KOMPAS.com - Kakak beradik di Kabupaten Blitar, Jawa Timur tewas di dalam mobil pikap usai tertimpa pohon besar yang tumbang di tepi jalan.
Kedua korban yakni Agus Mansur (30) dan Ifa Nadifatul Chuluq (26) mengalami luka parah di bagian kepala akibat terkena benturan.
Saat itu keduanya sedang mengendarai mobil pikap Dhaihatzu Grand Max nopol AG 9032 KK di jalan Blitar-Malang pada Jumat (21/10/2022) sekitar pukul 16.30 WIB.
Baca juga: Pohon Tumbang Timpa Pikap yang Sedang Melaju di Blitar, Kakak Adik Tewas
Berdasarkan keterangan warga di lokasi kejadian, mobil pikap yang dikemudikan Agus melintas di jalan Kelurahan Bajang, Kecamatan Talun.
Diketahui, warga Desa Tegalrejo, Kecamatan Selopuro itu baru pulang setelah melayani servis peralatan elektronik di Kota Blitar.
Saat itu kondisi cuaca hujan deras disertai angin kencang.
Agus ditemani adiknya, Ifa kemudian melintas di lokasi kejadian yakni 20 meter sebelum rumah sakit An Nisa.
Namun, tak disangka sebatang pohon mahoni di sebelah kanan atau Selatan jalan raya mendadak miring.
Lalu, pohon berukuran diameter lebih dari 70 sentimeter itu jatuh menimpa kabin mobil pikap hinga ringsek.
Suara klakson pun sempat terdengar berkepanjangan saat mobil pikap tertimpa pohon.
Saat kejadian, diduga pohon itu mengenai kepala kedua korban hingga menyebabkan mereka tewas.
Kasatlantas Polres Blitar, AKP Kadek Adiya Yasaputra mengatakan, kedua korban terjepit beberapa lama sebelum dievakuasi warga sekitar.
"Namun, kemudian meninggal akibat mengalami trauma berat," kata dia dikutip dari Surya.co.id.
Baca juga: Teka-teki Kasus Penusukan Bocah SD oleh Pria Tak Dikenal di Cimahi Masih Jadi Tanda Tanya
Pohon besar itu tumbang dengan posisi melintang ke arah jalan diduga karena sudah tua dan tidak kuat menahan derasnya hujan.
Warga dan petugas sempat kesulitan memotong pohon yang masuk ke atap kabin dalam kondisi hujan deras.
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.