Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bupati Sebut Dinkes Trenggalek Investigasi Kasus Bayi Meninggal Diduga Usai Imunisasi

Kompas.com - 30/03/2023, 06:19 WIB
Slamet Widodo,
Krisiandi

Tim Redaksi

TRENGGALEK, KOMPAS.com - Bupati Trenggalek Jawa Timur Mochamad Nur Arifin mengunjungi rumah duka Bayi MA (5 ), yang meinggal dunia diduga seusai menerima imunisasi.

Kakek bayi MA meminta, agar proses penyelidikan tetap dilanjutkan, Rabu (29/03/2023).

Sementara Nur Arifin menegaskan, Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PP-KB) menginvestigasi dugaan MA meninggal karena imunisasi.

Bayi MA adalah putra pasangan Mukono (46) dan Adelia (17) warga Desa Gembleb Kecamatan Pogalan Trenggalek.

Baca juga: Hari Ke-4 Pencarian Pemuda Trenggalek yang Loncat ke Selat Bali Belum Menuai Hasil

Kunjungan Bupati Trenggalek tersebut, sekaligus menyampaikan rasa bela sungkawanya atas kejadian yang menimpa  bayi MA.

Selain itu juga untuk menguatkan agar kelurga yang ditinggalkan diberikan ketabahan atas meninggalnya bayi MA.

"Saya belum sempat menengok ke rumah duka, untuk itu hari ini kita mengucapkan belasungkawa," ujar Nur Arifin  di rumah duka yang berada di kelurahan Surodakan Trenggalek, Rabu (29/03/2023).

Jenazah bayi MA, telah dimakamkan di pemakaman umum kelurahan Surodakan, rumah kakeknya bernama Sugeng Prayitno (47), merupakan ayah kandung dari Adelia.

Kedatangan Nur Arifin tersebut, diterima langsung oleh Sugeng serta kedua orang tua korban yakni Mukono dan Adelia.

Dijelaskan Nur Arifin, ketika kegiatan Safari Ramadan bersama Kapolres Trenggalek, sempat berbincang kasus tersebut. 

Disampaikan bahwa Serangkaian proses mulai penyelidikan sudah berjalan sejak laporan polisi diterima.

Baca juga: Kabur ke Trenggalek, Pencuri Ponsel Bermodus Gendam di Ponorogo Ditangkap

Dan akan dilanjut prosesnya hingga menemui titik terang, kecuali pelapor mencabut laporannya.

"Dan prosesnya tetap berjalan, sampai nanti ketemu dan sebagainya," ujar Nur Arifin.

Ditegaskan Nu Arifin, kini pihak Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PP-KB) Trenggalek juga melakukan investigasi secara menyeluruh terkait kasus ini.

"Makanya ada mekanisme yang memberikan jeda untuk melihat apakah ada kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI)," terang Nur Arifin.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Cak Imin: Amin Bisa Menang di Jatim, Kecuali Daerah Basis PDI-P

Cak Imin: Amin Bisa Menang di Jatim, Kecuali Daerah Basis PDI-P

Surabaya
Gagal Cari Burung, 2 Pria Bobol Sekolah dan Curi Barang Elektronik

Gagal Cari Burung, 2 Pria Bobol Sekolah dan Curi Barang Elektronik

Surabaya
Hujan Deras, Pohon Tumbang dan Timpa Pos Palang Kereta Api di Surabaya

Hujan Deras, Pohon Tumbang dan Timpa Pos Palang Kereta Api di Surabaya

Surabaya
Misteri Pembunuhan Sadis Pria di Gresik, Ada Pisau di TKP dan Motor Korban Hilang

Misteri Pembunuhan Sadis Pria di Gresik, Ada Pisau di TKP dan Motor Korban Hilang

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini 29 November 2023 : Pagi Berawan, Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini 29 November 2023 : Pagi Berawan, Siang Hujan Ringan

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 29 November 2023: Pagi Cerah Berawan dan Sore Hujan Petir

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 29 November 2023: Pagi Cerah Berawan dan Sore Hujan Petir

Surabaya
Cak Imin Berdayakan UMKM agar Perekonomian Tak Bergantung Bisnis Besar

Cak Imin Berdayakan UMKM agar Perekonomian Tak Bergantung Bisnis Besar

Surabaya
Viral, Video Pusaran Angin Puting Beliung Terjang Rumah Warga Madiun

Viral, Video Pusaran Angin Puting Beliung Terjang Rumah Warga Madiun

Surabaya
Kepala Diskoperindag Gresik Ditetapkan Tersangka Korupsi Dana Hibah UMKM

Kepala Diskoperindag Gresik Ditetapkan Tersangka Korupsi Dana Hibah UMKM

Surabaya
Hari Ketiga Pencarian Pemuda Hilang di Gunung Kelud, Petugas Fokus pada Bau Busuk

Hari Ketiga Pencarian Pemuda Hilang di Gunung Kelud, Petugas Fokus pada Bau Busuk

Surabaya
Pensiunan ASN dan Istrinya Terusir dari Rumahnya, 7 Hari Tinggal di Rumah Singgah Bangkalan

Pensiunan ASN dan Istrinya Terusir dari Rumahnya, 7 Hari Tinggal di Rumah Singgah Bangkalan

Surabaya
Bawaslu Banyuwangi Temukan 3864 APK Peserta Pemilu Diduga Melanggar Aturan

Bawaslu Banyuwangi Temukan 3864 APK Peserta Pemilu Diduga Melanggar Aturan

Surabaya
Cak Imin: Perubahan Harus Diperjuangkan, Enggak Perlu Gugup

Cak Imin: Perubahan Harus Diperjuangkan, Enggak Perlu Gugup

Surabaya
Janji-janji Cak Imin Saat Kampanye di Depan Ibu-ibu Nahdliyin Mojokerto

Janji-janji Cak Imin Saat Kampanye di Depan Ibu-ibu Nahdliyin Mojokerto

Surabaya
Cak Imin Main Sepak Bola bersama Pemain Legendaris Persebaya

Cak Imin Main Sepak Bola bersama Pemain Legendaris Persebaya

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com