Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Antisipasi Aksi Kriminalitas, Polres Lamongan Buka Layanan Pengaduan 24 Jam

Kompas.com - 07/12/2022, 22:06 WIB
Hamzah Arfah,
Dheri Agriesta

Tim Redaksi

LAMONGAN, KOMPAS.com - Polres Lamongan mengambil sejumlah langkah untuk mengantisipasi meningkatnya aksi kriminal dan geng di jalanan.

Polres Lamongan meluncurkan program patroli integrasi siap amankan lamongan (Pos Siaga), Selasa (6/12/2022).

Baca juga: Bayi Usia 7 Bulan di Lamongan Idap Hidrosefalus, Sudah 3 Kali Jalani Operasi

Kegiatan itu dilakukan untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat di Lamongan, khususnya jelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.

"Saya perintahkan jajaran Polres Lamongan untuk melaksanakan patroli, razia dan amankan apabila ada yang membawa senjata tajam, peredaran narkoba. Mari kita beri rasa aman kepada warga Lamongan," ujar Kapolres Lamongan AKBP Yakhob Silvana Delareskha saat peluncuran program Pos Siaga, Selasa.

Yakhob mengatakan, aksi kriminalitas seperti bentrokan antargeng yang terjadi di beberapa kota atau kabupaten di Jawa Timur, seperti Surabaya, membuat resah masyarakat.

Ia pun berharap, kehadiran Pos Siaga diharapkan membuat warga merasa aman. Personel Polres Lamongan, kata Yakhob, akan menindak tegas para pelanggar yang meresahkan masyarakat.

Pos Siaga juga diharapkan bisa memimalkan kriminalitas di Lamongan.

"Siapa pun yang mengganggu situasi kamtibmas di Kabupaten Lamongan, akan kita tindak tegas," ucap Yakhob.

Baca juga: Aksi Heroik Penjaga Rel di Lamongan Selamatkan Pengendara Motor yang Nyaris Tertabrak KA: Saya Sudah Tiup Peluit, tapi Dia Tak Menghiraukan

Selain meluncurkan Pos Siaga, Polres Lamongan juga menyiapkan layanan pengaduan 24 jam bagi warga Lamongan yang merasa terganggu dan mengetahui aksi kriminalitas.

Masyarakat bisa melapor ke nomor 081319082001, yang telah disiapkan Polres Lamongan.

“Layanan Lapor Lur WhatsApp Kapolres Lamongan, siap 24 jam untuk memberikan pelayanan kepada warga Lamongan," kata Yakhob.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jadwal dan Tarif Bus DAMRI Rute Trans-Jawa Tujuan Surabaya, Malang, dan Banyuwangi

Jadwal dan Tarif Bus DAMRI Rute Trans-Jawa Tujuan Surabaya, Malang, dan Banyuwangi

Surabaya
Warga Nganjuk Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Area Persawahan, Tubuhnya Dipenuhi Luka

Warga Nganjuk Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Area Persawahan, Tubuhnya Dipenuhi Luka

Surabaya
Ahli Waris Pemilik Tanah SDN Minta Ganti Rugi, Pemkab Probolinggo: Ajukan ke Pengadilan

Ahli Waris Pemilik Tanah SDN Minta Ganti Rugi, Pemkab Probolinggo: Ajukan ke Pengadilan

Surabaya
17 Warga di Kediri Terjangkit DBD, Dinkes: Kemungkinan Masih Terus Bertambah

17 Warga di Kediri Terjangkit DBD, Dinkes: Kemungkinan Masih Terus Bertambah

Surabaya
Beras 50 Kg Dijadikan Mahar, Irwan: Saya Ingin Pernikahan Berkesan

Beras 50 Kg Dijadikan Mahar, Irwan: Saya Ingin Pernikahan Berkesan

Surabaya
Penjelasan Polisi soal Video Viral Dugaan Perundungan dan Pemukulan Pelajar SMP di Kota Malang

Penjelasan Polisi soal Video Viral Dugaan Perundungan dan Pemukulan Pelajar SMP di Kota Malang

Surabaya
Viral, Video Aksi Dugaan Perundungan dan Pemukulan Pelajar SMP di Kota Malang, Ini Kata Kepala Sekolah

Viral, Video Aksi Dugaan Perundungan dan Pemukulan Pelajar SMP di Kota Malang, Ini Kata Kepala Sekolah

Surabaya
Polisi Limpahkan Perkara Penganiayaan Santri di Kediri ke Kejaksaan

Polisi Limpahkan Perkara Penganiayaan Santri di Kediri ke Kejaksaan

Surabaya
Remaja Perempuan di Kediri Tewas Diracun Sianida Mantan Pacarnya

Remaja Perempuan di Kediri Tewas Diracun Sianida Mantan Pacarnya

Surabaya
Ayah dan Anak Tertabrak Kereta Api di Lamongan

Ayah dan Anak Tertabrak Kereta Api di Lamongan

Surabaya
Perampokan Truk Muatan Rokok Rp 3,1 Miliar di Madiun, 3 Tersangka Ditangkap dan 6 Buron

Perampokan Truk Muatan Rokok Rp 3,1 Miliar di Madiun, 3 Tersangka Ditangkap dan 6 Buron

Surabaya
Harga Beras di Semarang Masih Tinggi, Rp 18.000 Per Kilogram

Harga Beras di Semarang Masih Tinggi, Rp 18.000 Per Kilogram

Surabaya
Polisi Periksa Pengasuh Pesantren Al Hanifiyah Kediri Terkait Tewasnya Santri

Polisi Periksa Pengasuh Pesantren Al Hanifiyah Kediri Terkait Tewasnya Santri

Surabaya
Fakta di Balik Video 'Bertukar Pasangan' yang Dibuat Samsudin di Blitar

Fakta di Balik Video "Bertukar Pasangan" yang Dibuat Samsudin di Blitar

Surabaya
Rekapitulasi Suara di Banyuwangi Ricuh, Saksi Minta Ditunda

Rekapitulasi Suara di Banyuwangi Ricuh, Saksi Minta Ditunda

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com