Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polisi Blora Tangkap Pelaku Utama Pengeroyokan yang Tewaskan Warga Bojonegoro

Kompas.com - 04/11/2022, 07:56 WIB
Aria Rusta Yuli Pradana,
Ardi Priyatno Utomo

Tim Redaksi

BLORA, KOMPAS.com - Kepolisian Resor (Polres) Blora, Polda Jateng mampu menangkap pelaku utama pengeroyokan yang menewaskan warga Bojonegoro, Jawa Timur.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Blora, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Supriyono mengatakan pelaku berinisial N ditangkap di wilayah Cepu, Kabupaten Blora, pada Rabu (2/11/2022) lalu.

"Sudah kita amankan tapi masih dalam pemeriksaan," ucap Supriyono saat dihubungi wartawan, Kamis (3/11/2022).

Baca juga: Diduga Jadi Korban Pengeroyokan di Blora, Pemuda Asal Bojonegoro Tewas

Supriyono mengatakan pelaku penusukan sudah berusia dewasa dan sempat kabur ke luar kota setelah melakukan tindakan tersebut.

"Sempat kabur ke luar kota juga kemudian tim Resmob dan Polda Jateng melakukan pengejaran ke sana, tapi ternyata diamankan di Cepu," kata dia.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, dari 19 anak yang telah diamankan, kemudian dikerucutkan lagi menjadi beberapa anak yang diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

"Anak-anak itu ada 7 orang, dewasa satu orang, meskipun awalnya yang diamankan banyak, tetapi kita kelompokkan perannya masing-masing, kalau yang tidak melakukan kan tidak kita masukkan sebagai tersangka," terang dia.

Saat ini, mereka telah digiring ke Mapolres Blora untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Selain mengamankan terduga pelaku, aparat kepolisian juga telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa sejumlah senjata tajam yang digunakan untuk menganiaya korban, hingga pakaian dan celana yang ada bercak darah.

Sebelumnya diberitakan, seorang pemuda asal Bojonegoro, Jawa Timur berinisial R (24) tewas usai dikeroyok sekelompok pemuda lainnya.

Warga Bojonegoro tersebut tewas usai mengalami luka bacok di sekujur tubuhnya.

Peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi di lingkungan Mentul, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora pada Senin (31/10/2022) malam.

Motif pengeroyokan berujung tewasnya korban ditengarai masalah perempuan.

Baca juga: Polisi di Palopo Dikeroyok Saat Hendak Bubarkan Pelajar Kumpul-kumpul, 5 Orang Diamankan

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kronologi Ibu Muda di Gresik Mengaku Dirampok, padahal Terjerat Investasi Bodong

Kronologi Ibu Muda di Gresik Mengaku Dirampok, padahal Terjerat Investasi Bodong

Surabaya
Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Selasa 23 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Selasa 23 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Surabaya
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini Selasa 23 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini Selasa 23 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Surabaya
Adrian Kaget Motor NMax-nya yang Dicuri pada 2018 Kembali 6 Tahun Kemudian

Adrian Kaget Motor NMax-nya yang Dicuri pada 2018 Kembali 6 Tahun Kemudian

Surabaya
Buntut Ambulans Dipakai untuk Halal Bihalal dan Terguling di Tulungagung, Dinkes Periksa Pegawai

Buntut Ambulans Dipakai untuk Halal Bihalal dan Terguling di Tulungagung, Dinkes Periksa Pegawai

Surabaya
Hendak Mendahului Kendaraan Lain, Truk di Magetan Terjun ke Sungai Sedalam 10 Meter

Hendak Mendahului Kendaraan Lain, Truk di Magetan Terjun ke Sungai Sedalam 10 Meter

Surabaya
Kondisi Bayi Usia 6 Hari Usai Dibanting dan Ditampar Ayah Kandung

Kondisi Bayi Usia 6 Hari Usai Dibanting dan Ditampar Ayah Kandung

Surabaya
Kuasa Hukum Anak Anggota DPRD Surabaya Bantah Ada Penganiayaan di Rumah Aspirasi

Kuasa Hukum Anak Anggota DPRD Surabaya Bantah Ada Penganiayaan di Rumah Aspirasi

Surabaya
Respon Keputusan MK, Pj Gubernur Jatim Imbau Seluruh Warga Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

Respon Keputusan MK, Pj Gubernur Jatim Imbau Seluruh Warga Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

Surabaya
Tunangkan Anak Berusia 7 Tahun, Ayah di Sampang Dimarahi Kerabatnya

Tunangkan Anak Berusia 7 Tahun, Ayah di Sampang Dimarahi Kerabatnya

Surabaya
Rasakan Getaran 2 Kali, Warga Trenggalek Ikut Panik saat Gempa Bumi Magnitudo 5,1 Pacitan

Rasakan Getaran 2 Kali, Warga Trenggalek Ikut Panik saat Gempa Bumi Magnitudo 5,1 Pacitan

Surabaya
Wisata Pendakian Gunung Argopuro Akan Dibuka pada 1 Mei

Wisata Pendakian Gunung Argopuro Akan Dibuka pada 1 Mei

Surabaya
Gempa M 5,1 Guncang Pacitan, Tak Berisiko Tsunami

Gempa M 5,1 Guncang Pacitan, Tak Berisiko Tsunami

Surabaya
Berharap Rekomendasi Partai, Bupati Jember Daftar Cabup-Bacawabup ke PDI Perjuangan

Berharap Rekomendasi Partai, Bupati Jember Daftar Cabup-Bacawabup ke PDI Perjuangan

Surabaya
Lima Petani di Sampang Tersambar Petir, Satu Orang Tewas

Lima Petani di Sampang Tersambar Petir, Satu Orang Tewas

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com