Kompas.com - 21/01/2022, 20:37 WIB

 JOMBANG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwal Kamil melakukan ziarah makam pendiri Nahdlatul Ulama (NU), Kiai Hasyim Asy'ari, di Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Jumat (21/1/2022).

Sebelum berziarah, dia bertemu dengan KH. Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), pengasuh Pesantren Tebuireng di Ndalem Kasepuhan.

Saat berziarah, Ridwan Kamil didampingi Gus Kikin melakukan doa bersama di kompleks makam Pesantren Tebuireng, tepatnya di samping makam Kiai Hasyim Asy'ari.

Baca juga: Tanggapan Ridwan Kamil soal Isu Jadi Kepala Badan Otorita IKN

Selepas itu, dia menaburkan bunga di makam Kiai Hasyim, makam Gus Dur, dan makam KH. Salahuddin Wahid atau Gus Sholah.

Kang Emil, sapaan akrabnya mengatakan, menziarahi makam pendiri NU menjadi bagian dari upayanya menapak tilasi perjuangan para ulama untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan RI.

Sosok Kiai Hasyim, menurut dia, merupakan tokoh yang patut diteladani karena memiliki jasa besar terhadap berdirinya NKRI.

Emil menyatakan, dirinya merupakan bagian dari keluarga besar NU.

Dia juga menyebut jika kakeknya merupakan Panglima Laskar Hizbullah, pasukan rakyat yang terdiri dari kiai, ulama dan santri.

"Saya juga bagian dari pengurus pesantren Nahdlatul Ulama di Jawa Barat. Kakek saya juga pengurus dan panglima Hizbullah pada zamannya," kata Emil di Pesantren Tebuireng, Jumat.

Baca juga: Ditanya soal Pilpres 2024, Ridwan Kamil: Lahir Batin Sudah Siap, Tinggal Masalah Warna

Dia menuturkan, tujuannya menziarahi makam pendiri NU adalah untuk bersilaturahmi dengan pengasuh dan keluarga besar Pesantren Tebuireng.

Selain itu, dia juga bermaksud mengingatkan kembali kepada masyarakat atas peran penting Nahdlatul Ulama dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

"Menyambungkan tali silaturrahmi, karena itu penting. Kemudian, jangan sekali-kali meninggalkan (melupakan) sejarah. Termasuk catatan bagaimana republik ini ada peran NU, itu harus betul-betul diketahui oleh generasi-generasi muda," ujar Emil.

Kelola wisata religi

Emil tak memungkiri dirinya memiliki kekaguman terhadap pengelolaan wisata religi di kompleks Pesantren Tebuireng.

Dia mengungkapkan, dia bersama timnya tengah mengkaji model pengelolaan wisata religi di Jawa Timur, khususnya di Pesantren Tebuireng yang bisa membangkitkan perekonomian lokal.

Menurut Emil, peningkatan perekonomian masyarakat dari pengelolaan wisata religi menjadi inspirasi yang patut ditiru.

"Ada inspirasi di Jatim, yaitu tingginya peningkatan ekonomi dari ziarah ke makam. Wisata religi di sini, ada PKL-nya, ada apanya, ini sedang kita kaji supaya tertib dan menghasilkan kekuatan ekonomi juga," jelas dia.

Baca juga: Ridwan Kamil Minta Arteria Dahlan Sampaikan Maaf ke Seluruh Warga Sunda, Khawatir Ini yang Terjadi

Selama di Pesantren Tebuireng, mantan wali kota Bandung itu tak lupa menyapa para santri yang berasal dari daerahnya.

Dia pun berpesan agar para santri untuk rajin belajar dan selalu menghormati Kiai, Ulama, serta ulama-ulama yang telah berpulang.

Sebelum ke Pesantren Tebuireng, Emil berkunjung ke beberapa daerah di Jawa Timur.

