4 Pemancing Terombang-ambing di Perairan Probolinggo Usai Perahu Dihantam Ombak

Kompas.com - 17/07/2022, 21:48 WIB

PROBOLINGGO, KOMPAS.com – Empat pemancing terombang-ambing di tengah lautan berjam-jam, saat perahu yang mereka tumpangi karam dihantam ombak di perairan Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo.

Namun, sang pemilik perahu sekaligus nahkoda hilang.

Kepala Satuan Kepolisian Perairan Polres Probolinggo AKP Slamet Prayitno menjelaskan, keempat orang itu adalah ES (38), warga Sidoarjo, CAO (33) warga Madiun.

Kemudian ANT (34), warga Surabaya, serta LH (37), warga Surabaya. Kecuali LH, ketiga orang tersebut adalah ASN Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya.

Baca juga: Duduk di Rel Sambil Pangku Pacar, Satpam RSUD di Probolinggo Tewas Terserempet KA

“Keempat orang ini selamat. Sempat dievakuasi oleh nelayan dan dibawa ke kantor Polair Polres Probolinggo. Satu orang nelayan sekaligus pemilik kapal berinisial A, masih belum ditemukan. Kini masih dalam upaya pencarian,” kata Slamet kepada Kompas.com, Minggu (17/7/2022).

Menurut Slamet, setelah berada di kantor Polair, para pemancing yang selamat dipulangkan ke rumah masing-masing.

Menurut seorang nelayan di Desa Klaseman, Gending, SW, perahu yang dinaiki kelima orang itu berangkat memancing di perairan sekitar Pulau Gili Ketapang dari Desa Klaseman pada Sabtu (16/7/2022).

Baca juga: Satpam RSUD di Probolinggo Ditemukan Tewas dengan Luka di Kepala, Diduga Korban Pembunuhan

Pada pukul 14.30 WIB, mereka sudah selesai memancing dan hendak kembali ke Desa Klaseman, Gending. Namun, perahu yang ditumpangi mereka karam karena diterpa ombak sangat besar.

Baca juga: Satu Keluarga di Probolinggo Diduga Disekap Penagih Utang, Ini Kronologinya

SW sempat berpapasan dengan perahu milik A yang membawa empat orang pemancing tersebut.

Pada Minggu (17/7/2022) dini hari, SW mendapatkan informasi bahwa ada perahu yang dinaiki pemancing karam. Setelah ditelusuri, perahu yang karam ternyata milik A.

“Mereka selamat setelah berenang dan terombang-ambing beberapa jam di lautan. Ketiga pemancing menggunakan pelampung, satu orang lainnya menggunakan jaket. Mereka terus bergandengan tangan agar tidak terpisah dan menyelamatkan dri,” ujar SW.

Setelah mencoba bertahan, nelayan menemukan mereka dan memberikan pertolongan. Mereka kemudian dibawa ke kantor Polair Polres Probolinggo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah Eks Kades di Probolinggo Dilempar Bom Ikan

Rumah Eks Kades di Probolinggo Dilempar Bom Ikan

Surabaya
Terdaftar sebagai Penerima Bansos tetapi Tak Dapat Undangan, Warga Sumenep Geruduk Kantor Pos

Terdaftar sebagai Penerima Bansos tetapi Tak Dapat Undangan, Warga Sumenep Geruduk Kantor Pos

Surabaya
Dekan FH UB Malang Sebut Sudah Bertemu Mahasiswa yang Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Ini Hasilnya

Dekan FH UB Malang Sebut Sudah Bertemu Mahasiswa yang Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Ini Hasilnya

Surabaya
DP3A Kabupaten Malang Beri Pendampingan Psikologis kepada 600 Korban Tragedi Kanjuruhan

DP3A Kabupaten Malang Beri Pendampingan Psikologis kepada 600 Korban Tragedi Kanjuruhan

Surabaya
Korupsi Dana Bagi Hasil Cukai, Pejabat Diskominfo Pamekasan Divonis 4 Tahun Penjara

Korupsi Dana Bagi Hasil Cukai, Pejabat Diskominfo Pamekasan Divonis 4 Tahun Penjara

Surabaya
Terdaftar sebagai Penerima Bansos tapi Tak Terima Undangan Pencairan, Warga Sumenep: Kami Hanya Rakyat Kecil

Terdaftar sebagai Penerima Bansos tapi Tak Terima Undangan Pencairan, Warga Sumenep: Kami Hanya Rakyat Kecil

Surabaya
Tolak RUU Omnibus Law Kesehatan, Dokter dan Nakes di Jombang Demo

Tolak RUU Omnibus Law Kesehatan, Dokter dan Nakes di Jombang Demo

Surabaya
Sosok Bripda Anam yang Gugur dalam Kecelakaan Helikopter Polri, Berjuang Jadi Polisi hingga Kerap Tidur di SPBU

Sosok Bripda Anam yang Gugur dalam Kecelakaan Helikopter Polri, Berjuang Jadi Polisi hingga Kerap Tidur di SPBU

Surabaya
Wali Kota Surabaya Marah dan Banting Berkas Rekam Medis di RSUD Dr Soewandhie: Wargaku Kalian Suruh Nunggu Lama

Wali Kota Surabaya Marah dan Banting Berkas Rekam Medis di RSUD Dr Soewandhie: Wargaku Kalian Suruh Nunggu Lama

Surabaya
Suami di Probolinggo Bacok Tetangga, Istrinya Selingkuh dengan Korban Saat Ditinggal Kerja ke Kalimantan

Suami di Probolinggo Bacok Tetangga, Istrinya Selingkuh dengan Korban Saat Ditinggal Kerja ke Kalimantan

Surabaya
Rokok Ilegal Masih Ditemukan di Toko Kelontong, Bea Cukai Malang Lakukan Sosialisasi

Rokok Ilegal Masih Ditemukan di Toko Kelontong, Bea Cukai Malang Lakukan Sosialisasi

Surabaya
Selidiki Kebakaran Pasar Kesamben Blitar, Tim Labfor Fokus Teliti 4 Kios

Selidiki Kebakaran Pasar Kesamben Blitar, Tim Labfor Fokus Teliti 4 Kios

Surabaya
Duka Keluarga Bripda Anam di Magetan, Sang Ayah Sempat Hubungi Putranya Sebelum Helikopter Jatuh di Babel

Duka Keluarga Bripda Anam di Magetan, Sang Ayah Sempat Hubungi Putranya Sebelum Helikopter Jatuh di Babel

Surabaya
Golkar Jatim: Kalau Tanda Kerutan Wajah, Pak Airlangga Juga Punya, Bahkan Mata Menghitam Kurang Tidur

Golkar Jatim: Kalau Tanda Kerutan Wajah, Pak Airlangga Juga Punya, Bahkan Mata Menghitam Kurang Tidur

Surabaya
ABG Jombang Disekap di Tangerang, Hanya Diberi Makan Sekali Sehari hingga Disetubuhi

ABG Jombang Disekap di Tangerang, Hanya Diberi Makan Sekali Sehari hingga Disetubuhi

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.