Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pasangan Jaddin-Arismaya Daftar Pilkada Jember Jalur Independen

Kompas.com - 13/05/2024, 12:15 WIB
Bagus Supriadi,
Andi Hartik

Tim Redaksi

JEMBER, KOMPAS.com – Komisioner KPU Jember menerima satu pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Jember dari jalur perseorangan atau independen pada Minggu (12/5/2024). Paslon tersebut adalah M Jaddin Wajads dan Arismaya Parahita.

M Jaddin Wajads, akrab disapa gus Jaddin merupakan cucu dari mantan Rais Am PBNU KH Achmad Siddiq. Sedangkan Arismaya adalah pensiunan PNS Pemkab Jember.

Paslon tersebut mendaftarkan diri pada detik akhir penutupan pendaftaran, yakni pukul 23.31 WIB. Mereka datang bersama sejumlah pendukungnya ke kantor KPU Jember.

Baca juga: Kondisi Ketua Bawaslu Jember Usai Alami Kecelakaan Beruntun

Komisioner KPU Jember Divisi Teknik dan Penyelenggaraan Pemilu Achmad Susanto menjelaskan hanya ada satu pendaftar dari jalur perseorangan.

“Kami terima berkas syarat dukungannya pada pukul 23.31 WIB, hampir mendekati batas akhir pendaftaran,” kata Susanto kepada Kompas.com via telepon Senin (13/5/2025).

Baca juga: Pengakuan Ketua Bawaslu Jember Selamat dari Kecelakaan Beruntun yang Tewaskan Dua Orang

Dia menjelaskan, Paslon Gus Jaddin-Arismaya sudah menyerahkan syarat dukungan pada KPU Jember, yakni sebanyak 142.458 dukungan yang tersebar di 31 kecamatan di Kabupaten Jember.

“Prosedur lain bacalon perseorangan dia sudah meng-upload pada Silon perseorangan, di sistem kami dia sudah menyerahkan,” jelas dia.

Selanjutnya, pihak KPU Jember akan melakukan verifikasi administrasi pada 142.458 dukungan tersebut.

“Kami akan lakukan verifikasi administrsi terlebih dahulu,” ucap dia.

Sebelumnya diberitakan, KPU Jember membuka pendaftaran calon perorangan untuk Pilkada 2024 pada 5 Mei lalu. Kemudian masa penyerahan berkas dukungan pada 8-12 Mei 2024.

Syarat minimal maju sebagai paslon dari jalur perorangan harus mengantongi dukungan sebesar 6,5 persen dari jumlah daftar pemillih tetap sebanyak 1.972.216, sehingga harus memperoleh dukungan sebesar 128.195.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Unjuk Rasa Mahasiswa Tolak Eks Lokalisasi Jadi Tempat Wisata Karaoke di Situbondo Sempat Ricuh

Unjuk Rasa Mahasiswa Tolak Eks Lokalisasi Jadi Tempat Wisata Karaoke di Situbondo Sempat Ricuh

Surabaya
78 Pengawas Pemilu di Situbondo Diduga Keracunan Nasi Kotak

78 Pengawas Pemilu di Situbondo Diduga Keracunan Nasi Kotak

Surabaya
Pemuda di Kediri Curi Ponsel Mantan Pacar karena Penasaran dengan Penggantinya

Pemuda di Kediri Curi Ponsel Mantan Pacar karena Penasaran dengan Penggantinya

Surabaya
Pj Bupati Lumajang Kecewa Sejumlah Kades Bubar Sebelum Pengukuhan Perpanjangan Masa Jabatan Usai

Pj Bupati Lumajang Kecewa Sejumlah Kades Bubar Sebelum Pengukuhan Perpanjangan Masa Jabatan Usai

Surabaya
Ada Proyek Terowongan, Jalan Joyoboyo Surabaya Ditutup hingga Oktober 2024

Ada Proyek Terowongan, Jalan Joyoboyo Surabaya Ditutup hingga Oktober 2024

Surabaya
Partai Gerindra Tugaskan Wakil Wali Kota Maju dalam Pilkada Kabupaten Blitar

Partai Gerindra Tugaskan Wakil Wali Kota Maju dalam Pilkada Kabupaten Blitar

Surabaya
Nasib Miris Keluarga Direktur Pertama RS Saiful Anwar Malang, Utang Tak Dibayar dan Ditertibkan dari Rumah Dinas

Nasib Miris Keluarga Direktur Pertama RS Saiful Anwar Malang, Utang Tak Dibayar dan Ditertibkan dari Rumah Dinas

Surabaya
Nenek Khodariyah Trauma Usai Nyaris Dibunuh Pacar Cucunya karena Masalah Restu

Nenek Khodariyah Trauma Usai Nyaris Dibunuh Pacar Cucunya karena Masalah Restu

Surabaya
Istri Digoda dan Ditawar, Pria di Probolinggo Bacok Kakek hingga Tewas

Istri Digoda dan Ditawar, Pria di Probolinggo Bacok Kakek hingga Tewas

Surabaya
Pesan Kapolda Jatim Saat Peletakan Batu Pertama di Polres Sumenep

Pesan Kapolda Jatim Saat Peletakan Batu Pertama di Polres Sumenep

Surabaya
Cerita Pria Asal Ponorogo Gadaikan Sawah demi Jadi TKI, Ternyata Tertipu Rp 129 Juta

Cerita Pria Asal Ponorogo Gadaikan Sawah demi Jadi TKI, Ternyata Tertipu Rp 129 Juta

Surabaya
Polisi Tembak Kaki Dua Pencuri 12 Mobil Pikap Antarkota di Jatim

Polisi Tembak Kaki Dua Pencuri 12 Mobil Pikap Antarkota di Jatim

Surabaya
Buaya Muara Muncul di Sungai Santer Jember, Warga Resah dan Takut

Buaya Muara Muncul di Sungai Santer Jember, Warga Resah dan Takut

Surabaya
Jalur Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Kembali Dibuka

Jalur Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Kembali Dibuka

Surabaya
Jemaah Haji Asal Sampang Meninggal Dunia di Mekkah karena Sakit

Jemaah Haji Asal Sampang Meninggal Dunia di Mekkah karena Sakit

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com