Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ratusan Nakes RSUD Kota Madiun Mulai Divaksinasi Booster Kedua

Kompas.com - 04/08/2022, 21:50 WIB

MADIUN, KOMPAS.com – Ratusan tenaga kesehatan di Kota Madiun, Jawa Timur, mulai mendapatkan vaksin booster kedua, Kamis (4/8/2022). Untuk tahap awal, sebanyak 228 tenaga kesehatan yang bekerja di RSUD Kota Madiun yang mendapatkan vaksin booster kedua.

Kepala Seksi Pelayanan Medis RSUD Kota Madiun, dr Hanna Listiana menyatakan, saat ini pihaknya mendapatkan delapan vial vaksin booster kedua.

"Kami mendapatkan jatah delapan vial dari Dinas Kesehatan. Jatah itu bisa digunakan untuk 228 sasaran," kata Hanna.

Baca juga: Tangannya Dicakar hingga Berdarah, Seorang Kakek di Madiun Laporkan Tetangganya ke Polisi

Menurut Hanna, 228 sasaran yang divaksin sudah menyasar 30 persen dari jumlah karyawam di RSUD Kota Madiun. Sebab, saat ini jumlah nakes dan karyawan RSUD Kota Madiun mencapai sekitar 600 orang.

Bagi nakes dan karyawan yang belum disuntik vaksin akan dilakukan vaksinasi secara bertahap.

Baca juga: Ribuan Nakes di Kediri Menunggu Vaksin Booster Kedua

Untuk jenis vaksin yang disuntikkan, Hanna menyebut nakes mendapatkan jenis vaksin Moderna.

Jumlah vaksin yang disuntikkan untuk booster kedua sebanyak setengah dosis. Hal itu sesuai ketentuan dan juknis dari Kementerian Kesehatan.

"Ada aturannya. Kebetulan booster pertama kemarin nakes mendapatkan Moderna. Jadi untuk yang kedua ini vaksinya juga Moderna lagi sesuai ketentuan," ungkap Hanna.

Sementara itu, dokter spesialis kandungan RSUD Kota Madiun, dr Muhammad Nur menyebut, booster kedua untuk nakes sangat tepat mengingat tren kasus Covid-19 naik kembali. Terlebih, para nakes hampir setiap hari kontak langsung dengan pasien.

"Dari pasien yang ada tentu tidak menutup kemungkinan ada yang terpapar meski tanpa gejala. Dengan demikian, nakes berpotensi besar untuk terpapar," ujar Muhammad.

Setah divaksin booster kedua, Muhammad optimis para nakes lebih merasa nyaman dan percaya diri melaksanakan tugasnya di rumah sakit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Benda Cagar Budaya Diduga Peninggalan Era Majapahit di Desa Sukowidi Magetan Hilang

3 Benda Cagar Budaya Diduga Peninggalan Era Majapahit di Desa Sukowidi Magetan Hilang

Surabaya
31 Pulau di Jatim Ditargetkan Teraliri Listrik Tahun Ini

31 Pulau di Jatim Ditargetkan Teraliri Listrik Tahun Ini

Surabaya
Bupati Temui 2 WN Finlandia yang Terdampar di Sumenep, Beri Bantuan Akomodasi hingga Transportasi

Bupati Temui 2 WN Finlandia yang Terdampar di Sumenep, Beri Bantuan Akomodasi hingga Transportasi

Surabaya
Asyifa, Balita Tanpa Anus di Sumenep, Dapat Bantuan dan Ditemui Menteri Sosial Tri Rismaharini

Asyifa, Balita Tanpa Anus di Sumenep, Dapat Bantuan dan Ditemui Menteri Sosial Tri Rismaharini

Surabaya
Polisi Masih Kejar 2 Rekan Samanhudi Tersangka Perampokan Wali Kota Blitar, Berikut Ciri-cirinya

Polisi Masih Kejar 2 Rekan Samanhudi Tersangka Perampokan Wali Kota Blitar, Berikut Ciri-cirinya

Surabaya
Terbawa Gelombang Pasang, Sampah Kiriman Menumpuk di Pulau Masalembu Sumenep

Terbawa Gelombang Pasang, Sampah Kiriman Menumpuk di Pulau Masalembu Sumenep

Surabaya
Napiter Asal Kudus Bebas Bersyarat dari Lapas IIB Tuban

Napiter Asal Kudus Bebas Bersyarat dari Lapas IIB Tuban

Surabaya
Perkosa Anak Teman, Eks Kapolres Badung Divonis 5 Tahun Penjara

Perkosa Anak Teman, Eks Kapolres Badung Divonis 5 Tahun Penjara

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 31 Januari 2023: Pagi Berawan dan Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 31 Januari 2023: Pagi Berawan dan Sore Hujan Ringan

Surabaya
Buntut Wacana Relokasi, Pedagang Pasar Larangan Demo di Depan Gedung DPRD Sidoarjo

Buntut Wacana Relokasi, Pedagang Pasar Larangan Demo di Depan Gedung DPRD Sidoarjo

Surabaya
Mantan Wali Kota Blitar Ajukan Praperadilan dalam Kasus Perampokan Rumah Dinas Wali Kota Santoso

Mantan Wali Kota Blitar Ajukan Praperadilan dalam Kasus Perampokan Rumah Dinas Wali Kota Santoso

Surabaya
Soal Masa Jabatan Kades, Bupati Lumajang: Saya Setuju 9 Tahun, 2 Periode...

Soal Masa Jabatan Kades, Bupati Lumajang: Saya Setuju 9 Tahun, 2 Periode...

Surabaya
Pantai Srau: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Pantai Srau: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Surabaya
Tukang Becak yang Bobol Uang Rp 320 Juta dari Rekening Nasabah BCA Dituntut 1 Tahun Penjara

Tukang Becak yang Bobol Uang Rp 320 Juta dari Rekening Nasabah BCA Dituntut 1 Tahun Penjara

Surabaya
Ratusan Anggota Perguruan Silat Geruduk Polsek Babat Lamongan Usai 1 Pesilat Dikeroyok 15 Orang

Ratusan Anggota Perguruan Silat Geruduk Polsek Babat Lamongan Usai 1 Pesilat Dikeroyok 15 Orang

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.