NEWS
Salin Artikel

Iptu Rochmat Berpulang, Keluarga Lanjutkan Perjuangan Mengasuh Anak Yatim Piatu

Belasan warga masih bertakziah ke kediaman polisi yang dikenal sebagai bapak asuh belasan anak yatim piatu itu di Desa Klegen Serut, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (9/2/2023) siang.

Tenda dan tikar masih digelar di ruang tengah dan teras untuk menerima tamu yang datang dari berbagai tempat.

Putra sulung Iptu Rochmat Naufal Arrozi menyalami satu per satu warga yang datang bertakziah.

Naufal masih tak percaya ayahnya berpulang pada kemarin sore. Sepekan lalu, Iptu Rochmat masih sehat.

“Bahkan kemarin dulu masih sempat makan satu buah durian dihabiskan sendiri,” kata Naufal di kediamannya, Kamis.

Ditemukan terjatuh di kebun

Naufal menceritakan, Iptu Rochmat meninggal setelah mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Paru Dungus, Kabupaten Madiun, Rabu sore. 

Sebelum dilarikan ke rumah sakit, Iptu Rochmat ditemukan terjatuh di rumah kayu tak jauh dari kebun durian miliknya oleh seorang petani.

“Petani yang mendapati kondisi bapak seperti itu langsung membawa bapak ke RS Dungus. Namun setelah beberapa saat dirawat di sana, beliau meninggal,” ungkap Naufal.

Sehari sebelum meninggal, kata Naufal, Iptu Rochmat sempat mengalami penurunan kesehatan. Keluarga lalu membawa Iptu Rochmat ke salah satu rumah sakit di Kota Madiun.

Tim medis saat itu menyarankan agar dilakukan CT scan, tetapi almarhum menolak.

Almarhum memilih pulang dan berobat jalan lantaran merasa tidak sakit berat. Pada Rabu pagi, Iptu Rochmat berpamitan kepada istri dan anaknya untuk bekerja karena merasa sudah sehat.

“Menurut petani setempat, setelah bapak datang di kebun langsung duduk di rumah di dekat kebun Bodag. Tak lama kemudian jatuh. Petani langsung menolong dan membawa bapak ke rumah sakit,” tutur Naufal.


Naufal menyebutkan, kebun itu merupakan salah satu lokasi favorit bapaknya. Kebun di wilayah Kare itu merupakan salah satu andalan Iptu Rochmat untuk menghidupi puluhan anak yatim piatu yang diasuhnya.

Selain mengandalkan gaji sebagai polisi, Iptu Rochmat merintis usaha perkebunan. Perwira pertama Polres Madiun itu menanam aneka buah di kebun miliknya, lalu dijual ke pasar.

Hasil penjualan buah-buahan itu dipakai untuk biaya makanan, minum, keperluan harian, dan biaya sekolah, anak-anak yatim piatu.

Lanjutkan perjuangan mulia sang bapak

Setelah Iptu Rochmat meninggal, masih ada sembilan anak yatim piatu yang tinggal di rumah almarhum. Naufal juga memiliki tanggungan dua adiknya yang masih kecil, yakni Alfarabi (7) dan Asyifa (4).

Keluarga pun bertekad tetap menghidupi anak-anak yatim piatu yang sudah tinggal bertahun-tahun di rumah itu.

“Kami sudah memutuskan untuk tetap merawat anak-anak yatim seperti perjuangan bapak. Tetapi sesuai kemampuan kami,” ujar Naufal.

Ia pun akan mencari pekerjaan sampingan agar bisa mendapatkan pendapatan tambahan. Selain itu, ibunya akan melanjutkan usaha berjualan obat herbal agar mendapatkan tambahan pendapatan.

Tak hanya Naufal yang kehilangan sosok Iptu Rochmat, anak-anak yatim yang tinggal di rumah juga sangat sedih setelah bapak asuhnya meninggal dunia.

“Kami sangat sedih kehilangan bapak (Iptu Rochmat). Karena bapak sudah banyak membantu kami,” ujar Geby salah satu anak yatim yang diasuh Iptu Rochmat.


Polres Madiun kehilangan sosok bersahaja

Kapolres Madiun AKBP Anton Prasetyo mengatakan, Iptu Rochmat menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Wungu sebelum meninggal.

“Kemarin almarhum meninggal saat dirawat di Rumah Sakit Paru-Paru Dungus, Kabupaten Madiun,” ujar Anton.

Menurut Anton, Iptu Rochmat sempat ditugaskan ke Bangui, Republik Afrika Tengah. Iptu Rochmat ditugaskan Mabes Polri untuk bergabung sebagai pasukan pengawal bantuan PBB pada 11 September 2021-14 September 2022.

Sejak pulang dari Afrika, kata Anton, Iptu Rochmat mulai menderita sakit. Pihak medis menyatakan Iptu Rochmat mengalami gejala stroke.

Iptu Rochmat sangat dikenal oleh masyarakat Madiun. Perwira pertama Polri itu mendapat penghargaan dari Kapolda Jatim karena menghidupi dan menyekolahkan anak yatim, telantar, hingga anak mantan pecandu narkoba.

Saat mendapat penghargaan itu, total anak yang tinggal di tempat Rochmat mencapai 64 orang. Perbuatan mulia menghidupi anak-anak itu dilakukan Rochmat sejak 2007.

