NEWS
Salin Artikel

Berkah Kusir Delman di Gresik Saat Momen Tahun Baru Hijriah dan Agustusan

Suka cita itu juga terlihat di wajah para kusir delman yang sehari-hari mengais rezeki di kawasan wisata religi Sunan Giri.

Salah satu kusir delman, Salikun mengatakan, pandemi Covid-19 sangat telak menghantam roda perekonomian para kusir delman di kawasan itu.

Setelah dua tahun dihantam pandemi, pengguna jasa delman kini kembali ramai. Para kusir juga mulai mendapatkan carteran untuk menyemarakkan Agustusan dan Tahun Baru Muharram.

"Baru kali ini mas, nanti tanggal 21 ada lagi. Alhamdulillah, meski belum seperti saat tidak ada Covid-19, kini sudah mulai perlahan (membaik)," ujar Salikun, saat ditemui di acara pawai siswi MINU Tratee Putri Gresik, Jumat (12/8/2022).

Salikun mengaku sudah beberapa tahun terakhir menggeluti profesi sebagai kusir delman. Pekerjaan itu dipilih karena hobi, bukan "warisan" dari orang tuanya. 

Sehingga, Salikun telah merasakan pahit dan manis profesi kusir delman.

"Terus terang dua tahun kemarin itu ujian berat. Bagaimana kami yang biasa dapat penumpang dari para peziarah di makam Sunan Giri, justru tidak ada pemasukan sama sekali, sebab selama Covid-19 itu kan kunjungan ditiadakan," kata Salikun.

Salikun bahkan menjual beberapa kuda peliharannya. Kini, tinggal satu ekor kuda yang dimiliknya.

"Buat menutupi kebutuhan hidup. Pemasukan kerja serabutan dan buruh proyek tidak cukup, jadi empat ekor kuda saya jual, tinggal satu ini," ucap Salikun.

Meski begitu, warga Kecamatan Kebomas ini tetap bersyukur masih memiliki satu kuda untuk digunakan menarik delman. Apalagi, kunjungan peziarah ke Makam Sunan Giri mulai ramai kembali.

"Alhamdulillah sudah mulai berangsur, semoga keadaan bisa terus membaik dan normal seperti sedia kala. Sebab terus terang, selain untuk menghidupi keluarga, profesi ini bagi saya sudah menjadi hobi," tutur Salikun.

Sementara Kepala Sekolah MINU Tratee Putri Gresik, Purwanto menjelaskan, pihaknya sengaja melibatkan delman dan sepeda motor yang dihias ala kereta kencana, untuk menyemarakkan acara pawai menyambut Tahun Baru Hijriah dan momen HUT Kemerdekaan RI.

"Biar semarak, sebagai ikon saat kami melaksanakan pawai berkeliling sekitar sekolahan. Selain delman, yang kudanya tadi ditunggangi oleh salah seorang guru, juga ada becak motor dihias ala kereta kencana yang ditumpangi oleh siswi, sementara siswi lainnya berjalan kaki," tutur Purwanto.

Agenda pawai yang diselenggarakan MINU Tratee Putri Gresik berlangsung meriah. Sebab tidak sekadar berkeliling sekitar sekolah, ratusan siswi mengenakan setelan apik, mulai dari pakaian adat Jawa, Arab, hingga China.

Pawai siswi

Salah seorang siswi kelas IV MINU Tratee Putri Gresik, Kalila mengaku senang dengan kegiatan tersebut. Kegiatan seperti ini sempat tertunda karena pandemi Covid-19. Kalila bisa mengekspresikan diri dengan menggunakan pakaian adat Jawa.

"Ini persiapan dari tadi subuh, pakai setelan baju sebagian milik mama. Ini pakai hijab dan bawahan pakaian milik mama, kalau bajunya punya sendiri. Senang sekali setelah kemarin tidak dilaksanakan, karena adanya pandemi Covid-19," ujar Kalila, kepada awak media, Jumat (12/8/2022).

