NEWS
Salin Artikel

Duel Maut di Lumajang Diduga Dipicu oleh Persoalan Keluarga

KOMPAS.com - Duel maut terjadi di Dusun Sekar Mulyo, Desa Tunjung, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (28/3/2022).

Seorang pria bernama Matrum (45) warga Desa Jatisari, Kecamatan Kedungjajang, berkelahi menggunakan senjata tajam dengan Sandi (35) warga Desa Tunjung, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang.

Akibatnya, Matrum tewas dengan luka bacok di bagian leher. Sedangkan Sandi mengalami luka ringan dan menyerahkan diri ke balai desa.

Diduga, perkelahian itu dipicu oleh persoalan keluarga. Kebetulan, dua orang yang terlibat duel itu masih ada ikatan keluarga.

"Pelaku sudah kita amankan dan masih dalam penyelidikan. Dugaan awal masih persoalan masalah keluarga," kata Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan.

Sandi ditangkap dan dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Sedangkan Matrum yang menjadi korban tewas pada perkelahian itu dibawa ke Rumah Sakit dr Haryoto Lumajang untuk dilakukan otopsi.

Cekcok soal pohon sengon

Duel maut itu bermula saat Matrum yang sedang berkebun didatangi oleh Sandi. Saat itu, keduanya terlibat adu mulut hingga berduel menggunakan senjata tajam.

"Ya, korbannya luka-luka dekat leher, keduanya masih saudara, tapi kalau masalahnya kurang tau," kata Kepala Desa Tunjung, Sari Rosi saat dikonfirmasi.


Setelah mengetahui lawannya terbunuh, Sandi langsung mendatangi balai desa. Di balai desa itu, ia menerangkan duduk perkaranya kepada perangkat desa.

Keberadaan Sandi di balai desa terekam dalam video dan beredar di masyasrakat. Dalam video itu, Sandi bercerita awal mula kejadian duel.

Dikatakan Sandi, awalnya dirinya bertanya terkait pohon sengon yang diminta kakeknya. Namun, Matrum menjawab sinis pertanyaan Sandi. Matrum mengatakan bahwa sengon tersebut milik mbah korban.

Keduanya lantas saling emosi hingga terjadi duel yang berujung maut.

Sumber: KOMPAS.com (Penulis: Kontibutor Lumajang, Jawa Timur, Miftahul Huda | Editor: Dheri Agriesta)

https://surabaya.kompas.com/read/2022/03/28/175541278/duel-maut-di-lumajang-diduga-dipicu-oleh-persoalan-keluarga

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Regional
Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Regional
DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

Regional
Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Regional
Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Regional
Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Regional
JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

Regional
Muba Bangga, Desa Bukit Selabu Dapat Anugerah Award Desa Cinta Statistik 2022

Muba Bangga, Desa Bukit Selabu Dapat Anugerah Award Desa Cinta Statistik 2022

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.