Keinginan mengasuh anak-anak itu muncul setelah merasakan betapa sulitnya membayar biaya kuliah.

Sebelumnya, Rochmat mengikuti pendidikan di Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia di Jakarta. Tingginya biaya kuliah menjadikan ayah tiga anak ini harus bekerja sampingan menjadi tukang ojek.

Dari kerja sampingan itu, ia mengetahui bagaimana sulitnya mencari biaya untuk pendidikan. Berbekal pengalaman itu, Rochmat bertekad dalam diri.

Suami Helmiyah (38) itu berjanji kepada istrinya jika mendapat rezeki berlebih akan diberikan kepada anak-anak yang kurang mampu. Selama 16 tahun melakukan perbuatan mulia itu, Rochmat dan istrinya sudah menghidupi 92 anak asuh.

Tak hanya biaya sekolah, anak-anak yang diasuhnya dicukupi kebutuhan hidupnya. Bahkan banyak di antaranya melanjutkan pendidikan hingga bangku perkuliahan.

https://surabaya.kompas.com/read/2023/02/09/173433978/iptu-rochmat-berpulang-keluarga-lanjutkan-perjuangan-mengasuh-anak-yatim

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur Jabar Apresiasi Penyelenggaraan Golden Memorial Wing Day 2023

Gubernur Jabar Apresiasi Penyelenggaraan Golden Memorial Wing Day 2023

Regional
Pertemuan Gubernur Jabar dan Dubes China Bahas Sejumlah Kerja Sama

Pertemuan Gubernur Jabar dan Dubes China Bahas Sejumlah Kerja Sama

Regional
Cucu Megawati Pinka Hapsari Ajak Pemuda Bantu Turunkan Kasus Stunting

Cucu Megawati Pinka Hapsari Ajak Pemuda Bantu Turunkan Kasus Stunting

Regional
Lepas Keberangkatan 360 Jemaah Calon Haji Kloter 1 Asal Sumsel, Herman Deru Minta agar Prokes Tetap Dijaga

Lepas Keberangkatan 360 Jemaah Calon Haji Kloter 1 Asal Sumsel, Herman Deru Minta agar Prokes Tetap Dijaga

Regional
Gubernur Sumsel Sambut Baik dan Bakal Dukung Penuh Hospital Expo 2023

Gubernur Sumsel Sambut Baik dan Bakal Dukung Penuh Hospital Expo 2023

Regional
Buka Festival Anggrek Parisj Van Borneo 2, Bupati HST: Anggrek Punya Potensi Ekonomi Menjanjikan

Buka Festival Anggrek Parisj Van Borneo 2, Bupati HST: Anggrek Punya Potensi Ekonomi Menjanjikan

Regional
Disparbud Jabar dan PHRI Lakukan Direct Promotion untuk Bangkitkan Perekonomian lewat Pariwisata

Disparbud Jabar dan PHRI Lakukan Direct Promotion untuk Bangkitkan Perekonomian lewat Pariwisata

Regional
Bertemu 1.600 Apoteker Se-Indonesia, Herman Deru Tekankan Pentingnya Edukasi Pola Hidup Sehat

Bertemu 1.600 Apoteker Se-Indonesia, Herman Deru Tekankan Pentingnya Edukasi Pola Hidup Sehat

Regional
Dapat Penghargaan UKPBJ, Pemprov Jabar Ingin Terus Perbaiki Tata Kelola Pengadaan Barang/Jasa di Daerah

Dapat Penghargaan UKPBJ, Pemprov Jabar Ingin Terus Perbaiki Tata Kelola Pengadaan Barang/Jasa di Daerah

Regional
Peringati Hardiknas 2023, Jajaran Pemkab HST Kompak Kenakan Pakaian Adat Nusantara

Peringati Hardiknas 2023, Jajaran Pemkab HST Kompak Kenakan Pakaian Adat Nusantara

Regional
Perpanjangan SK Pj Bupati Muba untuk Apriyadi, Gubernur Herman Deru Berikan Pesan Khusus

Perpanjangan SK Pj Bupati Muba untuk Apriyadi, Gubernur Herman Deru Berikan Pesan Khusus

Regional
Jadikan Medan Kota Layak Anak, Bobby Bangun Sistem Pembangunan Berbasis Anak

Jadikan Medan Kota Layak Anak, Bobby Bangun Sistem Pembangunan Berbasis Anak

Regional
Minta Semua Pihak Bantu UMKM Naik Kelas, Gubernur Sumsel: Tanpa Dorongan, UMKM Akan Lambat Maju

Minta Semua Pihak Bantu UMKM Naik Kelas, Gubernur Sumsel: Tanpa Dorongan, UMKM Akan Lambat Maju

Regional
Dukung Mochtar Kusumaatmadja Jadi Pahlawan Nasional, Ridwan Kamil: Sosok yang Extraordinary

Dukung Mochtar Kusumaatmadja Jadi Pahlawan Nasional, Ridwan Kamil: Sosok yang Extraordinary

Regional
Lewat Pelatihan Cek Fakta Mandiri, Wagub Uu Ingin Santri Punya Bekal Literasi Digital Lebih Baik

Lewat Pelatihan Cek Fakta Mandiri, Wagub Uu Ingin Santri Punya Bekal Literasi Digital Lebih Baik

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke