminya," terang Hari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov Jatim Izinkan ASN dan Pegawai Swasta WFH Selama Resepsi Harlah 1 Abad NU

Pemprov Jatim Izinkan ASN dan Pegawai Swasta WFH Selama Resepsi Harlah 1 Abad NU

Surabaya
Putri Tukang Becak Menangis Usai Tahu Sang Ayah Tambal Jalan Berlubang demi Dirinya

Putri Tukang Becak Menangis Usai Tahu Sang Ayah Tambal Jalan Berlubang demi Dirinya

Surabaya
Pantai Sowan di Tuban: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Pantai Sowan di Tuban: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Surabaya
Perempuan Ditemukan Tewas dengan Luka di Leher, Polisi: Tak Ada Barang Korban yang Hilang

Perempuan Ditemukan Tewas dengan Luka di Leher, Polisi: Tak Ada Barang Korban yang Hilang

Surabaya
Belum Penuhi Syarat, Jaksa Kembalikan Berkas Perkara 'Kebaya Merah' ke Polisi

Belum Penuhi Syarat, Jaksa Kembalikan Berkas Perkara "Kebaya Merah" ke Polisi

Surabaya
Truk Bermuatan Kayu Diduga Ilegal di Trenggalek Dikawal Mobil Pajero, Polisi Selidiki

Truk Bermuatan Kayu Diduga Ilegal di Trenggalek Dikawal Mobil Pajero, Polisi Selidiki

Surabaya
Pembangunan Jembatan Gladak Perak Masuk Tahap Akhir, Pekerja Terkendala Cuaca

Pembangunan Jembatan Gladak Perak Masuk Tahap Akhir, Pekerja Terkendala Cuaca

Surabaya
Perempuan di Surabaya Ditemukan Tewas di Kontrakan, Ada Luka Sayat di Leher

Perempuan di Surabaya Ditemukan Tewas di Kontrakan, Ada Luka Sayat di Leher

Surabaya
Ancaman Pidana Ricuh Kantor Arema FC Lebih Berat dari Tragedi Kanjuruhan, Pakar: Jangan Sampai Dianggap Tebang Pilih

Ancaman Pidana Ricuh Kantor Arema FC Lebih Berat dari Tragedi Kanjuruhan, Pakar: Jangan Sampai Dianggap Tebang Pilih

Surabaya
Telanjur Dipukuli karena Dikira Penculik Anak, Pria di Surabaya Ternyata ODGJ

Telanjur Dipukuli karena Dikira Penculik Anak, Pria di Surabaya Ternyata ODGJ

Surabaya
Truk Tabrak Bus Rombongan Peziarah di Lumajang, 1 Orang Luka Parah

Truk Tabrak Bus Rombongan Peziarah di Lumajang, 1 Orang Luka Parah

Surabaya
Polisi Limpahkan Berkas Perkara KDRT Ferry Irawan ke Kejati Jatim

Polisi Limpahkan Berkas Perkara KDRT Ferry Irawan ke Kejati Jatim

Surabaya
Kronologi Pengunjung Dianiaya Pemilik Angkringan di Ngawi, Berawal Permintaan Lagu ke Pengamen

Kronologi Pengunjung Dianiaya Pemilik Angkringan di Ngawi, Berawal Permintaan Lagu ke Pengamen

Surabaya
Bupati Ipuk Sebut Dana 'Reward' Atlet 2022 Sudah Ditransfer ke KONI Banyuwangi

Bupati Ipuk Sebut Dana "Reward" Atlet 2022 Sudah Ditransfer ke KONI Banyuwangi

Surabaya
Dugaan Ijazah Palsu Ketua DPD Nasdem Surabaya, DPW: Itu Urusan Personal

Dugaan Ijazah Palsu Ketua DPD Nasdem Surabaya, DPW: Itu Urusan Personal

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.