Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mobil Bermuatan 50 Tabung LPG 3 Kg Hangus Terbakar di Pacitan

Kompas.com - 22/12/2021, 17:44 WIB
Slamet Widodo,
Andi Hartik

Tim Redaksi

PACITAN, KOMPAS.com – Satu unit mobil jenis minibus di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur hangus terbakar pada Selasa (21/12/2021). Mobil tersebut sedang mengangkut banyak barang, termasuk tabung gas LPG ukuran 3 kilogram.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian mobil terbakar tersebut,” kata Kapolres Pacitan AKBP Wiwit Ari Wibisono melalui sambungan telepon, Rabu (22/12/2021).

Wiwit mengatakan, mobil itu terbakar saat melintas di jalan utama penguhung Ngadirojo- Tulakan Pacitan, tepatnya di Desa Cokrokembang, Kecamatan Ngadirojo, Pacitan.

“Kejadian tersebut di penghubung Ngadirojo-Tulakan,” katanya.

Baca juga: Truk Tercebur ke Sungai di Pacitan, 2 Penumpang Tewas

Mobil Daihatsu Granmax nomor polisi AE 8531 YD yang terbakar itu dikemudikan oleh Agus Cahyono (41) warga Desa Wiyoro. Saat mengemudi, dia ditemani oleh seorang kernet bernama Nur Huda, warga Sudimoro, Pacitan.

Mobil tersebut sedang mengangkut barang-barang, termasuk tabung gas LPG untuk dikirim ke wilayah Kecamatan Tulakan.

“Mobil tersebut hendak mengirim barang-barang kebutuhan di wilayah Tulakan,” ujar AKBP Wiwit Ari.

Mobil itu terbakar saat melintas di jalan menanjak. Ketika itu, mobil mengalami mati mesin. Tidak lama setelahnya, muncul asap dan api dari bagian bawah mobil. Api terus merambat hingga menghanguskan seluruh bagian mobil beserta barang-barang yang di dalamnya.

Mobil itu diketahui sedang mengangkut 50 tabung gas LPG ukuran 3 kilogram, tiga karton air mineral, 15 galon air minum serta membawa barang kebutuhan lain.

“Melihat ada asap dan melihat api, sopir dan kernetnya langsung turun dan selamat, juga langsung lapor ke Polsek Ngadirojo,” jelasnya.

Baca juga: Aplikasi Khusus Korban Pinjol Sudah Bisa Diakses oleh Warga Pacitan, Ini Caranya

 

Anggota Polsek Ngadirojo bersama anggota TNI lantas menuju ke lokasi kejadian.

 

“Anggota langsung ke lokasi, melakukan pendataan, serta koordinasi dengan petugas kebakaran," ungkapnya.

Tidak lama setelahnya, mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Pacitan dibantu oleh mobil pemadam kebakaran PLTU Sudimoro datang ke lokasi untuk memadamkan api.

Sementara itu, mobil tersebut terbakar diduga akibat adanya korsleting pada jaringan kabel kelistrikan mobil.

"Sementara diduga karena terjadi korsleting sehingga menimbulkan dampak api. Karena muatan tersebut juga berbahan mudah terbakar, sehingga api cepat membesar ditambah bahan bakar yang ada dalam tangka mobil banyak,” jelasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Terima Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha, Khofifah: untuk Warga Jatim

Terima Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha, Khofifah: untuk Warga Jatim

Surabaya
Terima Satyalancana, Bupati Banyuwangi Klaim Sudah Turunkan Kemiskinan

Terima Satyalancana, Bupati Banyuwangi Klaim Sudah Turunkan Kemiskinan

Surabaya
6 Pria Perampok Rumah Pegawai Koperasi di Malang Jadi Tersangka, 4 Ditangkap dan 2 Buron

6 Pria Perampok Rumah Pegawai Koperasi di Malang Jadi Tersangka, 4 Ditangkap dan 2 Buron

Surabaya
Dalam Sehari, Dua Rumah dan Satu Indekos di Kota Malang Kemasukan Ular

Dalam Sehari, Dua Rumah dan Satu Indekos di Kota Malang Kemasukan Ular

Surabaya
Ditanya soal Status Bupati Sidoarjo, Mendagri: Semua yang Tersangka Akan Dinonaktifkan

Ditanya soal Status Bupati Sidoarjo, Mendagri: Semua yang Tersangka Akan Dinonaktifkan

Surabaya
Mantan Wabup Bondowoso Ikut Penjaringan Calon Bupati Blitar melalui PDI-P

Mantan Wabup Bondowoso Ikut Penjaringan Calon Bupati Blitar melalui PDI-P

Surabaya
Mendagri: Mas Gibran Tak Dapat Satyalancana, tapi Penghargaan Lain

Mendagri: Mas Gibran Tak Dapat Satyalancana, tapi Penghargaan Lain

Surabaya
Banjir Lahar Semeru Kembali Menerjang, 11 Rumah Terdampak

Banjir Lahar Semeru Kembali Menerjang, 11 Rumah Terdampak

Surabaya
Usai Cekik Istrinya, Suami di Tuban Datangi Kantor Polisi dan Minta Izin Menginap

Usai Cekik Istrinya, Suami di Tuban Datangi Kantor Polisi dan Minta Izin Menginap

Surabaya
Gibran Tak Hadiri Penyematan Penghargaan Satyalancana di Surabaya

Gibran Tak Hadiri Penyematan Penghargaan Satyalancana di Surabaya

Surabaya
Soal Adik Via Vallen Diduga Terlibat Penggelapan Motor, Keluarga: Kami Enggak Tahu Keberadaannya

Soal Adik Via Vallen Diduga Terlibat Penggelapan Motor, Keluarga: Kami Enggak Tahu Keberadaannya

Surabaya
Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Kamis 25 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Kamis 25 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Surabaya
Mobil Pribadi Masuk dan Terjebak di Sabana Bromo, TNBTS: Sudah Dapat Teguran Keras

Mobil Pribadi Masuk dan Terjebak di Sabana Bromo, TNBTS: Sudah Dapat Teguran Keras

Surabaya
Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Kamis 25 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Kamis 25 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Surabaya
Surabaya Dijaga Ketat karena Dikunjungi oleh Sejumlah Kepala Daerah di Indonesia Hari Ini

Surabaya Dijaga Ketat karena Dikunjungi oleh Sejumlah Kepala Daerah di Indonesia Hari Ini

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com