NEWS
Salin Artikel

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Sekolah SPI Kota Batu, Kak Seto Berharap Sekolah Tak Ditutup

Pada Rabu (23/3/2022), Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan dua orang saksi. Hal itu diungkapkan oleh salah satu JPU, Yogi Sudarsono.

"Untuk saksi yang diperiksa hari ini berinisial TES dan IWK, keduanya memiliki hubungan rekan kerja terhadap pelapor (atau terduga korban)," kata Yogi yang juga Kasi Pidum, Kejaksaan Negeri Kota Batu itu.

Artinya, hingga saat ini total sudah ada enam saksi yang dimintai keterangan dalam sidang tersebut.

Sebelumnya pada Rabu (9/3/2022), dua saksi berbeda dihadirkan yakni berinisial SDS sebagai terduga korban dan saksi lainnya yaitu JLB. Kemudian pada Rabu (16/3/2022), dua saksi juga dihadirkan yakni teman terduga korban berinisial G dan W.

Nantinya sidang pemeriksaan saksi kembali dilanjutkan pada Rabu (30/3/2022).

Menanggapi hal itu, Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi berharap masyarakat menghargai jalannya sidang dalam lembaga peradilan itu.

Sehingga persidangan dapat berjalan tanpa adanya intervensi yang dikhawatirkan menimbulkan keputusan akhir yang tidak objektif.

"Jangan sampai terkesan justru ada rekayasa dan sebagainya, jangan ada semacam keputusan yang direkayasa dan bukan demi kepentingan terbaik bagi anak akhirnya," kata Kak Seto saat dihubungi via telepon, Rabu (23/3/2022).

Kak Seto juga berharap kasus yang menjerat JEP tak membuat sekolah SPI ditutup. Sebaiknya, ada pihak yang menyelematkan operasional sekolah itu.

Sebab, sekolah tersebut selama ini telah membantu anak-anak yang tidak mampu dari berbagai daerah di Indonesia untuk bisa mengenyam pendidikan layak.

Sehingga, jika benar ditemukan adanya kesalahan dalam proses pendidikan di sekolah tersebut, sebaiknya diperbaiki.

"Saya pernah datang ke sana, waktu ramai-ramai kasus itu saya langsung bertemu dengan anak-anak di sana. Jangan sampai ditutup, mereka sedih dan menangis, saya tanya sendiri," katanya.

Menurutnya, seluruh pihak perlu menjaga suasana belajar mengajar di sekolah SPI tetap kondusif.

"Anak khususnya harus bisa belajar serius dan gembira. Jangan sampai itu dirusak oleh semacam oknum-oknum mengatasnamakan perlindungan anak tapi justru malah melakukan pelanggaran hak anak," katanya.

Dia meminta kepada semua pihak dan masyarakat bisa betul-betul melihat kasus yang sedang bergulir secara jernih.

"Bukan ada sesuatu yang sebetulnya tersembunyi dengan agenda kepentingan tertentu, jadi mohon lah, kalau memang kita membela hak anak, bela lah yang benar, jernih dan tidak ada ambisi-ambisi tertentu atau rekayasa atau pesan-pesan dari pihak lain," ungkapnya.

Ia meminta seluruh pihak menahan diri. Jika terdapat keputusan yang tak memuaskan salah satu pihak, bisa menempuh prosedur hukum.

"Kalau ada sesuatu yang menyimpang juga ada Komisi Yudisial dengan cara yang benar yang Yuridis, tidak dengan berteriak-teriak, artinya mengganggu jalannya pendidikan dan harus melihat kepentingan terbaik untuk anak-anak marjinal," ungkapnya.

Kak Seto juga menanggapi demonstrasi saat sidang kasus sekolah SPI. Ia pun meminta seluruh pihak mempercayakan penanganan kasus itu kepada pengadilan.

"Saya mohon kepada pejuang perlindungan anak dengan mempercayakan sepenuhnya kepada lembaga peradilan," kata Kak Seto.

Di sisi lain, salah satu kuasa hukum terdakwa JEP, Ditho Sitompul berharap saksi yang dihadirkan dapat memberikan keterangan yang konsisten.

