Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Golkar Jatim: Kalau Tanda Kerutan Wajah, Pak Airlangga Juga Punya, Bahkan Mata Menghitam Kurang Tidur

Kompas.com - 28/11/2022, 16:38 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Pernyataan Presiden Jokowi soal ciri fisik calon presiden dimaknai beragam oleh partai politik.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI yang juga Ketua DPD Partai Golkar Jatim Sarmuji menjelaskan, ciri fisik yang dimaksud Jokowi lebih dekat dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

"Kalau tanda-tanda kerutan wajah Pak Airlangga (Airlangga Hartarto) juga punya, Bahkan sampai pelupuk mata Pak Hartarto menghitam, kurang tidur karena memikirkan rakyat," katanya kepada wartawan di Surabaya, Senin (28/11/2022).

Baca juga: Usai Jokowi Sebut Ciri Pemimpin yang Pikirkan Rakyat, Ridwan Kamil Unggah Foto Rambut Putih, Ganjar Ganti Warna Jadi Hitam

Sarmuji mengatakan, publik jangan hanya terjebak dengan sosok rambut putih. Sebab, Presiden Jokowi juga menyebut sosok dengan kerutan di wajah.

Dia mengajak publik berpikir substantif soal ciri fisik calon pemimpin yang disebut Jokowi.

Menurutnya, yang dimaksud Jokowi adalah pemimpin yang memikirkan rakyat hingga timbul kerutan di wajah atau bahkan sampai rambutnya memutih.

"Artinya kita tangkap substansinya saja, menurut saya, substansi yang diinginkan Pak Jokowi coba cari pemimpin yang kira-kira mau turun ke bawah, mau merasakan denyut nadi kehidupan rakyat, yang mau serius memikirkan rakyat," jelasnya.

Baca juga: Ganjar Posting Foto Berambut Hitam Usai Jokowi Beri Kode Pemimpin Rambut Putih, Begini Tanggapan Pakar Politik

Manurut Sarmuji, banyak sekali contoh fisik orang yang mau memikirkan rakyat. Bukan hanya berambut putih, karena tidak semua orang yang rambut putih itu memikirkan rakyat.

Saat Presiden Jokowi memberikan kode fisik capres, dia menilai Jokowi sedang menawarkan banyak nama ke publik.

"Pak Jokowi hanya mengidentifikasi capres saja. Sebelumnya Pak Prabowo juga diidentifikasi. Kalau kemarin ditujukan ke Pak Ganjar, artinya Pak Ganjar sedang diidentifikasi," ucapnya.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah Warga di Situbondo Tertimpa Batu Besar Usai Hujan Deras

Rumah Warga di Situbondo Tertimpa Batu Besar Usai Hujan Deras

Surabaya
Pengendara Xpander Sebar Uang ke Jalan untuk Konten, Polisi: Kami Minta Metode Pembagian Dipikirkan Ulang

Pengendara Xpander Sebar Uang ke Jalan untuk Konten, Polisi: Kami Minta Metode Pembagian Dipikirkan Ulang

Surabaya
Lempar Puntung Rokok dan Keroyok Warga, 4 Pemuda Trenggalek Jadi Tersangka

Lempar Puntung Rokok dan Keroyok Warga, 4 Pemuda Trenggalek Jadi Tersangka

Surabaya
Kepala Sekolah di Tulungagung Meninggal Saat Menginap di Hotel dengan Guru Perempuan, Diduga Pasangan Selingkuh

Kepala Sekolah di Tulungagung Meninggal Saat Menginap di Hotel dengan Guru Perempuan, Diduga Pasangan Selingkuh

Surabaya
Sosok Pengendara Xpander yang Sebar Uang ke Jalanan di Jombang, Warga Jatuh Bangun Berebut Rp 100.000 hingga  Rp 2 Juta

Sosok Pengendara Xpander yang Sebar Uang ke Jalanan di Jombang, Warga Jatuh Bangun Berebut Rp 100.000 hingga Rp 2 Juta

Surabaya
Jari Pemuda Surabaya Terjepit di Mesin Motor, Butuh Waktu 1 Jam untuk Mengeluarkan

Jari Pemuda Surabaya Terjepit di Mesin Motor, Butuh Waktu 1 Jam untuk Mengeluarkan

Surabaya
Wali Kota Ancam Sanksi Petugas yang Lebihi Waktu Pelayanan Publik

Wali Kota Ancam Sanksi Petugas yang Lebihi Waktu Pelayanan Publik

Surabaya
Kedapatan Sekamar dengan Kepsek di Hotel, Oknum Guru SD di Tulungagung Disanksi Tak Boleh Mengajar

Kedapatan Sekamar dengan Kepsek di Hotel, Oknum Guru SD di Tulungagung Disanksi Tak Boleh Mengajar

Surabaya
Dapat Hibah Rp 4 Miliar pada 2022, KONI Banyuwangi: Tidak Disebut untuk 'Reward' Atlet

Dapat Hibah Rp 4 Miliar pada 2022, KONI Banyuwangi: Tidak Disebut untuk "Reward" Atlet

Surabaya
Aniaya Mantan Istri, Pria di Banyuwangi Terancam 5 Tahun Penjara

Aniaya Mantan Istri, Pria di Banyuwangi Terancam 5 Tahun Penjara

Surabaya
Kasus Campak Rubella di Kota Malang Meningkat, Dinkes Imbau Warga Tetap Waspada

Kasus Campak Rubella di Kota Malang Meningkat, Dinkes Imbau Warga Tetap Waspada

Surabaya
Puncak 1 Abad NU, 80 Layar LED Raksasa Disiapkan untuk Pengunjung di Luar Stadion

Puncak 1 Abad NU, 80 Layar LED Raksasa Disiapkan untuk Pengunjung di Luar Stadion

Surabaya
'Reward' Belum Dibayar, Atlet dan Pelatih Demo di Kantor KONI Banyuwangi

"Reward" Belum Dibayar, Atlet dan Pelatih Demo di Kantor KONI Banyuwangi

Surabaya
Sosok Gus A, Pengendara Xpander yang Sebar Uang di Jalanan Jombang sejak Desember 2022

Sosok Gus A, Pengendara Xpander yang Sebar Uang di Jalanan Jombang sejak Desember 2022

Surabaya
Warga Berbaris Saat Pengendara Xpander Sebar Uang di Jalan, Aminah: Kami Tahu dari YouTube

Warga Berbaris Saat Pengendara Xpander Sebar Uang di Jalan, Aminah: Kami Tahu dari YouTube

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.