NEWS
Salin Artikel

Banjir Rob Rendam Jalan dan Rumah di Gresik, Diduga Akibat Reklamasi

GRESIK, KOMPAS.com - Banjir rob sempat melanda Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, Gresik. Akibatnya, akses jalan yang ada di perkampungan, tempat ibadah hingga rumah warga, sempat terendam air.

Aruwan salah seorang warga mengatakan, banjir rob terjadi sejak tiga hari terakhir. Rob terakhir kali terjadi pada Selasa (4/1/2021) malam.

Menurutnya, banjir rob tersebut lebih besar daripada yang terjadi pada dua hari sebelumnya.

Banjir rob itu merendam perkampungan ketika laut sedang pasang pada malam hari. Air akan surut ketika arus laut juga surut pada pagi atau siang hari.

"Sudah tiga hari ini, yang tadi malam itu lebih besar dari dua hari sebelumnya. Dua hari sebelumnya itu juga sudah banjir, tapi tadi malam lebih besar. Sebab biasanya itu hanya jalan saja yang tergenang, tapi tadi malam sampai ada rumah yang kemasukan air," ujar Aruwan saat ditemui di lokasi, Rabu (5/1/2022).

Bagi Aruwan dan warga Desa Banyuwangi, banjir rob sudah rutin dialami setiap tahun. Apalagi setelah banyak tambak warga yang dijual dan berubah menjadi pelabuhan, pabrik hingga area pergudangan.

"Kalau warga di sini memang sudah biasa kena banjir rob. Tapi dulu kan masih banyak tambak, jadi imbasnya itu tambak yang kebanjiran. Kalau sekarang kan banyak yang sudah dijual, kemudian diuruk (reklamasi) oleh pemilik barunya buat pabrik, gudang, pelabuhan," kata Aruwan.

Sekretaris Desa Banyuwangi, Muhammad Shobirin mengatakan, air mulai memasuki perkampungan sekitar pukul 22.00 WIB dan sempat membesar. Namun memasuki dini hari, air berangsur surut seiring dengan pergerakan arus laut. Air di perkampungan surut total ketika pagi hari.

"Tadi malam itu yang ketiga kalinya, dengan air sampai menggenangi mushala. Dua hari sebelumnya tidak sampai. Tapi tadi malam, air sudah menggenangi mushala setinggi mata kaki orang dewasa," kata Shobirin.


Shobirin mengatakan, dari 467 rumah di perkampungan itu, sekitar 80 persen yang terdampak banjir rob itu.

"Dari 467 rumah, sekitar 80 persen terdampak meski tidak parah. Sebab dini hari air sudah mulai surut, dan bahkan pagi hari sudah tidak ada lagi genangan di kampung," tutur Shobirin.

Sesuai perkiraan BMKG

Camat Manyar, M Nadlela membenarkan kejadian banjir rob yang dialami warga di Desa Banyuwangi. Menurutnya, banjir tersebut sesuai dengan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). BMKG sempat mengimbau warga supaya waspada terhadap ancaman banjir rob akibat gelombang pasang air laut.

"Tidak lama, sekitar dua atau tiga jam kemudian berangsur surut. Tapi kata warga memang tadi malam yang paling parah dari dua hari sebelumnya. Karena ketinggian air itu ada yang dikatakan sampai hampir 30 sentimeter," kata Nadlela.

Nadlela menambahkan, warga melalui pihak pemerintah desa setempat sedang mengajukan pembangunan tanggul penahan air kepada Dinas Pekerjaan Umum Gresik. Harapannya, tanggul tersebut dapat meminimalisir, bahkan mampu mencegah terjadinya banjir rob.

Soroti reklamasi

Anggota DPRD Gresik, Musa justru menyoroti kebijakan pemerintah dalam memberikan izin reklamasi dan pemanfaatan pantai. Musa yang tinggal di Kecamatan Manyar menilai, banjir rob yang melanda Desa Banyuwangi hingga memasuki rumah warga salah satunya disebabkan oleh reklamasi.

"Ini peringatan kepada kita semua, khususnya pemerintah. Sebab dampak reklamasi pantai dan climate change (perubahan iklim) makin nyata di depan mata. Sehingga pemerintah harus tegas dalam menjaga lingkungan, demi anak cucu," jelas Musa.

https://surabaya.kompas.com/read/2022/01/05/185845378/banjir-rob-rendam-jalan-dan-rumah-di-gresik-diduga-akibat-reklamasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penerbangan Internasional Dibuka, Gubernur Riau: Sudah Lama Dinanti Investor

Penerbangan Internasional Dibuka, Gubernur Riau: Sudah Lama Dinanti Investor

Regional
Tim Muhibah Angklung Tampil di Amerika Serikat, Kadisparbud Jabar Ungkap Harapannya

Tim Muhibah Angklung Tampil di Amerika Serikat, Kadisparbud Jabar Ungkap Harapannya

Regional
Wagub Uu: Transformasi Migas Hulu Jadi Migas Utama Bantu Tingkatkan PAD di Jabar

Wagub Uu: Transformasi Migas Hulu Jadi Migas Utama Bantu Tingkatkan PAD di Jabar

Regional
Siapkan Generasi Emas, Wali Kota Metro Sosialisasikan Program Jama-PAI

Siapkan Generasi Emas, Wali Kota Metro Sosialisasikan Program Jama-PAI

Regional
Rumahnya Direnovasi Setelah Hampir Roboh, Nenek Ami Sampaikan Rasa Syukur kepada Ridwan Kamil

Rumahnya Direnovasi Setelah Hampir Roboh, Nenek Ami Sampaikan Rasa Syukur kepada Ridwan Kamil

Regional
Program Perhutanan Sosial, Gubernur Riau Tanam Bibit Pohon Aren dan Tebar Benih Arwana di Rohul

Program Perhutanan Sosial, Gubernur Riau Tanam Bibit Pohon Aren dan Tebar Benih Arwana di Rohul

Regional
Kang Emil Tunaikan Ibadah Haji sebagai Badal untuk Almarhum Eril

Kang Emil Tunaikan Ibadah Haji sebagai Badal untuk Almarhum Eril

Regional
Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Regional
Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Regional
Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Regional
Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Regional
Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.