NEWS
Salin Artikel

Paman di Surabaya Setubuhi Keponakannya yang Masih di Bawah Umur

SURABAYA, KOMPAS.com - SG (48), seorang warga di Jalan Sawah Gede I, Surabaya, Jawa Timur, ditangkap Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya karena terlibat tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur.

Ironisnya, SG melakukan persetubuhan itu terhadap keponakannya sendiri, yakni PY (15).

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana mengungkapkan, tersangka adalah paman korban. Biasanya, ayah korban sering menitipkan anaknya kepada pelaku saat pergi ke luar rumah.

Saat sedang bersama pelaku itu, korban diajak bersetubuh.

Aksi tersebut dilakukan pelaku di tempat kosnya yang tidak jauh dari rumah orangtua korban.

"Jadi saat berada di rumah pelaku, korban diminta untuk melakukan persetubuhan dengan mengatakan ayo bobok," kata Mirzal saat dikonfirmasi, Kamis (13/1/2022).

Korban sebenarnya menolak ajakan pelaku. Namun, pelaku terus memaksa korban untuk menuruti keinginannya hingga korban terjatuh di atas kasur.

Setelah korban tak berdaya, pelaku melancarkan aksinya dengan menyetubuhi korban.

"Tersangka memaksa korban dengan menarik tangan korban hingga korban terjatuh di atas kasur. Lalu, tersangka melakukan persetubuhan terhadap korban," ucap Mirzal.

Mirzal mengungkapkan, persetebuhan oleh SG kepada korbannya itu sudah dilakukan sebanyak tiga kali.

"Sudah tiga kali. Dilakukan di indekos pelaku dan rumah korban. Saat melakukan persetubuhan di rumah korban, kondisi rumah memang dalam keadaan sepi, orangtuanya sedang pergi," jelas Mirzal.

Kasus persetubuhan itu baru terkuak setelah orangtua menerima laporan dari para tetangga bahwa korban telah disetubuhi oleh pelaku.

Ibu korban berinisial MR (39) lalu melaporkan kejadian itu kepada pihak Polrestabes Surabaya pada Kamis (16/12/2021) lalu.


Selanjutnya, Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dengan alat bukti kuat dan hasil gelar perkara.

Pada Senin (10/1/2022) pukul 21.00 WIB, pelaku ditangkap di rumah indekosnya di Jalan Sawah Gede, Surabaya.

"Anggota Unit PPA melakukan penangkapan terhadap pelaku yang saat itu sedang pergi ke warung kopi. Tidak lama kemudian, pelaku kembali ke rumah dan di depan pagar kos pelaku, anggota unit PPA melakukan penangkapan terhadap pelaku," katanya.

Barang bukti yang disita dari kejadian itu adalah satu celana dalam warna krem, satu celana pendek warna biru muda, satu kaus warna abu-abu, dan satu rok panjang warna oranye.

Akibat perbuatannya itu, pelaku kini ditahan di Mapolrestabes Surabaya dan dijerat pasal 81 UU RI nomor 17 tahun 2016 jo Pasal 76D UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang penetapan Perpu nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

https://surabaya.kompas.com/read/2022/01/13/143526878/paman-di-surabaya-setubuhi-keponakannya-yang-masih-di-bawah-umur

Rekomendasi untuk anda
100 HARI KELILING INDONESIA
Perjalanan KRI Bima Suci Menuju Laut China Selayan Yang Dikenal Berombak Ganas
Perjalanan KRI Bima Suci Menuju Laut...
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Regional
Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Regional
Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Regional
Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Regional
Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Regional
Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Regional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.