Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gunung Semeru Meletus 7 Kali Sabtu Pagi

Kompas.com - 18/05/2024, 11:46 WIB
Miftahul Huda,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

LUMAJANG, KOMPAS.com - Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali meletus, Sabtu (18/5/2024). Terpantau ada tujuh kali letusan dari Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru di Gunung Sawur sejak pagi hari.

"Jadi menurut laporan dari Pos Gunung Semeru memang benar terjadi erupsi pagi tadi sebanyak tujuh kali," kata Kepala Pelaksana BPBD Lumajang Patria Dwi Hastiadi di Lumajang, Sabtu (18/5/2024).

Baca juga: Gunung Semeru Luncurkan Guguran Material Vulkanik Sejauh 1.000 Meter

Erupsi pertama terjadi pukul 05.06 WIB. Erupsi ini tidak teramati secara visual karena gunung tertutup kabut. Namun, seismogram merekam erupsi dengan amplitudo 22 milimeter selama 2 menit 5 detik.

Letusan kedua terjadi pukul 06.09 WIB. Kolom abu teramati keluar dari puncak Gunung Semeru setinggi 500 meter. Seismogram merekam amplitudo getaran 20 milimeter dan berdurasi 1 menit 5 detik.

Baca juga: Cerita Penghulu di Lumajang Seberangi Banjir Lahar Semeru demi Nikahkan Warga: Saya Doa Terus

Erupsi ketiga terjadi pukul 07.19 WIB. Kolom abu teramati kembali keluar dari puncak Gunung Semeru setinggi 500 meter. Seismogram merekam amplitudo getaran 20 milimeter dan berdurasi 1 menit 3 detik.

Selang 3 menit kemudian, letusan kembali terjadi tepatnya pukul 07.22 WIB. Kali ini, kolom abu teramati setinggi 400 meter. Kekuatan getaran yang direkam seismogram menunjukkan 21 milimeter dengan durasi 1 menit 40 detik.

Pukul 07.54 WIB, letusan kembali terjadi. Kolom abu teramati 500 meter membubung dari puncak kawah. Amplitudo getaran yang terekam yakni 22 milimeter dengan durasi 2 menit.

Erupsi berikutnya, pukul 08.04 WIB. Kolom abu setinggi 600 meter keluar dari kawah dan mengarah ke barat daya. Amplitudo maksimum yang terekam yakni 22 milimeter dengan durasi 2 menit 40 detik.

Baca juga: Ratusan Rumah di Kompleks Relokasi Penyintas Erupsi Semeru Diserang Ulat Bulu

Terbaru, erupsi terjadi pada pukul 10.46 WIB. Erupsi berkekuatan 22 milimeter ini tidak dapat diamati secara visual lantaran Gunung Semeru tertutup kabut.

Patria menyebutkan, erupsi yang terjadi merupakan aktivitas normal yang hampir terjadi setiap hari di Gunung Semeru sejak ditetapkan menjadi level III oleh PVMBG.

Meski begitu, ia mengimbau, warga yang beraktivitas di lereng Gunung Semeru untuk tetap waspada dan berhati-hati.

Mengingat, risiko bahaya dari aktivitas vulkanik Gunung Semeru bisa terjadi kapan pun. Patria meminta agar warga memperhatikan setiap imbauan yang dikeluarkan oleh petugas.

"Kami imbau agar warga tetap menjaga jarak aman yakni di 13 kilometer dari puncak dan selalu memperhatikan rekomendasi dari petugas kami," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

117 Aduan Pinjol Ilegal Diterima OJK Malang, Mayoritas Pelapor Tak Merasa Mengajukan

117 Aduan Pinjol Ilegal Diterima OJK Malang, Mayoritas Pelapor Tak Merasa Mengajukan

Surabaya
KPK Terima 343 Laporan Korupsi di Surabaya, Walkot Eri Cahyadi Buka Suara

KPK Terima 343 Laporan Korupsi di Surabaya, Walkot Eri Cahyadi Buka Suara

Surabaya
PKB Banyuwangi Gamang Usai Nama Gus Makki Hilang dalam Surat Rekomendasi

PKB Banyuwangi Gamang Usai Nama Gus Makki Hilang dalam Surat Rekomendasi

Surabaya
Sapi Jokowi Berbobot 1 Ton Lebih Tiba di Masjid Al Akbar Surabaya

Sapi Jokowi Berbobot 1 Ton Lebih Tiba di Masjid Al Akbar Surabaya

Surabaya
Kakak-Adik di Ngawi Curi Motor Petani untuk Modal Judi Slot, Pelaku Ditembak Polisi

Kakak-Adik di Ngawi Curi Motor Petani untuk Modal Judi Slot, Pelaku Ditembak Polisi

Surabaya
Curi Ponsel Mantan Pacar di Kamar, Pemuda di Kediri Tepergok Ayah Korban

Curi Ponsel Mantan Pacar di Kamar, Pemuda di Kediri Tepergok Ayah Korban

Surabaya
Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Cerah

Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Cerah

Surabaya
Ribuan Hewan Kurban di Kota Malang Dinyatakan Sehat, Dua Ekor Diare

Ribuan Hewan Kurban di Kota Malang Dinyatakan Sehat, Dua Ekor Diare

Surabaya
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Cerah

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Cerah

Surabaya
Pria di Bangkalan Gantung Diri Usai Bertengkar dengan Mantan Istri

Pria di Bangkalan Gantung Diri Usai Bertengkar dengan Mantan Istri

Surabaya
Kantor Imigrasi Blitar Deportasi 2 WNA Pakistan yang Minta-minta Donasi untuk Palestina

Kantor Imigrasi Blitar Deportasi 2 WNA Pakistan yang Minta-minta Donasi untuk Palestina

Surabaya
Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Surabaya
Warga Banyuwangi Kaget Rekeningnya Diblokir Kantor Pajak, Ini Penjelasan DJP

Warga Banyuwangi Kaget Rekeningnya Diblokir Kantor Pajak, Ini Penjelasan DJP

Surabaya
Mengenal Tradisi Toron yang Dilakukan Warga Madura Jelang Iduladha

Mengenal Tradisi Toron yang Dilakukan Warga Madura Jelang Iduladha

Surabaya
Tradisi Toron Warga Madura Jelang Iduladha, Lalu Lintas Suramadu Padat

Tradisi Toron Warga Madura Jelang Iduladha, Lalu Lintas Suramadu Padat

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com