Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

KPU Pamekasan Usul Tambah Daerah Pemilihan, Akan Ada 6 Dapil pada Pemilu 2024

Kompas.com - 24/11/2022, 13:11 WIB

PAMEKASAN, KOMPAS.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, merombak daerah pemilihan (dapil) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Akibat perombakan tersebut, jumlah dapil yang awalnya lima berubah menjadi enam.

Komisioner KPU Pamekasan Fathorrahman menjelaskan, ada tiga dapil yang mengalami perubahan, yakni Dapil Pamekasan 3, Dapil Pamekasan 4, dan Dapil Pamekasan 5.

Baca juga: Mantan Ketua Bawaslu Jatim Meninggal dalam Kecelakaan di Pamekasan, Ini Kronologinya

Fathorrahman lalu memerinci sejumlah wilayah dapil baru tersebut, di antaranya Dapil Pamekasan 3 yang terdiri dari Kecamatan Larang dan Pengantenan, serta Dapil Pamekasan 4 yang terdiri dari Kecamatan Batumarmar dan Pasean.

Lalu, Dapil Pamekasan 5 yang terdiri dari Kecamatan Pakong, Kecamatan Waru, dan Kecamatan Kadur. Terakhir, serta Dapil Pamekasan 6 yang meliputi Kecamatan Pademawu dan Galis.

“Di Pemilu 2019 lalu ada lima dapil. Pemilu 2024 mendatang kami usulkan menjadi enam dapil dengan perubahan dapil di tiga dapil,” kata Fahorrahman, Rabu (23/11/2022).

Mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ini menambahkan, perombakan dapil ini tidak berpengaruh kepada jumlah keseluruhan kursi di DPRD Pamekasan sebanyak 45 kursi.

Menurut Fathor, perombakan dapil tersebut untuk memberikan rasa keadilan kepada masyarakat agar bisa memilih calon masing-masing di DPRD Pamekasan.

Misalnya Dapil Pamekasan 3 yang awalnya 10 kursi dengan komposisi Kecamatan Waru, Kecamatan Pasean, dan Batumarmar, maka pada format baru menjadi tujuh kursi dengan komposisi Kecamatan Batumarmar dan Pasean.

"Kami melihat ada disparitas di salah satu dapil sehingga kami melakukan perombakan. Selain itu, perubahan data kependudukan di masing-masing terus dinamis," imbuh Fathor.

Perombakan ini, menurut Fathor, belum final dan sifatnya masih usulan ke KPU RI.

Baca juga: Ratusan Warga Adang Mobil Sat Binmas Polres Pamekasan akibat Salah Paham

 

Sebelum ditetapkan, masyarakat boleh menyampaikan masukan dan tanggapan masukan bisa disampaikan langsung ke KPU Pamekasan dengan menyertakan identitas resmi.

"Masukan bisa disampaikan 23 Oktober 2022 sampai tanggal 6 Desember 2022. Semua masukan akan dibahas dalam rapat Pleno KPU Kabupaten Pamekasan," jelasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Misteri Kematian Wanita yang Tewas di Bawah Tempat Tidur, Leher Terluka karena Benda Tajam dan Kedua Mata Memar

Misteri Kematian Wanita yang Tewas di Bawah Tempat Tidur, Leher Terluka karena Benda Tajam dan Kedua Mata Memar

Surabaya
Mengenal Durian Kentang dari Magetan, Durian Kecil yang Dibiarkan Jatuh dari Pohon

Mengenal Durian Kentang dari Magetan, Durian Kecil yang Dibiarkan Jatuh dari Pohon

Surabaya
Sidang Tragedi Kanjuruhan, Panpel Arema FC dan 'Security Officer' Dituntut 6 Tahun 8 Bulan Penjara

Sidang Tragedi Kanjuruhan, Panpel Arema FC dan "Security Officer" Dituntut 6 Tahun 8 Bulan Penjara

Surabaya
Tak Menyangka Sang Ayah Tambal Jalan Demi Dirinya, Iis: Saya Terharu, Selama Ini Bapak Orangnya Cuek

Tak Menyangka Sang Ayah Tambal Jalan Demi Dirinya, Iis: Saya Terharu, Selama Ini Bapak Orangnya Cuek

Surabaya
Respons Pemkab Lamongan Usai Viral Aksi Tukang Becak Tambal Jalan Berlubang Demi Keselamatan Putrinya

Respons Pemkab Lamongan Usai Viral Aksi Tukang Becak Tambal Jalan Berlubang Demi Keselamatan Putrinya

Surabaya
Kasus Ayah Tembak Anak Tiri di Malang, Pelaku Datangi Paranormal karena Duga Korban Kebal Senjata Tajam

Kasus Ayah Tembak Anak Tiri di Malang, Pelaku Datangi Paranormal karena Duga Korban Kebal Senjata Tajam

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini 4 Februari 2023 : Pagi Hujan Ringan, Malam Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini 4 Februari 2023 : Pagi Hujan Ringan, Malam Cerah Berawan

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 4 Februari 2023: Pagi Cerah Berawan dan Sore Hujan Petir

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 4 Februari 2023: Pagi Cerah Berawan dan Sore Hujan Petir

Surabaya
Pemprov Jatim Izinkan ASN dan Pegawai Swasta WFH Selama Resepsi Harlah 1 Abad NU

Pemprov Jatim Izinkan ASN dan Pegawai Swasta WFH Selama Resepsi Harlah 1 Abad NU

Surabaya
Putri Tukang Becak Menangis Usai Tahu Sang Ayah Tambal Jalan Berlubang demi Dirinya

Putri Tukang Becak Menangis Usai Tahu Sang Ayah Tambal Jalan Berlubang demi Dirinya

Surabaya
Pantai Sowan di Tuban: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Pantai Sowan di Tuban: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Surabaya
Perempuan Ditemukan Tewas dengan Luka di Leher, Polisi: Tak Ada Barang Korban yang Hilang

Perempuan Ditemukan Tewas dengan Luka di Leher, Polisi: Tak Ada Barang Korban yang Hilang

Surabaya
Belum Penuhi Syarat, Jaksa Kembalikan Berkas Perkara 'Kebaya Merah' ke Polisi

Belum Penuhi Syarat, Jaksa Kembalikan Berkas Perkara "Kebaya Merah" ke Polisi

Surabaya
Truk Bermuatan Kayu Diduga Ilegal di Trenggalek Dikawal Mobil Pajero, Polisi Selidiki

Truk Bermuatan Kayu Diduga Ilegal di Trenggalek Dikawal Mobil Pajero, Polisi Selidiki

Surabaya
Pembangunan Jembatan Gladak Perak Masuk Tahap Akhir, Pekerja Terkendala Cuaca

Pembangunan Jembatan Gladak Perak Masuk Tahap Akhir, Pekerja Terkendala Cuaca

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.