NEWS
Salin Artikel

Warga Lumajang Padati Kawasan Wonojero Terpadu, Ternyata Ini Penyebabnya...

Selama tiga hari ini, Pemerintah Kabupaten Lumajang menggelar Expo Pendidikan dan Kebudayaan di Kawasan Wonorejo Terpadu (KWT) Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Expo yang menampilkan prestasi dan produk unggulan dari siswa-siswi di Kabupaten Lumajang ini menyorot perhatian publik.

Ribuan pengunjung datang untuk melihat karya-karya yang dihasilkan putra-putri kebanggaan Lumajang.

Dalam sehari, lebih dari 3.000 tiket karcis parkir ludes. Ini menunjukkan antusiasme ribuan warga Lumajang yang beberapa tahun terakhir mobilitasnya dibatasi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang Agus Salim mengatakan, event ini merupakan ajang untuk memamerkan prestasi para peserta didik.

Selain itu, event ini juga menjadi ruang aksi bagi proses pembelajaran yang telah dilakukan di sekolah selama ini.

"Ke depan akan kita jadikan agenda rutin event Pendidikan dan Kebudayaan karena rupanya antusias masyarakat sangat tinggi," kata Agus di KWT Lumajang, Rabu (25/5/2022).

Selain menampilkan prestasi akademik siswa, event ini juga menampilkan hasil karya berupa baju batik, kaligrafi, tas rajut, dan kesenian khas Lumajang seperti jaran kencak, dan topeng kaliwungu.

"Ini juga bisa jadi titik balik menghidupkan kembali kebudayaan yang kita miliki agar bisa dilestarikan oleh generasi muda," tambahnya.

Pantauan di lapangan, selain pameran pendidikan dan kebudayaan, terlihat puluhan pedagang berjajar di pintu masuk KWT.

Tidak hanya itu, warga sekitar KWT keruntuhan berkah dengan menyediakan lahan parkir dan toilet umum di rumahnya.

"Alhamdulillah lumayan buat tambahan pendapatan, belakangan sepi terus, agak rame musim mudik kemarin," ujar Rifki, salah satu warga sekitar KWT.

Sementara itu, Bupati Lumajang Thoriqul Haq berharap agar masa pandemi segera berakhir dan bertansisi menjadi endemi. Sehingga ekonomi masyarakat bisa dibangkitkan kembali.

"Tentu kita punya harapan, semoga penanganan Covid-19 bisa terus terkendali, sehingga ekonomi masyarakat bisa mulai bangkit kembali," jelasnya.

Sekadar informasi, event ini akan ditutup nanti malam dengan tampilan wayang kulit yang akan mengkolaborasikan delapan dalang sekaligus.

https://surabaya.kompas.com/read/2022/05/25/162044278/warga-lumajang-padati-kawasan-wonojero-terpadu-ternyata-ini-penyebabnya

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Regional
Rahasia Satu Abad NU

Rahasia Satu Abad NU

Regional
Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Regional
Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Regional
DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

Regional
Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Regional
Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Regional
Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.