Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kronologi WN China Jatuh lalu Tewas Saat Foto "Selfie" di Kawah Ijen Banyuwangi

Kompas.com - 22/04/2024, 14:21 WIB
Rizki Alfian Restiawan,
Farid Assifa

Tim Redaksi

BANYUWANGI, KOMPAS.com - HL (31), seorang wisatawan asal China, tewas karena terjatuh dari atas bibir jurang di Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (20/4/2024).

Korban merupakan warga negara asing (WNA) China yang tengah menikmati wisata ke Banyuwangi bersama dengan suaminya, ZY (32).

Berikut kronologi lengkap korban terjatuh ke jurang Kawah Ijen Banyuwangi :

Berangkat bersama rombongan

Menurut keterangan sejumlah saksi, korban HL berangkat berwisata ke TWA Kawah Ijen Banyuwangi bersama suaminya, ZY.

Baca juga: WNA China Tewas Terjatuh Saat Berfoto di Kawah Ijen, Ini Kesaksian Pemandu

Pasangan suami istri yang belum lama menikah itu berwisata ke TWA Kawah Ijen Banyuwangi bersama seorang pemandu wisata bernama Guswanto.

Mereka berangkat bersama rombongan dari Paltuding ke kawah Ijen pada Sabtu (20/4/2024) sekitar pukul 02.10 WIB.

Naik untuk melihat blue fire

Keduanya kemudian naik ke Gunung Ijen, lalu turun ke bagian jalur kawah untuk menyaksikan fenomena api biru atau blue fire di dasar kawah.

Setelah puas melihat blue fire, korban dan rombongan naik kembali ke bibir kawah untuk untuk menyaksikan matahari terbit.

Saat sampai di bibir kawah, mereka berniat untuk mengabadikan momen proses matahari terbit dari Gunung Ijen itu dengan mencari spot foto.

Bergantian foto

Setelah keduanya menemukan spot foto yang diinginkan, ZY, suami korban kemudian berfoto dengan latar belakang matahari terbit.

Awalnya sang suami melakukan sesi foto seorang diri. Namun setelah itu, istri ZY bergantian minta berpose.

Saat itu, yang memfoto korban adalah Guswanto sang pemandu dan ZY, suami korban.

"Yang foto saya dan suaminya," kata Guswanto, Senin (22/4/2024).

Baca juga: Turis Asal China Jatuh ke Jurang Kawah Ijen Saat Foto, Korban Meninggal Dunia

Proses pengambilan foto itu awalnya tidak terjadi masalah. Korban bahkan berfoto dengan jarak sekitar 2-3 meter dari bibir kawah.

Tak lama setelah itu, korban mundur untuk mendekat ke obyek kayu yang berada di belakangnya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Surabaya
Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Surabaya
Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Surabaya
Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Surabaya
Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Surabaya
Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Surabaya
Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Surabaya
Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Surabaya
Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Surabaya
KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

Surabaya
Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Surabaya
Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Surabaya
Cerita Pemilik Restoran di Surabaya Mengaku Dianiaya Saudara karena Warisan

Cerita Pemilik Restoran di Surabaya Mengaku Dianiaya Saudara karena Warisan

Surabaya
Guru ASN Daftar Bacabup ke PPP, Alasannya Prihatin Kemiskinan di Sumenep

Guru ASN Daftar Bacabup ke PPP, Alasannya Prihatin Kemiskinan di Sumenep

Surabaya
Warga di Sumenep Keluhkan Harga Bawang Merah yang Meroket, Terpaksa Kurangi Pembelian

Warga di Sumenep Keluhkan Harga Bawang Merah yang Meroket, Terpaksa Kurangi Pembelian

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com