Adapun setelah menziarahi makam pendiri NU di Tebuireng, dia melanjutkan perjalanan untuk berziarah ke makam KH Wahab Chasbullah, di Pesantren Tambakberas, Jombang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalur Pendakian Gunung Arjuno Kembali Dibuka Setelah Peserta Lari Asal Jakarta yang Hilang Ditemukan

Jalur Pendakian Gunung Arjuno Kembali Dibuka Setelah Peserta Lari Asal Jakarta yang Hilang Ditemukan

Surabaya
Korupsi Tanah Kas Desa Rp 1,2 M, Mantan Kades di Madiun Divonis 6 Tahun Penjara

Korupsi Tanah Kas Desa Rp 1,2 M, Mantan Kades di Madiun Divonis 6 Tahun Penjara

Surabaya
Pemuda di Kota Malang Ditusuk hingga Tewas, Diduga karena Masalah Asmara

Pemuda di Kota Malang Ditusuk hingga Tewas, Diduga karena Masalah Asmara

Surabaya
Polisi Tetapkan Satu Tersangka Tawuran Laga Final Sepak Bola Porprov Jatim di Lumajang

Polisi Tetapkan Satu Tersangka Tawuran Laga Final Sepak Bola Porprov Jatim di Lumajang

Surabaya
Kronologi Peserta Lari Asal Jakarta Hilang hingga Ditemukan Selamat di Gunung Arjuno

Kronologi Peserta Lari Asal Jakarta Hilang hingga Ditemukan Selamat di Gunung Arjuno

Surabaya
Berkah di Balik Wabah PMK, Pedagang Kambing Kebanjiran Order Jelang Idul Adha

Berkah di Balik Wabah PMK, Pedagang Kambing Kebanjiran Order Jelang Idul Adha

Surabaya
Adu Mulut Arist Merdeka Sirait hingga Aksi Damai Warnai Sidang Kasus Kekerasan Seksual Sekolah SPI

Adu Mulut Arist Merdeka Sirait hingga Aksi Damai Warnai Sidang Kasus Kekerasan Seksual Sekolah SPI

Surabaya
Kasus Korupsi Pupuk Bersubsidi, 2 Pejabat dan 1 Mantan Pejabat Pemkab Madiun Diperiksa

Kasus Korupsi Pupuk Bersubsidi, 2 Pejabat dan 1 Mantan Pejabat Pemkab Madiun Diperiksa

Surabaya
Pengendara Motor di Gresik Tewas Terlindas Saat Berusaha Mendahului Truk dari Sisi Kiri

Pengendara Motor di Gresik Tewas Terlindas Saat Berusaha Mendahului Truk dari Sisi Kiri

Surabaya
Peserta Lari Asal Jakarta yang Hilang di Gunung Arjuno Selamat, Stok Logistik Habis, Bertahan dengan Selimut Darurat

Peserta Lari Asal Jakarta yang Hilang di Gunung Arjuno Selamat, Stok Logistik Habis, Bertahan dengan Selimut Darurat

Surabaya
Pemkab Pamekasan Diganjar Kartu Kuning soal Pelayanan Publik, Ini Kata Wabup Fattah

Pemkab Pamekasan Diganjar Kartu Kuning soal Pelayanan Publik, Ini Kata Wabup Fattah

Surabaya
Hujan Deras Disertai Angin Kencang di Lamongan, Sejumlah Perahu Nelayan Rusak

Hujan Deras Disertai Angin Kencang di Lamongan, Sejumlah Perahu Nelayan Rusak

Surabaya
Bupati Sumenep Wajibkan ASN Pakai Batik Lokal Setiap Kamis dan Jumat

Bupati Sumenep Wajibkan ASN Pakai Batik Lokal Setiap Kamis dan Jumat

Surabaya
Tim Macan Blambangan Polresta Banyuwangi Buru Pengasuh Ponpes yang Diduga Cabuli Santri

Tim Macan Blambangan Polresta Banyuwangi Buru Pengasuh Ponpes yang Diduga Cabuli Santri

Surabaya
Dirujuk ke RSUD Sumenep, Suwartini yang Hamil Tua Meninggal di Kapal Rute Sapudi-Kalianget

Dirujuk ke RSUD Sumenep, Suwartini yang Hamil Tua Meninggal di Kapal Rute Sapudi-Kalianget

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.