Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sosok Abah Yanto Dukun Pengganda Uang di Gresik, Gunakan Kursi Roda karena Stroke, Tinggal dengan Istri Muda

Kompas.com - 14/01/2023, 06:36 WIB
Rachmawati

Editor

KOMPAS.com - MY (42) yang dikenal dengan panggilan Abah Yanto, asal Gresik, Jawa Timur ditangkap atas kasus penipuan dengan modus penggandaan uang.

Ia ditangkap di tempat tinggalnya di Perum Gran Verona, Kota Gresik pada Selasa (10/1/2022).

Di rumah Abah Yanto, polisi menemukan 42 kantong berisi darah masing-masing 250 cc yang tersimpan rapi di lemari es.

Darah tersebut digunakan untuk ritual menggandakan uang hingga para korban percaya.

Baca juga: Soal Kantong Darah di Rumah Dukun Gadungan, Polisi: Pemasok Bukan Orang PMI Gresik

Sakit stroke dan tinggal dengan istri muda

Abah Yanto ternyata melakukan praktik penggandaan uang di Desa Ngabetan, Cerme, Gresik. Sementara rumah yang digerebak polisi adalah tempat tinggalnya.

Di rumah tersebut ia tinggal dengan perempuan muda, Aimatul Choiriyah (31), warga Desa Setro, Kecamatan Menganti.

Aimatul disebut sebagai istri muda Abah Yanto dan mereka sudah tinggal serumah.

Diketahui, di kamar belakang rumah Abah Yanto, dipergunakan sebagai tempat dia menerima para pasiennya. Ia juga diketahui memiliki mobil baru dan seorang sopir.

Baca juga: Pemasok Stok Darah Dukun Gadungan Pengganda Uang di Gresik Jadi Tersangka

Hal tersebut diungkapkan Ketua Paguyuban Perum Grand Verona, Edo Prasetya Saputra. Ia mengatakan sehari-hari Abah Yanto menggunakan kursi roda karena stroke.

Setiap pagi, Abah Yanto menggunakan kursi roda dan berjemur di bawah terik sinar matahari.

Menurut Edo, warga sudah resah dengan keberadaan Abah Yanto karena pasien yang datang silih berganti tak mengenal waktu. Bahkan saat malam hari hingga dini hari.

Walaupun sudah ditegur, Abah Yanto bergeming.

Ditambah lagi, Abah Yanto tidak menyetorkan data kependudukan dan tidak pernah aktif dalam kegiatan warga.

"Pak Yanto tinggal bersama istrinya dan dua orang sopir. Bahkan korbannya sempat nginap di sini. Keseharian tidak pernah ngobrol keluar, biasanya di rumah, duduk terima pasien, pasien ngobrol sampai malam," kata Edo, Jumat (13/1/2023).

Baca juga: Membongkar Aksi Tipu-tipu Dukun Pengganda Uang di Gresik, Pelaku Lakukan Ritual Pakai Darah dan Jenglot

Hal tersebut membuat warga tambah geram dan sudah berencana mengusir Yanto beserta para asistennya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Sabtu 25 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Sabtu 25 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Surabaya
Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Sabtu 25 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Sabtu 25 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Surabaya
Daftar Bacawabup Nganjuk di Hanura, Aria Tri Putra Tya: Saya Dapat Perintah Partai

Daftar Bacawabup Nganjuk di Hanura, Aria Tri Putra Tya: Saya Dapat Perintah Partai

Surabaya
Penjual Kerupuk di Pasar Probolinggo Kumpulkan Uang Rp 5.000 Per Hari untuk Pergi Haji

Penjual Kerupuk di Pasar Probolinggo Kumpulkan Uang Rp 5.000 Per Hari untuk Pergi Haji

Surabaya
11 WBP di Lapas Malang Terima Remisi Waisak, Ada WNA Thailand dan Vietnam

11 WBP di Lapas Malang Terima Remisi Waisak, Ada WNA Thailand dan Vietnam

Surabaya
Kembalikan Formulir, Aushaf Fajr Herdiansyah Resmi Daftar Bacabup Nganjuk di Partai Hanura

Kembalikan Formulir, Aushaf Fajr Herdiansyah Resmi Daftar Bacabup Nganjuk di Partai Hanura

Surabaya
Pemprov Jatim Datangi Pulau Terluar di Sumenep untuk Beri Layanan Kesehatan ke 563 Pasien

Pemprov Jatim Datangi Pulau Terluar di Sumenep untuk Beri Layanan Kesehatan ke 563 Pasien

Surabaya
Kenakan Sarung dan Berkopiah, Alumni Ponpes Denanyar Daftar Bacabup Nganjuk ke PKB

Kenakan Sarung dan Berkopiah, Alumni Ponpes Denanyar Daftar Bacabup Nganjuk ke PKB

Surabaya
Nama Fauzi Kian Santer Maju dalam Pilgub Jatim, PDI-P Sumenep Siapkan Kader Lain untuk Pilkada

Nama Fauzi Kian Santer Maju dalam Pilgub Jatim, PDI-P Sumenep Siapkan Kader Lain untuk Pilkada

Surabaya
Diduga Tabrak Pohon, Pengendara Motor Ditemukan Tewas di Selokan

Diduga Tabrak Pohon, Pengendara Motor Ditemukan Tewas di Selokan

Surabaya
Cerita Tukang Sampah di Surabaya Ditembak OTK: Saya Dipepet, Langsung Ditembak

Cerita Tukang Sampah di Surabaya Ditembak OTK: Saya Dipepet, Langsung Ditembak

Surabaya
Rumah di Sidoarjo Dibobol Maling, Perhiasan Senilai Rp 60 Juta Raib

Rumah di Sidoarjo Dibobol Maling, Perhiasan Senilai Rp 60 Juta Raib

Surabaya
Lansia di Bawean Gresik Tewas Tenggelam di Laut, Diduga Terpeleset saat Buang Sampah

Lansia di Bawean Gresik Tewas Tenggelam di Laut, Diduga Terpeleset saat Buang Sampah

Surabaya
Wisata Gunung Kelud: Daya Tarik, Jam Buka, dan Harga Tiket

Wisata Gunung Kelud: Daya Tarik, Jam Buka, dan Harga Tiket

Surabaya
Usung Slogan 'Nggugah Nganjuk', Pengusaha Muda Aushaf Fajr Herdiansyah Deklarasi Maju Pilkada 2024

Usung Slogan "Nggugah Nganjuk", Pengusaha Muda Aushaf Fajr Herdiansyah Deklarasi Maju Pilkada 2024

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com