NEWS
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024
Salin Artikel

PVMBG Sebut Aktivitas Semeru Menurun, Warga Diminta Waspadai Potensi Lahar Hujan

"Sejak kemarin siang menunjukkan cenderung penurunan, ada tercatat dua kali awan panas yang berjarak enam kilo dan beberapa ratus meter," kata Hendra di Pos Pantau Gunung Api Semeru, Selasa (6/12/2022).

Meski menunjukkan tren penurunan, Hendra menjelaskan, letusan di puncak Gunung Semeru masih terjadi. Guguran dan aliran lava sampai ratusan meter juga masih terpantau melalui kamera CCTV.

"Kemudian juga letusan-letusan tadi malam juga masih kita amati, ada juga guguran lava dan aliran lava sampai sejauh 600 meter, kalau malam itu kelihatan merah itu warnanya," jelasnya.

Hendra mengingatkan, walaupun aktivitas vulkanik sudah menurun, bukan berarti potensi bahaya sudah hilang.

Sebab, material sisa erupsi masih banyak yang mengendap di lereng bagian atas dari Gunung Semeru.

Sehingga, potensi bahaya sekunder berupa banjir lahar hujan sangat mungkin terjadi. Apalagi, usai erupsi Gunung Semeru setiap hari diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi.

"Walaupun cenderung menurun tetapi kita tahu semua pascaerupsi 2020, 2021 material itu masih banyak di atas termasuk yang terbaru, nah ini yang harus ke depan diantisipasi, terjadinya hujan entah kapan dengan volume tertentu yang bisa berakibat lahar hujan," terang Hendra.

Hendra meminta, warga untuk memahami alasan PVMBG melarang beraktivitas di sepanjang Besuk Kobokan.

Sebab, banjir lahar hujan memiliki potensi yang sama besarnya dengan Awan Panas Guguran (APG).

"Jadi kedepan kita masih menunggu sebesar apa curah hujan yang akan turun, karena sama berbahanya (banjir lahar) dengan awan panas, jadi masyarakat harus hati-hati lah yang ada di sepanjang Besuk Kobokan ini," pungkasnya.

https://surabaya.kompas.com/read/2022/12/06/222740278/pvmbg-sebut-aktivitas-semeru-menurun-warga-diminta-waspadai-potensi-lahar

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke