Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terbukti Mengadang Polisi, 5 Simpatisan Anak Kiai Jombang Divonis 5 Bulan Penjara

Kompas.com - 15/11/2022, 20:53 WIB
Moh. Syafií,
Dheri Agriesta

Tim Redaksi

JOMBANG, KOMPAS.com - Sebanyak lima simpatisan Moch Subchi Azal Tsani (MSAT), anak kiai pengasuh Pondok Pesantren Shiddiqiyyah, Ploso, Jombang, Jawa Timur, divonis hukuman lima bulan penjara.

Kelimanya dinyatakan bersalah karena berusaha mengadang polisi saat menangkap Subchi yang berstatus tersangka kasus dugaan pencabulan pada awal September 2022.

Baca juga: Balita 2 Tahun di Jombang Tewas Tercebur ke Sungai Saat Sang Ibu Ambil Makanan di Dapur

Vonis lima bulan penjara itu dibacakan majelis hakim dalam sidang di Pengadilan Negeri Jombang, Selasa (15/11/2022).

Pimpinan sidang, Bambang Setyawan menyatakan, para terdakwa terbukti bersalah karena berusaha mengadang upaya polisi yang sedang menjalankan tugas menjemput paksa tersangka kasus pencabulan.

Atas perbuatannya, kelima anak buah Subchi atau Bechi tersebut dihukum penjara selama lima bulan.

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara masing-masing selama 5 bulan," kata Bambang dalam sidang di Pengadilan Negeri Jombang.

Dalam putusannya, hakim juga menetapkan pengurangan masa hukuman selama terdakwa menjalani masa penahanan, sejak kelimanya ditangkap polisi.

"Menetapkan masa penangkapan dan masa penahanan yang sudah dijalani para terdakwa, dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan," ujar Bambang.


Adapun kelima anak buah Subchi yang dihukum lima bulan penjara tersebut adalah Dedy Purnama, Windu Haribadi Ahmad, M Aris Kurniawan, serta Subagyo Admojo, dan Muhammad Nur Aziz.

Sidang untuk kelima simpatisan anak kiai Jombang tersebut berlangsung dalam dua tahap.

Pada sidang pertama, majelis hakim menghadirkan Windu Haribadi Ahmad, M Aris Kurniawan, Subagyo Admojo, dan Muhammad Nur Aziz.

Setelah membacakan vonis kepada empat terdakwa, hakim menutup sidang. Tak berselang lama, hakim kembali menggelar sidang dengan terdakwa Dedy Purnama.

Baca juga: Anak Kiai Jombang Terdakwa Pencabulan Tantang Pelapor untuk Lakukan Sumpah Mubahalah

Sama dengan terdakwa sebelumnya, majelis hakim menetapkan Dedy Purnama bersalah dan menjatuhkan hukuman lima bulan penjara.

Subchi atau Bechi yang kala itu menyandang status tersangka pencabulan terhadap santriwati, disebut tidak kooperatif sehingga aparat gabungan dari Polda Jatim dan Polres Jombang, melakukan upaya jemput paksa.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Puncak Arus Balik, 18.461 Pemudik Naik Kereta Api Tiba di Surabaya

Puncak Arus Balik, 18.461 Pemudik Naik Kereta Api Tiba di Surabaya

Surabaya
Kesan Reiner, Pria Asal Jerman Saat Pertama Kali Makan Ketupat

Kesan Reiner, Pria Asal Jerman Saat Pertama Kali Makan Ketupat

Surabaya
Rumah Produksi Roti di Gresik Terbakar, 10 Orang Terluka

Rumah Produksi Roti di Gresik Terbakar, 10 Orang Terluka

Surabaya
Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Senin 15 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Senin 15 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Surabaya
Ketua DPC PSI Gubeng Surabaya Dipecat Usai Jadi Tersangka Pelecehan Seksual

Ketua DPC PSI Gubeng Surabaya Dipecat Usai Jadi Tersangka Pelecehan Seksual

Surabaya
KAI Daop 9 Jember Prediksi Puncak Arus Balik Hari ini, 11.000 Penumpang Sudah Berangkat

KAI Daop 9 Jember Prediksi Puncak Arus Balik Hari ini, 11.000 Penumpang Sudah Berangkat

Surabaya
Korselting Aki, Pemicu Kebakaran Mobil di Tol Jombang-Mojokerto KM 689

Korselting Aki, Pemicu Kebakaran Mobil di Tol Jombang-Mojokerto KM 689

Surabaya
Kasus Pembunuhan di Gunung Katu Malang, Pelaku dan Korban Sama-sama Pernah Ditahan di LP Lowokwaru

Kasus Pembunuhan di Gunung Katu Malang, Pelaku dan Korban Sama-sama Pernah Ditahan di LP Lowokwaru

Surabaya
Pembunuhan di Gunung Katu Malang, Pelaku Mengaku Dipaksa Berhubungan Intim Sejenis oleh Korban

Pembunuhan di Gunung Katu Malang, Pelaku Mengaku Dipaksa Berhubungan Intim Sejenis oleh Korban

Surabaya
Mobil Elf Angkut 16 Penumpang di Tol Pandaan Malang Terbakar, Berawal dari Percikan Api dari Kursi Sopir

Mobil Elf Angkut 16 Penumpang di Tol Pandaan Malang Terbakar, Berawal dari Percikan Api dari Kursi Sopir

Surabaya
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Surabaya
Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Surabaya
Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Surabaya
Libur Lebaran, Volume Kendaraan di Kota Batu Capai Angka 1 Juta

Libur Lebaran, Volume Kendaraan di Kota Batu Capai Angka 1 Juta

Surabaya
Perkuat Manajemen Arus Balik Lebaran, ASN Boleh WFH pada 16-17 April

Perkuat Manajemen Arus Balik Lebaran, ASN Boleh WFH pada 16-17 April

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com