"Tadi ditanya-tanya masih ada ketidaksesuaian keterangan dan saling bertolak belakang, misal saksi satu mengatakan bahwa ada disana, saksi lain mengatakan tidak ada," katanya.

https://surabaya.kompas.com/read/2022/03/24/124658978/kasus-dugaan-kekerasan-seksual-sekolah-spi-kota-batu-kak-seto-berharap

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Bentuk Timsus untuk Atasi Masalah Pembebasan Lahan Proyek Tol Semarang-Demak

Ganjar Bentuk Timsus untuk Atasi Masalah Pembebasan Lahan Proyek Tol Semarang-Demak

Regional
Rombongan Benchmarking Sumedang Bertolak ke Helsinki, Bupati Dony: Kami Akan Adopsi Best Practices Finlandia

Rombongan Benchmarking Sumedang Bertolak ke Helsinki, Bupati Dony: Kami Akan Adopsi Best Practices Finlandia

Regional
Mobil Dinas Camat Sudah Tak Layak Jalan, Pemkab Bojonegoro Siapkan 28 Toyota Rush Senilai Rp 7,72 Miliar

Mobil Dinas Camat Sudah Tak Layak Jalan, Pemkab Bojonegoro Siapkan 28 Toyota Rush Senilai Rp 7,72 Miliar

Regional
Program Puspa, Inovasi Dinas Kesehatan Jabar untuk Atasi Covid-19

Program Puspa, Inovasi Dinas Kesehatan Jabar untuk Atasi Covid-19

Regional
Disparbud Trenggalek Gelar FGD untuk Edukasi 35 Kades tentang Pengembangan Desa Wisata

Disparbud Trenggalek Gelar FGD untuk Edukasi 35 Kades tentang Pengembangan Desa Wisata

Regional
Rumahnya Direnovasi Bobby Nasution, Warga Medan Labuhan: Kedatangan Pak Wali Membawa Berkah

Rumahnya Direnovasi Bobby Nasution, Warga Medan Labuhan: Kedatangan Pak Wali Membawa Berkah

Regional
Bupati Jekek Tegaskan Wonogiri Manfaatkan KPJ untuk Tekan Angka Kematian Bayi

Bupati Jekek Tegaskan Wonogiri Manfaatkan KPJ untuk Tekan Angka Kematian Bayi

Regional
Bupati Jekek: Dengan 'Telunjuk Sakti' Pelayanan Administrasi Kependudukan Hanya 15 Menit

Bupati Jekek: Dengan "Telunjuk Sakti" Pelayanan Administrasi Kependudukan Hanya 15 Menit

Regional
Zona Blok Masela dan Potensi 'Provinsi Prisai' Indonesia

Zona Blok Masela dan Potensi "Provinsi Prisai" Indonesia

Regional
Riau Lampaui Target Investasi, Gubri Minta Pemerintah Pusat Bantu Bangun Infrastruktur

Riau Lampaui Target Investasi, Gubri Minta Pemerintah Pusat Bantu Bangun Infrastruktur

Regional
Pemprov Riau Hibahkan 3 Unit Eks Venue kepada UIR

Pemprov Riau Hibahkan 3 Unit Eks Venue kepada UIR

Regional
Cianjur: Build Back Better

Cianjur: Build Back Better

Regional
Lepas Ekspor Sarden Banyuwangi ke Australia Senilai 2,7 Juta Dollar AS, Mendag Zulkifi: Kita Patut Bangga

Lepas Ekspor Sarden Banyuwangi ke Australia Senilai 2,7 Juta Dollar AS, Mendag Zulkifi: Kita Patut Bangga

Regional
Upaya Dinkes Jawa Barat Mewujudkan Zero Stunting

Upaya Dinkes Jawa Barat Mewujudkan Zero Stunting

Regional
BERITA FOTO: Tangis Pilu Deden, Anak dan Istrinya Tewas Tertimbun Longsor

BERITA FOTO: Tangis Pilu Deden, Anak dan Istrinya Tewas Tertimbun Longsor

Regional
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.