Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Korupsi Dana Bagi Hasil Cukai, Pejabat Diskominfo Pamekasan Divonis 4 Tahun Penjara

Kompas.com - 28/11/2022, 19:29 WIB
Taufiqurrahman,
Krisiandi

Tim Redaksi

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Rafwanadi (50) divonis empat tahun penjara setelah terbukti korupsi dana program sosialisasi Undang-Undang nomor 39 tahun 2007 tentang Cukai, Jumat (21/10/2022).

Program sosialisasi itu menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2021.

Dalam perkara tindak pidana korupsi tersebut, Rafwanadi bertindak sebagai Pejabat Pelaksana Teknis (PPTK) program sosialisasi tersebut.

Baca juga: Mantan Ketua Bawaslu Jatim Meninggal dalam Kecelakaan di Pamekasan, Ini Kronologinya

Vonis yang dijatuhkan hakim lebih rendah dari tuntutan jaksa yang menuntut Rafwanadi lima tahun penjara.

Dalam amar putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia nomor 77/Pid.sus-TPK/2022/Pn Sby, terbukti melanggar Pasal 12 Huruf I UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) Kejaksaan Negeri Pamekasan, Ardian Junaedi kepada Kompas.com mengatakan, Rafwanadi terbukti secara sah sebagai ASN atau penyelenggara negara, turut serta dalam pemborongan, pengadaan atau persewaan barang dan jasa dalam program sosialisasi UU no 39 tahun 2007 tentang Cukai.

"Rafwanadi terbukti terlibat langsung dalam pengadaan barang dan jasa dengan cara meminjam sebuah CV milik orang lain. Belanja barang yang dikendalikan Rafwanadi yakni belanja iklan dan reklame," terang Ardian Junaedi, Senin (28/11/2022).

Menurut Ardian, ada 27 item kegiatan belanja tentang sosialisasi UU no 39 tahun 2007 tentang cukai.

Item-item kegiatan itu menghabiskan dana sebesar Rp 6,2 miliar yang bersumber dari DBHCHT tahun 2021. Belanja paling besar yakni belanja iklan dan reklame sebesar Rp 4,5 miliar.

Selain belanja iklan, ada juga belanja jamu, souvenir berupa batik. Barang tersebut dibagikan kepada seluruh wartawan dan LSM yang ikut serta dalam program sosialisasi Undang-Undang tentang cukai.

Baca juga: KPU Pamekasan Usul Tambah Daerah Pemilihan, Akan Ada 6 Dapil pada Pemilu 2024

"Setelah melalui perjalanan panjang, saya bersyukur perkara korupsi DBHCHT sudah berketetapan hukum," ungkapnya.

Perkara ini mulai diselidiki Kejari Pamekasan mulai 20 Juni 2022. Kasus ini diproses setelah ada laporan dari aktivis Aliansi Rakyat Oposisi Pamekasan (Araop) tentang adanya dugaan tindak pidana korupsi penggunaan DBHCHT tahun 2021 di Diskominfo Pamekasan.

Aktivis Araop Muhammad Tosan mengaku kecewa atas vonis yang dijatuhkan kepada terdakwa yang ringan. Dalam tuntutannya, terdakwa dituntut lima tahun penjara. Sedangkan vonisnya hanya 4 tahun.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ketua DPC PSI Gubeng Surabaya Dipecat Usai Jadi Tersangka Pelecehan Seksual

Ketua DPC PSI Gubeng Surabaya Dipecat Usai Jadi Tersangka Pelecehan Seksual

Surabaya
KAI Daop 9 Jember Prediksi Puncak Arus Balik Hari ini, 11.000 Penumpang Sudah Berangkat

KAI Daop 9 Jember Prediksi Puncak Arus Balik Hari ini, 11.000 Penumpang Sudah Berangkat

Surabaya
Korselting Aki, Pemicu Kebakaran Mobil di Tol Jombang-Mojokerto KM 689

Korselting Aki, Pemicu Kebakaran Mobil di Tol Jombang-Mojokerto KM 689

Surabaya
Kasus Pembunuhan di Gunung Katu Malang, Pelaku dan Korban Sama-sama Pernah Ditahan di LP Lowokwaru

Kasus Pembunuhan di Gunung Katu Malang, Pelaku dan Korban Sama-sama Pernah Ditahan di LP Lowokwaru

Surabaya
Pembunuhan di Gunung Katu Malang, Pelaku Mengaku Dipaksa Berhubungan Intim Sejenis oleh Korban

Pembunuhan di Gunung Katu Malang, Pelaku Mengaku Dipaksa Berhubungan Intim Sejenis oleh Korban

Surabaya
Mobil Elf Angkut 16 Penumpang di Tol Pandaan Malang Terbakar, Berawal dari Percikan Api dari Kursi Sopir

Mobil Elf Angkut 16 Penumpang di Tol Pandaan Malang Terbakar, Berawal dari Percikan Api dari Kursi Sopir

Surabaya
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Surabaya
Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Surabaya
Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Surabaya
Libur Lebaran, Volume Kendaraan di Kota Batu Capai Angka 1 Juta

Libur Lebaran, Volume Kendaraan di Kota Batu Capai Angka 1 Juta

Surabaya
Perkuat Manajemen Arus Balik Lebaran, ASN Boleh WFH pada 16-17 April

Perkuat Manajemen Arus Balik Lebaran, ASN Boleh WFH pada 16-17 April

Surabaya
Ratusan Vila di Songgoriti Kota Batu Sepi Tamu Lebaran, Ketua Paguyuban Tagih Janji Pemkot

Ratusan Vila di Songgoriti Kota Batu Sepi Tamu Lebaran, Ketua Paguyuban Tagih Janji Pemkot

Surabaya
Kronologi Mobil Terbakar di Tol Jombang-Mojokerto Km 689

Kronologi Mobil Terbakar di Tol Jombang-Mojokerto Km 689

Surabaya
Remaja di Situbondo Bacok Tetangganya di Lapangan, Diduga gara-gara Asmara

Remaja di Situbondo Bacok Tetangganya di Lapangan, Diduga gara-gara Asmara

Surabaya
Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com