Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sosok Pengemis Kaya di Probolinggo, Hampir Tiap Hari Makan Sate, Aksinya Sawer Biduan Dangdut Viral

Kompas.com - 05/08/2022, 15:00 WIB

KOMPAS.com - Sosok pengemis kaya di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, menjadi sorotan usai aksinya yang menyawer penyanyi dangdut terekam video dan kemudian viral.

Pejabat Fungsional Ahli Muda Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Probolinggo Budi Utomo mengatakan, pengemis dan pengamen berinisial Al (58) itu kerap terlihat di lampu merah Kraksaan.

Setiap hari, Al meraup Rp 400.000 hingga Rp 500.000. Namun, Budi mengaku tak bisa memastikan penghasilan AI. Pasalnya, saat ditanya petugas, jawaban Al selalu berbeda.

"Penghasilannya Rp 400.000 sampai Rp 500.000. Tapi yang jelas, hampir tiap hari pengamen itu terlihat makan sate di salah satu tempat makan di wilayah Kraksaan. Ia juga kerap buang air kecil sembarangan di taman kota dan tempat lainnya,” ujarnya, Rabu (3/8/2022).

Baca juga: Viral, Video Kakek di Probolinggo Pakai Uang Hasil Mengemis untuk Sawer Biduan Dangdut, Satpol PP Turun Tangan

Sawer penyanyi dangdut dan pinjamkan uang Rp 60 juta ke tetangga

Sosok Al menjadi perbincangan usai videonya menyawer biduan dangdut viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 15 detik itu, mulanya menampilkan kegiatan keseharian Al.

Berikutnya, tampak adegan Al berjoget di atas panggung sambil menyawer biduan dangdut di sebuah panggung.

Saat berjoget sambil menyawer, Al memakai kopiah, tas kecil, dan rebana yang selalu dibawanya untuk mengamen maupun mengemis.

Budi menuturkan, Al memiliki banyak uang yang didapat dari mengemis. Ia total meminjamkan uang Rp 60 juta kepada tetangganya. Jumlah uang itu diketahui berdasarkan catatan yang ditulis Al.

Uang yang dipinjamkan ke tetangganya itu juga beredar di media sosial.

Baca juga: Selain Sawer Biduan, Pengemis di Probolinggo Juga Pinjamkan Uang Rp 60 Juta kepada Tetangga

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Asal Magetan Ajak Anaknya yang Masih di Bawah Umur Curi Motor, Sudah Beraksi 9 Kali

Pria Asal Magetan Ajak Anaknya yang Masih di Bawah Umur Curi Motor, Sudah Beraksi 9 Kali

Surabaya
Maling Sepeda Motor di 23 TKP di Banyuwangi Ditangkap, 11 Kali Masuk Penjara

Maling Sepeda Motor di 23 TKP di Banyuwangi Ditangkap, 11 Kali Masuk Penjara

Surabaya
Curhat Penjual Burung Usai Rekening Diblokir Atas Permintaan KPK: Bulan Depan Istri Saya Melahirkan...

Curhat Penjual Burung Usai Rekening Diblokir Atas Permintaan KPK: Bulan Depan Istri Saya Melahirkan...

Surabaya
Venna Melinda Tolak Mediasi, Kuasa Hukum Ferry Irawan: Enggak Masalah...

Venna Melinda Tolak Mediasi, Kuasa Hukum Ferry Irawan: Enggak Masalah...

Surabaya
Bukit Banyon: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Bukit Banyon: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Surabaya
Bus Berpenumpang 60 Orang di Kediri Terguling, Seluruh Penumpang Selamat

Bus Berpenumpang 60 Orang di Kediri Terguling, Seluruh Penumpang Selamat

Surabaya
Didoakan Jadi Cagub di Acara HUT PDI-P Jatim, Eri Cahyadi: Enggak Pilgub-Pilguban

Didoakan Jadi Cagub di Acara HUT PDI-P Jatim, Eri Cahyadi: Enggak Pilgub-Pilguban

Surabaya
20 Keluarga dan Korban Tragedi Kanjuruhan Ajukan Restitusi Lewat LPSK

20 Keluarga dan Korban Tragedi Kanjuruhan Ajukan Restitusi Lewat LPSK

Surabaya
'Saya Hanya Penjual Burung, Saldo di Rekening Rp 2,5 Juta, Kok Bisa Diblokir KPK'

"Saya Hanya Penjual Burung, Saldo di Rekening Rp 2,5 Juta, Kok Bisa Diblokir KPK"

Surabaya
Tingkatkan Cakupan Imunisasi MR, Dinkes Surabaya: Sudah 46 Anak Terjangkit Campak

Tingkatkan Cakupan Imunisasi MR, Dinkes Surabaya: Sudah 46 Anak Terjangkit Campak

Surabaya
Penjual Burung di Pamekasan Kaget Rekeningnya Diblokir Atas Perintah KPK, Ilham: Saya Bukan Pejabat

Penjual Burung di Pamekasan Kaget Rekeningnya Diblokir Atas Perintah KPK, Ilham: Saya Bukan Pejabat

Surabaya
Penyakit Campak di 8 Daerah di Jatim Meningkat, Khofifah: Kami Minta Warga Waspada

Penyakit Campak di 8 Daerah di Jatim Meningkat, Khofifah: Kami Minta Warga Waspada

Surabaya
Dugaan Korupsi Pengadaan Kapal Rp 8 Miliar, 2 Mantan Pejabat BUMD Sumenep Resmi Ditahan

Dugaan Korupsi Pengadaan Kapal Rp 8 Miliar, 2 Mantan Pejabat BUMD Sumenep Resmi Ditahan

Surabaya
Dalami Kasus KDRT, Polda Jatim Periksa ART Ferry Irawan dan Venna Melinda

Dalami Kasus KDRT, Polda Jatim Periksa ART Ferry Irawan dan Venna Melinda

Surabaya
Goa Lawa di Trenggalek: Daya Tarik, Cerita Rakyat, dan Rute

Goa Lawa di Trenggalek: Daya Tarik, Cerita Rakyat, dan Rute

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.