NEWS
Salin Artikel

Pemuda Dianiaya hingga Lumpuh, Kapolres Lumajang: Pelaku Disembunyikan oleh Orang yang Mengaku Paham Hukum

Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan menyebutkan bahwa pelaku sengaja disembunyikan oleh orang yang mengaku mengerti aturan.

"Sampai saat ini masih ada yang menyembunyikan, orang yang mengaku paham hukum dan mengerti aturan," kata Dewa di Mapolres Lumajang, Senin (18/4/2022).

Dewa menambahkan, ada pihak-pihak yang berusaha melakukan perdamaian untuk menghentikan kasus tersebut.

Namun, ia bergeming dan meminta kepada yang bersangkutan untuk segera menyerahkan pelaku.

"Bahkan ada yang mencoba mendekati untuk melakukan perdamaian, silakan tapi serahkan dulu yang bersangkutan untuk kami proses, urusan nanti mau berdamai, dengan keluarga korban bukan dengan hukum," tambahnya.

Lebih lanjut, Dewa juga mengancam pihak-pihak yang mencoba menyembunyikan pelaku akan ikut diproses karena perbuatan menyembunyikan dan melindungi pelaku kejahatan.

"Imbauan kami, MH segera menyerahkan diri atau yang mengenal untuk segera serahkan pelaku. Jika tidak, akan kami proses pihak-pihak terlibat karena mencoba melindungi pelaku kejahatan," tegasnya.


Sementara, lima pelaku lain akan diproses kemudian setelah pelaku utama berhasil ditangkap untuk menunjukkan siapa saja yang terlibat.

Namun menurut kesaksian warga, rekan-reman pelaku kaget saat pelaku mengeluarkan celurit. Teman-teman pelaku langsung melarikan diri.

"Pelaku lain akan kami proses nanti setelah pelaku utama tertangkap untuk menunjukkan siapa saja yang terlibat. Sampai sekarang keterangan yang kami dapat, teman MH turut kaget dengan aksi pelaku saat mengeluarkan sebilah celurit dan langsung melarikan diri," tambahnya.

Diketahui, pelaku utama penganiayaan adalah MH, warga Kecamatan Tempeh.

Dia merupakan tunangan dari D warga Kecamatan Tempeh yang janjian bertemu dengan korban.

Kepada polisi, D bersaksi mendapatkan kabar dari MH bahwa Yolanda telah dianiaya oleh MH karena dianggap berani menggoda tunangannya.

"Setelah kita selidiki saudari D, ia membenarkan jika yang melakukan penganiayaan kepada Yolanda adalah tunangannya," ungkapnya.

Selain itu, akun Facebook yang dimiliki D ternyata bisa diakses oleh MH. Sehingga percakapan Yolanda dan D diketahui oleh pelaku hingga menyulut api cemburu.

"Motifnya cemburu, pelaku ini ternyata bisa membuka akun Facebook milik D, jadi pesan antara Yolanda dan D ini terbaca pelaku," pungkasnya.

https://surabaya.kompas.com/read/2022/04/18/162433678/pemuda-dianiaya-hingga-lumpuh-kapolres-lumajang-pelaku-disembunyikan-oleh

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Regional
Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Regional
Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Regional
Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Regional
Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Regional
Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

Regional
Yogyakarta Mengembalikan 'Remiten' dari Mahasiswa

Yogyakarta Mengembalikan "Remiten" dari Mahasiswa

Regional
Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Regional
Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Regional
Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Regional
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.