Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Puluhan Ojol Surabaya Keluhkan Motor Brebet dan Mogok Usai Isi Pertalite, Cak Ji Tegaskan Pertamina Harus Ganti Rugi

Kompas.com, 30 Oktober 2025, 19:35 WIB
Azwa Safrina,
Aloysius Gonsaga AE

Tim Redaksi

SURABAYA, KOMPAS.com - Wakil Wali kota Surabaya Armuji melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SPBU Pertamina atas banyaknya laporan driver ojek online (ojol). Kendaraan mereka brebet dan mogok setelah pengisian BBM.

Perwakilan ojol dan taksi online Surabaya, Daniel Lukas Rorong menjelaskan sudah ada sekitar 25 laporan ojol yang diterimanya sejak Sabtu (25/10/2025).

Para driver ojol tersebut mengeluhkan motornya brebet dan mogok usai melakukan pengisian BBM Pertalite di sejumlah SPBU di Surabaya.

”Saya menerima pengaduan dari teman-teman setelah mengisi BBM Pertalite, ternyata mereka mengalami masalah di mana motornya brebet dan mogok,” kata Daniel saat melapor ke Rumah Aspiras Armuji, Kamis (30/10/2025).

”Lokasinya beda-beda pak, ada yang di Jalan Tapak Siring, Rajawali, Rungkut, jadi beda,” imbuhnya.

Baca juga: Pertamina Surabaya Klaim Tak Ada Pertalite Campuran di SPBU Kebonsari

Ketika diperiksakan ke bengkel, diketahui bahwa busi motor yang awalnya berwarna putih berubah menjadi kuning.

Selain itu, saat dilakukan tap atau pengurasan tangki bensin terdapat dua zat cairan yang terpisah dengan warna berbeda yaitu cairan berwarna hijau yang merupakan Pertalite dan cairan berwarna putih yang tidak diketahui.

”Dan kasusnya semua teman-teman yang melapor ini sama, businya jadi menguning dan begitu ditap ada dua zat cair yang berbeda di dalam tangkinya itu,” terangnya.

Ia menuturkan, hal tersebut tentu sangat merugikan para ojol karena biaya pengurasan memakan ongkos sekitar Rp 100.000.

”Bagi mereka itu uang besar karena sehari paling dapatnya sekitar Rp 150.000,” tuturnya.

Menurutnya, sidak untuk pengecekan kualitas BBM pada Rabu (29/10/2025) tersebut hanya dilakukan di SPBU yang bukan merupakan lokasi titik pengaduan.

”Nah, sidak SPBU yang diakukan kemarin itu ternyata yang saya enggak menerima pengaduan sama sekali,” ujarnya.

Menanggapi laporan tersebut, pria yang akrab disapa Cak Ji itu pun langsung mendatangi SPBU Pertamina di Jalan Rajawali, Kecamatan Krembangan, Surabaya, Jawa Timur.

Baca juga: Imbas Pertalite Dikeluhkan, Tim Gabungan Sidak SPBU di Jombang, Ini Hasilnya

Sesampainya di sana, Cak Ji pun mendapati adanya campuran dua zat cair yang berbeda di dalam BBM Pertalite.

Supervisor SPBU Pertamina Rajawali, Budi Susetyo berkomitmen akan menyampaikan keluhan tersebut kepada kantor pusat PT Pertamina.

Halaman:


Terkini Lainnya
Petani di Sampang Tewas Dianiaya Tetangga Pakai Bambu Saat Garap Sawah, Pelaku Diamankan
Petani di Sampang Tewas Dianiaya Tetangga Pakai Bambu Saat Garap Sawah, Pelaku Diamankan
Surabaya
1 Korban Banjir Bandang di Situbondo Ditemukan Tak Bernyawa
1 Korban Banjir Bandang di Situbondo Ditemukan Tak Bernyawa
Surabaya
Keluarga Ungkap Kronologi Pemuda Surabaya Diduga Jadi Korban TPPO, Kirim Pesan Minta Tolong
Keluarga Ungkap Kronologi Pemuda Surabaya Diduga Jadi Korban TPPO, Kirim Pesan Minta Tolong
Surabaya
Mensos Gus Ipul Dorong 5 Juta Peserta PKH Jatim Jadi Anggota KDMP, Kenapa?
Mensos Gus Ipul Dorong 5 Juta Peserta PKH Jatim Jadi Anggota KDMP, Kenapa?
Surabaya
Soroti Konflik Timur Tengah, Kapolri Ajak Buruh Jatim Dukung Upaya Perdamaian Prabowo
Soroti Konflik Timur Tengah, Kapolri Ajak Buruh Jatim Dukung Upaya Perdamaian Prabowo
Surabaya
Bupati Trenggalek Tinjau Proyek Jalan Rp 23,2 M, Minta Aspal Sementara demi Kelancaran Mudik
Bupati Trenggalek Tinjau Proyek Jalan Rp 23,2 M, Minta Aspal Sementara demi Kelancaran Mudik
Surabaya
Hujan Abu Guyur Kecamatan Pasrujambe Lumajang Imbas Awan Panas Gunung Semeru
Hujan Abu Guyur Kecamatan Pasrujambe Lumajang Imbas Awan Panas Gunung Semeru
Surabaya
Kapolres Pecat Tiga Anggota Tidak Hormat dan Beri Penghargaan Pengungkap Pencurian Koper Wisatawan Bromo
Kapolres Pecat Tiga Anggota Tidak Hormat dan Beri Penghargaan Pengungkap Pencurian Koper Wisatawan Bromo
Surabaya
Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas 3 KM, BPBD Lumajang Pastikan Tak Berdampak
Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas 3 KM, BPBD Lumajang Pastikan Tak Berdampak
Surabaya
Korban Penipuan Emas dan Pegadaian Pamekasan Pilih Damai, Kerugian Bakal Diganti
Korban Penipuan Emas dan Pegadaian Pamekasan Pilih Damai, Kerugian Bakal Diganti
Surabaya
Pemkab Jember Maraton Cairkan Insentif 21.100 Guru Ngaji dan Modin Jelang Lebaran
Pemkab Jember Maraton Cairkan Insentif 21.100 Guru Ngaji dan Modin Jelang Lebaran
Surabaya
Kasus Dugaan TPPO Pemuda Surabaya, Keluarga Diminta Lapor ke Ditpolairud Polda Jatim
Kasus Dugaan TPPO Pemuda Surabaya, Keluarga Diminta Lapor ke Ditpolairud Polda Jatim
Surabaya
Banjir Rendam Bazar Takjil di Bangkalan Jatim, Pembeli Sepi, Penjual Malah Merugi
Banjir Rendam Bazar Takjil di Bangkalan Jatim, Pembeli Sepi, Penjual Malah Merugi
Surabaya
Petasan Rakitan Meledak di Nganjuk Jatim, 2 Remaja Alami Luka Bakar Serius
Petasan Rakitan Meledak di Nganjuk Jatim, 2 Remaja Alami Luka Bakar Serius
Surabaya
Harga Daging di Kota Blitar Kembali Merangkak Naik Mendekati Lebaran
Harga Daging di Kota Blitar Kembali Merangkak Naik Mendekati Lebaran
Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau