Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

2 Penerbangan di Malang Dialihkan ke Bandara Juanda Surabaya karena Abu Semeru

Kompas.com - 27/08/2023, 21:37 WIB
Ghinan Salman,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

SURABAYA, KOMPAS.com - Sebanyak dua penerbangan di Bandara Abdulrachman Saleh, Malang, dialihkan ke Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur pada Minggu (27/8/2023).

Pengalihan tersebut dilakukan karena dampak sebaran abu vulkanik Gunung Semeru.

Baca juga: Jalur Pendakian Gunung Semeru Disebut Bakal Dibuka Lagi

Adapun penerbangan yang dialihkan adalah pesawat Citilink QG750 rute CGK-MLG yang seharusnya mendarat di Malang pukul 11.03 WIB.

Pesawat tersebut akhirnya mendarat di Surabaya pukul 11.15 WIB.

"Seluruh penumpang turun dari pesawat dan melanjutkan perjalanan ke Malang melalui jalur darat," kata Stakeholder Relation Manager Bandara Juanda Heri T Wibowo, Minggu.

Baca juga: Ada Penerbangan Feeder Umrah dari Bandara Jenderal Soedirman Purbalingga, ke Tanah Suci Bisa di Hari yang Sama

Ia mengatakan, pengalihan penerbangan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bahaya abu vulkanik bagi keselamatan penerbangan.

"Kami mengikuti arahan dari otoritas penerbangan dan koordinasi dengan bandara asal dan tujuan," kata Heri.

Heri menambahkan, selain Citilink, ada satu penerbangan lain yang dialihkan dari Malang ke Surabaya, yaitu pesawat Lion Air JT 793 rute SUB-MLG.

Pesawat tersebut mendarat di Surabaya pukul 10.45 WIB. Penumpang kembali ke Malang menggunakan jalur darat.

Seperti diketahui, Gunung Semeru berstatus Level III (Siaga). Masyarakat diminta tidak beraktivitas dalam radius satu kilometer dari kawah dan lima kilometer dari arah bukaan kawah di sektor selatan tenggara.

Masyarakat diminta mewaspadai kemungkinan munculnya awan panas guguran, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Semeru.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

2 Mahasiswa Pelaku Penembakan di Tol Surabaya Dikeluarkan dari Kampus

2 Mahasiswa Pelaku Penembakan di Tol Surabaya Dikeluarkan dari Kampus

Surabaya
Dugaan Korupsi Mobil Siaga, Sejumlah Kades di Bojonegoro Diperiksa

Dugaan Korupsi Mobil Siaga, Sejumlah Kades di Bojonegoro Diperiksa

Surabaya
Polisi Tak Terima Alasan Sopir Fortuner Tabrak Bayi karena 'Blindspot'

Polisi Tak Terima Alasan Sopir Fortuner Tabrak Bayi karena "Blindspot"

Surabaya
Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Surabaya
Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Surabaya
Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Surabaya
Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Surabaya
Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Surabaya
Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Surabaya
Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Surabaya
Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Surabaya
Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Surabaya
KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

Surabaya
Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Surabaya
Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com