Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Majelis Hakim Kabulkan Permohonan Kuasa Hukum, Sidang Pencabulan Santriwati Jombang Akan Digelar "Offline"

Kompas.com - 08/08/2022, 18:19 WIB
Achmad Faizal,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

SURABAYA, KOMPAS.com - Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya mengabulkan permintaan tim kuasa hukum terdakwa kasus pencabulan, Moch Subchi Azal Tsani, agar dihadirkan saat proses persidangan.

Subchi ialah anak seorang kiai di Jombang, Jawa Timur yang terseret kasus pencabulan terhadap santriwati.

Atas keputusan majelis hakim, Moch Subchi Azal Tsani akan hadir pada sidang lanjutan pekan depan di Pengadilan Negeri Surabaya.

Baca juga: Lagi, 1 Simpatisan Anak Kiai Jombang Ditetapkan Tersangka, Pelaku Lempari Polisi dengan Batu dan Pasir

Keputusan tersebut disampaikan oleh Ketua Majelis Hakim Sutrisno dalam sidang lanjutan perkara asusila dengan terdakwa Moch Subchi Azal Tsani di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (8/8/2022).

"Mulai pekan depan, sidang akan digelar offline dan terbuka. Tapi dengan syarat sidang berlangsung lancar dan tertib dengan pengamanan ketat," kata Sutrisno.

Baca juga: PN Surabaya Izinkan Pasangan Beda Agama Menikah, Ini Pertimbangannya

Menurutnya, sidang offline akan ditinjau kembali apabila timbul gangguan apalagi sampai berpotensi menyebarkan Covid-19.

Dalam sidang lanjutan tersebut, majelis hakim juga membacakan putusan sela yang menjelaskan bahwa sidang akan dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi-saksi.

Baca juga: Anak Kiai di Jombang Terdakwa Kasus Pencabulan Santri Tunjuk Gede Pasek Jadi Kuasa Hukum

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Sengketa Tanah Pemkab Lumajang dan Warga, BPN Menduga Sertifikat Pemkab Palsu

Sengketa Tanah Pemkab Lumajang dan Warga, BPN Menduga Sertifikat Pemkab Palsu

Surabaya
Bupati Trenggalek soal Rakernas V PDI Perjuangan: Siap Jalin Komunikasi dengan Semua Pihak

Bupati Trenggalek soal Rakernas V PDI Perjuangan: Siap Jalin Komunikasi dengan Semua Pihak

Surabaya
Kisah Aswari, Penyandang Disabilitas Asal Sumenep yang Dilantik Jadi Anggota PPS di Pilkada 2024

Kisah Aswari, Penyandang Disabilitas Asal Sumenep yang Dilantik Jadi Anggota PPS di Pilkada 2024

Surabaya
Kronologi Mahasiswi Tewas Saat Kejar Jambret di Surabaya, Tas Terjatuh Tidak Diambil Pelaku

Kronologi Mahasiswi Tewas Saat Kejar Jambret di Surabaya, Tas Terjatuh Tidak Diambil Pelaku

Surabaya
Pungli Oknum Pegawai Honorer Dispendukcapil Malang, Pasang Tarif Pengurusan KTP Rp 150.000

Pungli Oknum Pegawai Honorer Dispendukcapil Malang, Pasang Tarif Pengurusan KTP Rp 150.000

Surabaya
Balita 2 Tahun di Sidoarjo Tewas Terlindas Fortuner Tetangga

Balita 2 Tahun di Sidoarjo Tewas Terlindas Fortuner Tetangga

Surabaya
Sang Suami Tewas di Tangan Begal di Probolinggo, Pujiani: Dia Sempat Berduel dengan Pelaku

Sang Suami Tewas di Tangan Begal di Probolinggo, Pujiani: Dia Sempat Berduel dengan Pelaku

Surabaya
Fakta Video Viral 7 Remaja Diduga Cekoki Bocah TK Pakai Miras di Tulungagung

Fakta Video Viral 7 Remaja Diduga Cekoki Bocah TK Pakai Miras di Tulungagung

Surabaya
Baru Tahu Hamil 6 Minggu, Jemaah Haji Asal Bondowoso Batal Berangkat

Baru Tahu Hamil 6 Minggu, Jemaah Haji Asal Bondowoso Batal Berangkat

Surabaya
Melacak Jejak Penembak Misterius di Tol Waru Sidoarjo

Melacak Jejak Penembak Misterius di Tol Waru Sidoarjo

Surabaya
Sempat Koma, Siswa MTs di Situbondo Meninggal Usai Dikeroyok 9 Anak Sebaya

Sempat Koma, Siswa MTs di Situbondo Meninggal Usai Dikeroyok 9 Anak Sebaya

Surabaya
Bocah TK Diduga Dicekoki Miras oleh Sekelompok Remaja di Tulungagung

Bocah TK Diduga Dicekoki Miras oleh Sekelompok Remaja di Tulungagung

Surabaya
Safari Politik Aushaf Fajr Herdiansyah, Daftar Bacabup Nganjuk di Hanura dan PKB hingga Silaturahmi ke Golkar

Safari Politik Aushaf Fajr Herdiansyah, Daftar Bacabup Nganjuk di Hanura dan PKB hingga Silaturahmi ke Golkar

Surabaya
Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Senin 27 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Senin 27 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Surabaya
74 Remaja dan Anak di Bawah Umur di Surabaya Ditangkap Saat Pesta Miras

74 Remaja dan Anak di Bawah Umur di Surabaya Ditangkap Saat Pesta Miras

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com