"Kebetulan saya kebagian mengenakan pakaian adat Jawa, tapi ada yang pakai baju etnis Arab maupun Cina. Ini tadi persiapan sejak subuh, memakai riasan tadi juga dibantu mama, yang pasti senang lah pokoknya," kata Rahmawati.

Rahmawati mengaku, tak mempermasalahkan harus mempersiapkan diri sejak pagi demi mengikuti acara. Apalagi, dirinya senang bisa menampilkan pakaian adat Jawa.

"Kami ingin menunjukkan, dengan etnis yang beragam itu terdapat toleransi keberagaman pada penganut Islam di Indonesia. Ada etnis Cina, Jawa, hingga Arab, yang semua dapat hidup rukun berdampingan," tutur Rahmawati.

Sementara itu, Kepala Sekolah MINU Tratee Putri, Purwanto menjelaskan, sengaja memilih tema keberagaman etnis dalam perayaan Tahun Baru Hijriah dan 17 Agustus.

"Karena penganut Islam di Indonesia itu berasal dari beragam etnis. Ada etnis Jawa, Arab, juga Cina. Seperti di Gresik sendiri, selain etnis Jawa dan Arab, juga ada dari Cina seperti Putri Cempo. Sehingga dengan adanya event seperti ini, anak-anak ada pemahaman dan dapat saling toleransi," ucap Purwanto.

Budayawan asal Gresik, Kris Adji mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan MINU Tratee Putri. Menurutnya, aktivitas itu merupakan sarana edukasi siswi untuk mengenal keberagaman etnis di Indonesia.

Terlebih, Gresik selama ini dikenal sebagai Kota Santri. Apalagi, dua dari Wali Songo berkiprah di Gresik, yakni Maulana Malik Ibrahim atau Sunan Gresik dan Sunan Giri.

"Acara ini diharapkan menumbuhkan karakter muslim sejati, selain memperkokoh ibadah mahdloh juga tidak meninggalkan ibadah muamalah, ibadah khas Islam di Nusantara. Kreativitas tumbuh sejalan dengan usia dan wawasan mereka, sehingga rasa dan sikap toleransi atas perbedaan yang ada di lingkungannya dapat tumbuh secara alami," tutur Kris.

https://surabaya.kompas.com/read/2022/08/15/153810778/berkah-kusir-delman-di-gresik-saat-momen-tahun-baru-hijriah-dan-agustusan

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Pemeriksaan LKPD 2022, Bupati Maluku Barat Daya Minta OPD Keuangan Fokus 3 Hal

Jelang Pemeriksaan LKPD 2022, Bupati Maluku Barat Daya Minta OPD Keuangan Fokus 3 Hal

Regional
Ilusi Hutan Tropika Basah Asli Kalimantan di IKN Nusantara

Ilusi Hutan Tropika Basah Asli Kalimantan di IKN Nusantara

Regional
Mendorong Pembangunan KA Tegineneng-Bakauheni

Mendorong Pembangunan KA Tegineneng-Bakauheni

Regional
Pendaftaran SMKN Jateng dan 15 SMK Semi Boarding Dibuka, Catat Tanggalnya!

Pendaftaran SMKN Jateng dan 15 SMK Semi Boarding Dibuka, Catat Tanggalnya!

Regional
Wabup Banyuasin Serahkan 1.488 Sertifikat PTSL dan Redistribusi Tanah ke 7 Desa

Wabup Banyuasin Serahkan 1.488 Sertifikat PTSL dan Redistribusi Tanah ke 7 Desa

Regional
Tangani Stunting, Walkot Ita Sebut Pemkot Semarang Akan Bangun Daycare

Tangani Stunting, Walkot Ita Sebut Pemkot Semarang Akan Bangun Daycare

Regional
Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Regional
Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Regional
Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Regional
Rahasia Satu Abad NU

Rahasia Satu Abad NU

Regional
Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.