NEWS
Salin Artikel

Imbas SE Bupati Malang soal Penutupan Pasar Hewan, Pedagang Sapi di Singosari Terpaksa Pulang Lebih Awal

Salah satunya di Pasar Singosari. Puluhan pedagang ternak di sana memulangkan sapi-sapinya lebih awal, Jumat (13/5/2022).

Terlihat sejumlah mobil pikap dan truk berbondong-bondong mengankut sapinya keluar dari pasar pada sekitar pukul 10.00 WIB. Padahal, pada hari-hari biasanya jam operasional pasar hewan itu sampai pukul 17.00 WIB.

Salah satu pedagang, Hasyim (45) mengatakan mereka pulang setelah mendapat sosialisasi dari Polsek Singosari terkait penutupan sementara pasar hewan.

"Biasanya pulangnya itu jam 17.00-an tapi hari ini kami pulang, karena disuruh libur sementara akibat wabah penyakit mulut dan kuku (PMK)," ungkapnya saat ditemui, Jumat (13/5/2022).

"Tadi pagi petugas juga ada penyemprotan desinfektan di sini," imbuhnya.

Kebijakan penutupan pasar hewan itu, menurut Hasyim tentunya berdampak bagi pendapatannya. Namun, pihaknya mengaku pasrah. Sebab, hal itu juga untuk kebaikan para pedagang.

"Tidak apa-apa, tutup sementara. Daripada kalau buka membuat wabah PMK semakin menyebar, dan kita pun semakin lama tidak berjualan," jelasnya.

Beruntungnya, meskipun harus pulang lebih awal, Hasyim mengaku sudah menjual sembilan sapi.

"Sisa satu sapi yang belum dijual dan dibawa pulang ke daerah Nongkojajar Pasuruan," katanya.

Sementara untuk harga jual sapi, hingga saat ini belum ada perubahan. Yakni berkisar di harga Rp 20 juta ke atas. "Dari 10 sapi yang saya bawa, tersisa satu ini," ujarnya.

Kepala Pasar Hewan Ternak Singosari, Pujiono mengatakan pasca terbitnya SE penutupan pasar hewan itu, Senin (16/5/2022) mendatang akan dilakukan sterilisasi pasar.

"Penyemprotan menyeluruh ke seluruh penjuru pasar hewan, bekerja sama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang," jelasnya.

Ia menyebut, saat melakukan sosialisasi penutupan pasar hewan, sempat ada ketidaksetujuan dari para pedagang.

"Sempat ada ungkapan tidak setuju, tapi akhirnya tetap setuju demi mencegah penyebaran," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Malang mengeluarkan Surat Edaran (SE) seiring maraknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak ruminansia dan babi di Kabupaten Malang.

SE itu dikeluarkan sejak Kamis (12/5/2022) bernomor 800/3699/35.07.201/2022 ditandatangani Bupati Malang, HM Sanusi.

Ada lima poin isi dari SE tersebut. Yakni membatasi lalu lintas dari dan menuju Kabupaten Malang, penutupan semua pasar hewan hingga waktu tidak ditentukan, dan menghentikan operasional tempat pemotongan hewan (TPH) milik perorangan dan mengalihkan pemotongan ke Rumah Pemotongan Hewan.

Kemudian, melakukan tindakan pencegahan dengan melakukan penyemprotan desinfektan di sekitar kandang dan pasar hewan, dan seleksi ketat penyembelihan ternak ruminansia di Rumah Potong Hewan (RPH).

https://surabaya.kompas.com/read/2022/05/14/064313678/imbas-se-bupati-malang-soal-penutupan-pasar-hewan-pedagang-sapi-di

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Kriminalitas, Wali Kota Medan Luncurkan Satgas Medan Kondusif

Cegah Kriminalitas, Wali Kota Medan Luncurkan Satgas Medan Kondusif

Regional
Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Regional
Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Regional
Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Regional
NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

Regional
Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Regional
Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Regional
Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Regional
Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Regional
Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Regional
Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Regional
Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Regional
'T-Rex' yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

"T-Rex" yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

Regional
Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Regional
Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Regional
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.