Kompas.com - 24/01/2022, 20:37 WIB


MALANG, KOMPAS.com - Pasien Covid-19 varian Omicron atas nama L, warga Jalan Segaran, RT 02/RW 10, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, dinyatakan sembuh.

Ia bersama Y selaku ibunya, dan anaknya, A telah dipulangkan dari tempat isolasi Safe House Rusunawa Kepanjen sejak Sabtu (22/1/2022) ke kediamannya.

"Iya, mereka sudah dinyatakan negatif (Covid-19) dan sudah dipulangkan pada Sabtu lalu," ungkap Kapolsek Singosari Kompol Achmad Robial selaku Wakil Komandan Satgas Covid-19 Kecamatan Singosari saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Senin (24/1/2022).

Baca juga: Akses Rumah Warga di Malang Tertutup Tembok Perumahan, Kapolsek: Besok Dibongkar

Meski L sudah negatif, namun tetangganya, YS (17) dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil tracing kedua pada Jumat (21/1/2022) bersama 18 warga lainnya. 

"Ia diduga tertular dari Nyonya L. Karena ia merupakan salah satu warga yang punya riwayat kontak langsung dengan L," tuturnya.

Dari hasil tesnya, YS tidak terkonfirmasi positif Covid-19 varian Omicron. 

"Ia akan menjalani isolasi mandiri di Safe House Rusunawa selama 10 hari ke depan," tuturnya.

Sementara itu Kepala Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Za'fari, membenarkan L dan keluarganya sudah dipulangkan dari Safe House Rusunawa Kepanjen, dan terdapat pasien baru yang merupakan tetangga L, berinisial YS.

"Betul. YS sekarang sedang menjalani isolasi mandiri di Safe House Rusunawa Kepanjen," terangnya melalui sambungan telepon, Senin.

Baca juga: Antisipasi Varian Omicron di Maluku, Polisi Diminta Tingkatkan Sosialisasi Prokes ke Masyarakat

Seiring kondisi L yang telah sembuh, penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro skala RT di Jalan Segaran Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, sejak pekan lalu, kini sudah berkahir.

Selain itu hanya satu orang yang terkonfirmasi positif yakni YS berdasarkan hasil tracing. 

"Sudah diakhiri hari ini, Senin, atas perintah Satgas Covid-19 Kecamatan Singosari," ungkap Za'fari.

"Pembongkarannya sudah dilakukan tadi pagi. Untuk masyarakat sudah boleh berkaktifitas seperti biasa, tapi untuk beberapa waktu akan tetap kami pantau perkembangannya," imbuhnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keberadaan Peserta Lari Asal Jakarta yang Hilang di Gunung Arjuno Terdeteksi

Keberadaan Peserta Lari Asal Jakarta yang Hilang di Gunung Arjuno Terdeteksi

Surabaya
Gadaikan Mobil Sewa, Pasutri di Gresik Jadi Tersangka

Gadaikan Mobil Sewa, Pasutri di Gresik Jadi Tersangka

Surabaya
Cabai Merah di Magetan Masih Mahal karena Banyak Petani Gagal Panen

Cabai Merah di Magetan Masih Mahal karena Banyak Petani Gagal Panen

Surabaya
Pencarian Peserta Lari yang Hilang di Gunung Arjuno Diarahkan ke Curah Sriti

Pencarian Peserta Lari yang Hilang di Gunung Arjuno Diarahkan ke Curah Sriti

Surabaya
Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi, Pedagang: Sosialisasi Belum Ada

Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi, Pedagang: Sosialisasi Belum Ada

Surabaya
Ditinggal Belanja ke Pasar, Rumah Warga Madiun Hangus Terbakar

Ditinggal Belanja ke Pasar, Rumah Warga Madiun Hangus Terbakar

Surabaya
Diminta Kiai Jombang Tak Tangkap Tersangka Pencabulan, Kapolres: Penegakan Hukum Sudah Final

Diminta Kiai Jombang Tak Tangkap Tersangka Pencabulan, Kapolres: Penegakan Hukum Sudah Final

Surabaya
Cegah PMK, Belasan Cek Poin Didirikan di Lamongan, Periksa Kendaraan Pengangkut Hewan

Cegah PMK, Belasan Cek Poin Didirikan di Lamongan, Periksa Kendaraan Pengangkut Hewan

Surabaya
Pria Misterius di Magetan Sebarkan Surat Kaleng Peringatan Perang, Polisi Selidiki Pelaku

Pria Misterius di Magetan Sebarkan Surat Kaleng Peringatan Perang, Polisi Selidiki Pelaku

Surabaya
Harga Bawang Merah dan Cabai di Kota Batu Mahal, Pedagang: Pembeli Sering Mengeluh...

Harga Bawang Merah dan Cabai di Kota Batu Mahal, Pedagang: Pembeli Sering Mengeluh...

Surabaya
Curhat Peternak Sapi Perah di Tengah Wabah PMK, Produksi Susu Turun Drastis hingga Jual Murah Ternaknya

Curhat Peternak Sapi Perah di Tengah Wabah PMK, Produksi Susu Turun Drastis hingga Jual Murah Ternaknya

Surabaya
Jual Beli Hewan Ternak di Malang Harus Kantongi SKKH, Panitia Kurban Butuh Izin Camat

Jual Beli Hewan Ternak di Malang Harus Kantongi SKKH, Panitia Kurban Butuh Izin Camat

Surabaya
Tak Ada Pemasukan Imbas PMK, Pedagang Daging Sapi: Kami Benar-benar Menangis

Tak Ada Pemasukan Imbas PMK, Pedagang Daging Sapi: Kami Benar-benar Menangis

Surabaya
Jelang Idul Adha, Pedagang Sapi Kurban di Sumenep Mengeluh Sepi Pembeli Imbas PMK

Jelang Idul Adha, Pedagang Sapi Kurban di Sumenep Mengeluh Sepi Pembeli Imbas PMK

Surabaya
Rumah Joglo Seharga Rp 1,3 M di Tuban Ludes Terbakar

Rumah Joglo Seharga Rp 1,3 M di Tuban Ludes Terbakar

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.