Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pom Mini di Lamongan Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Kompas.com - 24/11/2022, 14:13 WIB
Hamzah Arfah,
Dheri Agriesta

Tim Redaksi

LAMONGAN, KOMPAS.com - Sebuah tempat pengisian bahan bakar atau pom mini yang berada di Desa Kranji, Kecamatan Paciran, Lamongan, Jawa Timur, terbakar pada Kamis (24/11/2022) dini hari.

Kapolsek Paciran Iptu Achmad Purnomo mengatakan, pihaknya mendapat laporan terkait kebakaran pom mini milik Ahmad Khoirul itu sekitar pukul 00.04 WIB.

Baca juga: Kronologi Bus Pariwisata Terbakar di Lamongan, Diduga Korsleting, Tidak Ada Korban Jiwa

Api yang membakar pom mini itu merembet ke rumah toko di lokasi kejadian.

"Benar (terjadi kebakaran). Diduga api berasal dari korsleting listrik mesin pompa, saat pengisian bahan bakar dari tangki ke dalam pom mini," ujar Purnomo, saat dikonfirmasi, Kamis.

Sementara Kasi Kedaruratan Pemadam Kebakaran (PMK) Lamongan Sukardi menjelaskan, api tidak hanya membakar ruko dari pom mini tersebut hingga ludes.

Api juga menyambar ruko lain milik Bahrul Ulum (31), yang digunakan sebagai konter pulsa.

"Satu orang dirawat di rumah sakit terdekat, mengalami luka akibat kesetrum. Beruntung tidak ada korban jiwa," kata Sukardi saat dikonfirmasi.

Sebanyak delapan petugas pemadam kebakaran dan dua kendaraan diterjunkan ke lokasi. Pemadaman juga dibantu personel polisi dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Baca juga: Tawarkan Barang Curian lewat Medsos, Maling Mesin Diesel di Lamongan Ditangkap

"Sempat terdengar ledakan dari pom mini, namun setelah pemadaman dan pembasahan sekitar 1,5 jam yang dilakukan, api berhasil dikendalikan," tutur Sukardi.

Untuk kerugian material yang dialami, Sukardi memprediksi mencapai Rp 70 juta. Selain menghanguskan pom mini, api juga membakar etalase dan barang dagangan milik Bahrul.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Titik Rawan Macet 38 Kabupaten Kota di Jatim 2024 Versi Polda

Titik Rawan Macet 38 Kabupaten Kota di Jatim 2024 Versi Polda

Surabaya
Pemkab Banyuwangi Sidak Pasar dan RPH Pastikan Daging Aman Dikonsumsi

Pemkab Banyuwangi Sidak Pasar dan RPH Pastikan Daging Aman Dikonsumsi

Surabaya
Jelang Mudik Lebaran 2024, PLN Malang Siagakan SPKLU untuk Kendaraan Listrik

Jelang Mudik Lebaran 2024, PLN Malang Siagakan SPKLU untuk Kendaraan Listrik

Surabaya
Dua Truk Tabrakan di Gresik dan Menyebabkan 3 Orang Terluka

Dua Truk Tabrakan di Gresik dan Menyebabkan 3 Orang Terluka

Surabaya
Harga Daging Ayam di Sumenep Rp 48.000 Per Kg, Warga Kurangi Pembelian

Harga Daging Ayam di Sumenep Rp 48.000 Per Kg, Warga Kurangi Pembelian

Surabaya
Jalur Piket Nol Tetap Buka Saat Mudik Lebaran, Diberlakukan Sistem Buka Tutup

Jalur Piket Nol Tetap Buka Saat Mudik Lebaran, Diberlakukan Sistem Buka Tutup

Surabaya
Oknum Perwira Polisi di Banyuwangi Positif Narkoba

Oknum Perwira Polisi di Banyuwangi Positif Narkoba

Surabaya
Remaja di Ponorogo Produksi Petasan untuk Diledakkan Saat Lebaran

Remaja di Ponorogo Produksi Petasan untuk Diledakkan Saat Lebaran

Surabaya
Perampok Bersenjata Api Sasar Agen BRILink di Lamongan

Perampok Bersenjata Api Sasar Agen BRILink di Lamongan

Surabaya
Truk Boks Tabrak Avanza di Madiun, 1 Penumpang Meninggal, 4 Orang Terluka

Truk Boks Tabrak Avanza di Madiun, 1 Penumpang Meninggal, 4 Orang Terluka

Surabaya
Santri ABH Penganiaya Santri Lain di Kediri Divonis 6 Tahun 6 Bulan Penjara

Santri ABH Penganiaya Santri Lain di Kediri Divonis 6 Tahun 6 Bulan Penjara

Surabaya
445 PPPK Pamekasan Joget Pakai Lagu Kampanye Prabowo, Pj Bupati Minta Maaf

445 PPPK Pamekasan Joget Pakai Lagu Kampanye Prabowo, Pj Bupati Minta Maaf

Surabaya
Pemudik Melahirkan di Dalam Bus Mila di Exit Tol Madiun

Pemudik Melahirkan di Dalam Bus Mila di Exit Tol Madiun

Surabaya
Mengenal Kue Bolu Khas Magetan, Diburu Warga Saat Ramadhan dan Masih Jadi Menu Favorit Lebaran

Mengenal Kue Bolu Khas Magetan, Diburu Warga Saat Ramadhan dan Masih Jadi Menu Favorit Lebaran

Surabaya
Dinas KBPPPA Gresik dan Dinsos Jatim Beri Pendampingan Anak-anak Korban Gempa Bawean

Dinas KBPPPA Gresik dan Dinsos Jatim Beri Pendampingan Anak-anak Korban Gempa Bawean

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com