Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024

Jembatan Ngantru Hampir Putus Ditabrak Truk Semen, Pemerintah Bangun Jembatan Bailey sebagai Alternatif

Kompas.com - 10/02/2022, 17:08 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Jembatan Ngantru di ruas jalan nasional penghubung Kabupaten Ngawi dan Bojonegoro, Jawa Timur, ditutup total setelah tiangnya ditabrak truk pengangkut semen curah pada Rabu (9/2/2022) dini hari.

Pemerintah melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali saat ini sedang membangun jembatan pengganti sementara agar jalur transportasi di wilayah tersebut tetap berfungsi. Jembatan pengganti sementara itu berupa jembatan bailey.

"Kita akan bangun jembatan bailey. Bahan-bahan jembatan hari ini sudah di lapangan dan besok sudah mulai dirangkai," kata Kepala BBPJN Jatim-Bali, Achmad Subki saat dikonfirmasi Kamis (10/2/2022) sore.

Baca juga: Jembatan di Ngawi yang Nyaris Putus Dihantam Truk Muatan Semen Ditutup, Warga Diminta lewat Jalur Alternatif

Dia memperkirakan, jembatan tersebut akan rampung dibangun dalam sepekan ke depan.

"Sekitar sepekan Insyaallah sudah rampung dan bisa dilalui," terangnya.

Namun begitu, jembatan bailey menurutnya tidak bisa dilalui oleh semua jenis kendaraan, terutama kendaraan yang bermuatan di atas 10 ton.

"Kendaraan dengan berat di atas 10 ton dilarang melintas. Pilih jalan alternatif saja," jelasnya.

Jembatan Ngantru berada di ruas jalan nasional di perbatasan Bojonegoro - Ngawi, tepatnya di Kecamatan Padangan. Jembatan sepanjang 35 meter tersebut dibangun pada 1990 dengan konstruksi baja, dan baru direhabilitasi pada 2021 lalu.

Truk pengangkut semen curah mengalami kecelakaan di jembatan tersebut pada Rabu dini hari.

Baca juga: Detik-detik Truk Muatan Semen Tabrak Jembatan di Ngawi hingga Nyaris Putus

Kasatantas Polres Ngawi, AKP Zainul Imam Zyafi’i mengatakan, mulanya truk semen yang dikemudikan oleh Chusnul Adnan tersebut melintasi wilayah tersebut pada dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Tiba-tiba, truk mengalami rem blong dan tidak kuat menanjak, sehingga mundur lalu menabrak jembatan.

Kerusakan jembatan akibat dihantam truk disebut sangat parah. Aspal jembatan bahkan amblas satu meter dan membuat jembatan hampir putus.

Jembatan tersebut ditutup total sejak Kamis pagi. Arus kendaraan dari Ngawi ke Bojonegoro dialihkan melalui Nganjuk, sedangkan jalur dari Bojonegoro ke Ngawi dialihkan melalaui jalur pantura.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Malang Hari Ini, 29 Maret 2023

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Malang Hari Ini, 29 Maret 2023

Surabaya
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tulungagung Hari Ini, 29 Maret 2023

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tulungagung Hari Ini, 29 Maret 2023

Surabaya
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Sidoarjo Hari Ini, 29 Maret 2023

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Sidoarjo Hari Ini, 29 Maret 2023

Surabaya
Kecelakaan Maut Truk Vs Honda Beat di Banyuwangi, Pengendara Motor Tewas

Kecelakaan Maut Truk Vs Honda Beat di Banyuwangi, Pengendara Motor Tewas

Surabaya
Ketua DPRD Kota Malang Minta Spanduk Ajakan Golput Dicopot, Satpol PP: Belum Dapat Arahan

Ketua DPRD Kota Malang Minta Spanduk Ajakan Golput Dicopot, Satpol PP: Belum Dapat Arahan

Surabaya
Bayi di Trenggalek Meninggal Diduga Usai Imunisasi, Keluarga Lapor Polisi, Ini Penjelasan Dinkes

Bayi di Trenggalek Meninggal Diduga Usai Imunisasi, Keluarga Lapor Polisi, Ini Penjelasan Dinkes

Surabaya
Ditemani Ayah Kandung, Bocah 15 Tahun di Situbondo Datangi Kantor Polisi, Lapor Diperkosa Ayah Tirinya

Ditemani Ayah Kandung, Bocah 15 Tahun di Situbondo Datangi Kantor Polisi, Lapor Diperkosa Ayah Tirinya

Surabaya
Paus Sepanjang 10 Meter Ditemukan Mati di Perairan Kangean Sumenep

Paus Sepanjang 10 Meter Ditemukan Mati di Perairan Kangean Sumenep

Surabaya
Proyek Pembangunan 'Flyover' Aloha Timbulkan Kemacetan, Bupati Sidoarjo Minta Maaf

Proyek Pembangunan "Flyover" Aloha Timbulkan Kemacetan, Bupati Sidoarjo Minta Maaf

Surabaya
Sempat Minta Perlindungan, Napi di Rutan Magetan Ditemukan Tewas Gantung Diri

Sempat Minta Perlindungan, Napi di Rutan Magetan Ditemukan Tewas Gantung Diri

Surabaya
Dugaan Penyelewengan Dana PKH di Malang, Nilai Kerugian Negara Jadi Rp 473 Juta

Dugaan Penyelewengan Dana PKH di Malang, Nilai Kerugian Negara Jadi Rp 473 Juta

Surabaya
Jadwal dan Lokasi Penukaran Uang Baru di Surabaya untuk Lebaran 2023

Jadwal dan Lokasi Penukaran Uang Baru di Surabaya untuk Lebaran 2023

Surabaya
Soal Bagi-bagi Amplop PDI-P di Masjid Sumenep, Takmir Sebut Dilakukan Sejak 2006

Soal Bagi-bagi Amplop PDI-P di Masjid Sumenep, Takmir Sebut Dilakukan Sejak 2006

Surabaya
Menteri ATR: Banyak Investor Kesulitan karena Daerah Tak Memiliki RDTR

Menteri ATR: Banyak Investor Kesulitan karena Daerah Tak Memiliki RDTR

Surabaya
Polisi Sita 21 Kg Bahan Peledak Siap Edar di Sumenep, Satu Pelaku Diamankan

Polisi Sita 21 Kg Bahan Peledak Siap Edar di Sumenep, Satu Pelaku Diamankan

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke