Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kijang Innova Tabrak Rumah Warga di Blitar, Polisi: Kami Sedang Mengejar Pengemudi

Kompas.com - 28/02/2023, 15:55 WIB
Asip Agus Hasani,
Dheri Agriesta

Tim Redaksi

BLITAR, KOMPAS.com - Kepolisian Resor (Polres) Blitar belum mengetahui motif pengemudi Kijang Innova hitam melarikan diri usai menabrak rumah warga di Desa Jeblok, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Kasat Lantas Polres Blitar AKP Mursid Budi Hartanto mengatakan, polisi masih menyelidiki kasus kecelakaan tunggal yang terjadi pada Selasa (28/2/2023) dini hari itu.

Baca juga: Kijang Innova Bermuatan Rokok Tabrak Rumah Warga di Blitar, Sopir Kabur

"Kami sedang berusaha mengejar pengemudi. Sedang kami telusuri ke rumah sakit dan klinik-klinik jika mungkin ada orang yang datang berobat karena luka kecelakaan," kata Mursid saat ditemui wartawan, Selasa.

Mursid belum bisa memastikan alasan pengemudi yang diduga seorang laki-laki itu kabur dan meninggalkan Kijang Innova hitam di lokasi kecelakaan.

Mobil dengan nomor polisi D 1256 YTV itu rusak pada bagian depan akibat menabrak dinding rumah warga bernama Kamsiyah.

Rumah Kamsiyah pun rusak parah akibat kecelakaan itu. Teras rumah, sebagian atap, dan dinding ruang tamu, roboh.

Saat ditanya apakah ada kartu identitas yang ditemukan di lokasi kecelakaan, Mursid menyebut masih mencarinya.

"Sampai saat ini kami masih mencari identitas pengendara. Belum dapat," ujarnya.


Mursid enggan menjawab terkait kesaksian sejumlah warga yang menyebut mobil itu bermuatan rokok diduga ilegal.

"Kita mohon waktu masih kita dalami," ujarnya.

Selain mobil Kijang Innova, Mursid tidak menyebutkan apa saja barang atau petunjuk yang disita polisi.

Polisi juga belum bisa menyimpulkan penyebab kecelakaan tunggal tersebut.

"Sementara belum bisa disimpulkan. Sedang kita kumpulkan keterangan saksi-saksi yang ada di TKP," ujarnya.

Dihubungi terpisah, Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Tika Pusvita Sari mengatakan kasus tersebut masih ditangani Satlantas Polres Blitar.

"Masih ditangani Unit Laka Lantas. Belum diserahkan ke Reskrim," ujar Tika melalui pesan tertulis kepada Kompas.com.

Mobil Kijang Innova hitam yang melaju di jalan alternatif Blitar-Malang menabrak rumah warga Desa Jeblok, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, pada Selasa dini hari.

Baca juga: Kasus Ledakan di Ponggok Blitar, Polisi Periksa 14 Saksi dan Sita 12 Barang Bukti

Berdasarkan keterangan sejumlah warga di sekitar lokasi kejadian, sopir melarikan diri dan meninggalkan mobil itu di lokasi kejadian.

Warga menduga, sopir tersebut kabur karena mobil hitam itu bermuatan rokok diduga ilegal. Saat ini, mobil dan isinya berada di Mapolres Blitar.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Mengenal Unan-unan, Tradisi Warisan Lima Tahunan Suku Tengger

Mengenal Unan-unan, Tradisi Warisan Lima Tahunan Suku Tengger

Surabaya
Keluarga Pedangdut Via Vallen Buka Suara Usai Rumahnya Digeruduk

Keluarga Pedangdut Via Vallen Buka Suara Usai Rumahnya Digeruduk

Surabaya
Bebas Bersyarat, Mantan Bupati Malang Rendra Kresna Ingin Rehat Sejenak dari Dunia Politik

Bebas Bersyarat, Mantan Bupati Malang Rendra Kresna Ingin Rehat Sejenak dari Dunia Politik

Surabaya
5 Orang Pengeroyok Anggota Perguruan Silat di Banyuwangi Jadi Tersangka

5 Orang Pengeroyok Anggota Perguruan Silat di Banyuwangi Jadi Tersangka

Surabaya
Komnas PA Dampingi Korban Pencabulan Polisi di Surabaya

Komnas PA Dampingi Korban Pencabulan Polisi di Surabaya

Surabaya
Belasan Ribu Lahan Tadah Hujan di Nganjuk Bakal Dilakukan Pompanisasi

Belasan Ribu Lahan Tadah Hujan di Nganjuk Bakal Dilakukan Pompanisasi

Surabaya
Usai ke PDI-P, Bupati Jember Daftar Penjaringan Bacabup ke PKB

Usai ke PDI-P, Bupati Jember Daftar Penjaringan Bacabup ke PKB

Surabaya
Eks Lokalisasi Gunung Sampan di Situbondo Diubah Menjadi Wisata Karaoke

Eks Lokalisasi Gunung Sampan di Situbondo Diubah Menjadi Wisata Karaoke

Surabaya
Harga Gula di Kota Malang Naik Jadi Rp 17.500 Per Kilogram

Harga Gula di Kota Malang Naik Jadi Rp 17.500 Per Kilogram

Surabaya
Mobil Pribadi Terjebak di Sabana Bromo, Begini Aturannya

Mobil Pribadi Terjebak di Sabana Bromo, Begini Aturannya

Surabaya
Makan Korban WNA, Spot Foto di Kawah Ijen Banyuwangi Akhirnya Ditutup

Makan Korban WNA, Spot Foto di Kawah Ijen Banyuwangi Akhirnya Ditutup

Surabaya
Respons Kuasa Hukum Korban Kekerasan atas Bantahan Anak Anggota DPRD Surabaya

Respons Kuasa Hukum Korban Kekerasan atas Bantahan Anak Anggota DPRD Surabaya

Surabaya
Sepekan PDI-P Buka Pendaftaran Pilkada Madiun, Belum Ada yang Ambil Formulir

Sepekan PDI-P Buka Pendaftaran Pilkada Madiun, Belum Ada yang Ambil Formulir

Surabaya
Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Rabu 24 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Rabu 24 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Surabaya
Ribuan Ulat Bulu “Serang” Permukiman di Ponorogo, Warga: Gatal-gatal meski Sudah Mandi

Ribuan Ulat Bulu “Serang” Permukiman di Ponorogo, Warga: Gatal-gatal meski Sudah Mandi

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com