NEWS
Salin Artikel

Kakek di Blitar Cabuli Siswi SMP yang Sedang Hamil 6 Bulan

Ternyata korban berinisial MK (14) itu juga tengah mengandung dengan usia kehamilan sekitar 6 bulan ketika S terakhir kali mencabuli korban pada Maret 2022.

6 kali mencabuli

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor Blitar AKP Tika Pusvitasari mengatakan, S mengaku telah mencabuli MK sebanyak 6 kali sejak awal 2022 di rumah korban di Desa Banjarsari, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar.

"Pengakuan tersangka, sebelum kami tahan dia sempat 6 kali melakukan pencabulan terhadap korban. Terakhir pada Maret lalu, menjelang bulan puasa Ramadhan," kata Tika saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (9/6/2022).

Tika menjelaskan, S mengaku pertama kali mencabuli MK akhir tahun lalu menjelang tahun baru 2022, ketika usia kehamilan MK baru sekitar tiga bulan.

Mengaku bukan ayah biologis

Meski telah 6 kali mencabuli MK, kata Tika, S mengaku bukan ayah biologis dari bayi yang dikandung korban. Pengakuan S, tindakan pencabulan itu dia lakukan setelah korban hamil.

Ayah biologis bayi dalam kandungan MK yang kini sudah berusia 9 bulan itu, lanjut Tika, diduga adalah tetangga korban yang lain yaitu pria berusia 54 tahun berinisial B.


Korban MK juga sempat menceritakan siapa ayah biologis dari bayi yang ada di kandungannya.

"Jadi setelah kehamilan MK tidak dapat disembunyikan lagi, S berinisiatif melapor ke ketua RT setempat tentang siapa yang menghamili MK," ujar Tika.

Laporan S kepada ketua RT itu, lanjutnya, bergulir hingga pihak pamong desa memfasilitasi upaya mediasi dengan memanggil berbagai pihak termasuk S yang memberikan laporan pertama.

Pada mediasi itu, ujarnya, tidak disangka pihak keluarga MK menyampaikan bahwa S juga ikut melakukan pencabulan terhadap MK.

S tidak berkutik dan mengakui perbuatannya hingga pihak keluarga melaporkan B dan S ke polisi.

Kasus pencabulan ini menghebohkan warga Blitar karena berkaitan dengan penemuan mayat membusuk dengan bagian kepala terlepas dari badannya di sebuah kebun jagung di Desa Banjarsari dua pekan lalu, Rabu (1/6/2022).

Polisi berhasil mengidentifikasi mayat tersebut sebagai B, terlapor dugaan pencabulan dengan korban MK, dan memastikan B tewas karena bunuh diri dengan cara gantung diri.

Keterangan dari pihak keluarga, B sudah dua pekan tidak pulang ke rumah.

Buruh usaha rumahan pembuatan batako itu diduga tidak siap menghadapi konsekuensi hukum atas perbuatannya. Dia menghilang setelah menerima surat panggilan polisi untuk diperiksa sebagai saksi terlapor.

Sementara S, kini mendekam di tahanan Polres Blitar dan dijerat dengan Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak dengan ancaman hukuman kurungan paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun. 

https://surabaya.kompas.com/read/2022/06/09/163506378/kakek-di-blitar-cabuli-siswi-smp-yang-sedang-hamil-6-bulan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Regional
Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Regional
Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Regional
Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Regional
Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Regional
Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

Regional
Yogyakarta Mengembalikan 'Remiten' dari Mahasiswa

Yogyakarta Mengembalikan "Remiten" dari Mahasiswa

Regional
Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Regional
Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Regional
Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Regional
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.