Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lansia di Gresik Meninggal Diduga Dianiaya Tetangga

Kompas.com - 15/05/2024, 18:30 WIB
Hamzah Arfah,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

GRESIK, KOMPAS.com - Seorang pria lanjut usia bernama Arifin (68) warga Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Gresik, Jawa Timur, meninggal dunia diduga dianiaya oleh tetangganya.

Kanit Reskrim Polsek Manyar Ipda Saiful Rokhim mengungkap, peristiwa bermula ketika korban sedang duduk di depan rumah pada Senin (13/5/2024) pukul 19.00 WIB. Korban lantas didatangi oleh saksi berinisial TAB.

Baca juga: Gara-gara Gabah Diinjak, IRT di Makassar Aniaya Tetangga Pakai Senjata Tajam

“Saksi sebagai orang yang memasang lampu jalan area kampung, mendapat pesanan dari terduga pelaku untuk memasang lampu,” ujar Saiful kepada awak media, Rabu (15/5/2024).

Namun, lanjut Saiful, korban enggan menanggapi hal tersebut.

Baca juga: Pria yang Ditemukan Terikat dan Penuh Lumpur di Semarang Diduga Korban Penganiayaan

Pada saat bersamaan, terduga pelaku berinisial D melintas di depan rumah korban. Saat itu saksi menunjukkan kepada korban siapa yang telah menyuruhnya.

Sesaat kemudian terjadi insiden adu mulut antara terduga pelaku dan korban. Terduga pelaku sempat mendorong dada korban dan menyebabkan yang bersangkutan pingsan.

"Seketika itu korban langsung dirangkul oleh saksi, karena sudah dalam kondisi lemas dan pingsan,” ucap Saiful.

Baca juga: Adik yang Aniaya Kakak hingga Tewas di Klaten Alami Gangguan Jiwa

Pada saat itu, korban ditidurkan di dalam kamar dengan mulut masih bergerak-gerak. Namun korban tak lagi merepons beberapa saat kemudian.

“Korban akhirnya dibawa ke Puskesmas Manyar. Saat tiba di sana (Puskesmas) diperiksa, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” kata Saiful.

Pihak keluarga yang tidak menerima, kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

"Kami lakukan tindak lanjut dengan melakukan otopsi ke korban,” tutur Saiful.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Polisi Tak Terima Alasan Sopir Fortuner Tabrak Bayi karena 'Blindspot'

Polisi Tak Terima Alasan Sopir Fortuner Tabrak Bayi karena "Blindspot"

Surabaya
Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Surabaya
Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Surabaya
Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Surabaya
Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Surabaya
Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Surabaya
Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Surabaya
Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Surabaya
Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Surabaya
Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Surabaya
KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

Surabaya
Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Surabaya
Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Surabaya
Cerita Pemilik Restoran di Surabaya Mengaku Dianiaya Saudara karena Warisan

Cerita Pemilik Restoran di Surabaya Mengaku Dianiaya Saudara karena Warisan

Surabaya
Guru ASN Daftar Bacabup ke PPP, Alasannya Prihatin Kemiskinan di Sumenep

Guru ASN Daftar Bacabup ke PPP, Alasannya Prihatin Kemiskinan di Sumenep

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com