Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rumah Rusak Parah akibat Longsor, 3 Warga Desa Jegreg Lamongan Terima Bantuan

Kompas.com - 15/07/2022, 11:50 WIB

LAMONGAN, KOMPAS.com - Sebanyak tiga rumah di Desa Jegreg, Kecamatan Modo, Lamongan, Jawa Timur, rusak akibat longsor. Dua di antara rumah itu hanyut saat tanah di bantaran anak Sungai Bengawan Solo longsor dan lainnya rusak parah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah membantu perbaikan rumah miilik Toyib Ardianto, Agus Susanto, dan Simus, tersebut.

Baca juga: 12 Bangunan Liar di Pinggir Jalur Pantura Lamongan Dibongkar Paksa

"Adanya kejadian bencana alam tanah longsor yang terjadi pada tanggal 6 Juli 2022 dan dilaporkan pada Selasa, 12 Juli 2022. Maka Pemprov Jawa Timur bersama Pemkab Lamongan melalui BPBD masing-masing, memberikan bantuan stimulan untuk warga terdampak," ujar Kepala BPBD Lamongan Gunadi, saat dikonfirmasi, Jumat (15/7/2022).

Gunadi menjelaskan, bantuan yang disalurkan bagi ketiga warga terdampak bencana tanah longsor tersebut berupa paket bahan bangunan meliputi kayu, papan triplek, serta asbes.

Selain itu, ketiga warga terdampak longsor juga diberikan bantuan berupa paket sembako.

"Kemarin (14/7/2022), untuk jumlahnya sekitar Rp 15 juta. Dengan rincian, Rp 5 juta dari kami dan Rp 10 juta dari BPBD Jawa Timur," ucap Gunadi.

Gunadi mengatakan, ketiga rumah itu rusak saat hujan deras mengguyur Desa Jegreg pada 6 Juli 2022. Intensitas hujan deras membuat tanah di bantaran anak Sungai Bengawan Solo tergerus.

"Tanah yang tergerus sepanjang 30 meter, dengan kedalaman sekitar tujuh meter. Kemudian berdampak pada tiga rumah warga," kata Gunadi.

Rumah Toyib dan Agus bahkan hanyut ke anak Sungai Bengawan Solo di desa setempat bersama tanah bantaran longsor. Sementara rumah Simus rusak parah akibat longsor.

Baca juga: Lamongan Mendapat Tambahan 3.000 Dosis Vaksin PMK

Meski begitu, insiden itu baru dilaporkan ke BPBD Lamongan pada 12 Juli 2022.

Selain jajaran BPBD Lamongan dan Jawa Timur, dalam agenda pemberian bantuan kepada warga terdampak bencana tersebut, juga dihadiri Muspika Kecamatan Modo, unsur kepolisian dan TNI serta Pemdes Jegreg.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PBNU Gelar Muktamar Internasional Fikih Peradaban, Akan Bahas Isu-isu Modern

PBNU Gelar Muktamar Internasional Fikih Peradaban, Akan Bahas Isu-isu Modern

Surabaya
Pamit Mancing di Sungai, Pemuda di Kediri Ditemukan Tewas Tenggelam

Pamit Mancing di Sungai, Pemuda di Kediri Ditemukan Tewas Tenggelam

Surabaya
Jelang Piala Dunia U-20, FIFA Periksa Kesiapan Lapangan di Surabaya

Jelang Piala Dunia U-20, FIFA Periksa Kesiapan Lapangan di Surabaya

Surabaya
Sempat Ditutup akibat APG Semeru, Jalur Alternatif Curah Kobokan Dibuka Kembali

Sempat Ditutup akibat APG Semeru, Jalur Alternatif Curah Kobokan Dibuka Kembali

Surabaya
Cerita SBY Pergi ke Malang Beli Lukisan untuk Siapkan Museum dan Galeri Seni di Pacitan

Cerita SBY Pergi ke Malang Beli Lukisan untuk Siapkan Museum dan Galeri Seni di Pacitan

Surabaya
Kusnadi Mundur, Said Abdullah dan Kanang Ditunjuk Pimpin PDI-P Jatim

Kusnadi Mundur, Said Abdullah dan Kanang Ditunjuk Pimpin PDI-P Jatim

Surabaya
Erupsi, Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 6 Kilometer

Erupsi, Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 6 Kilometer

Surabaya
Gunung Semeru Meletus, Keluarkan Asap Setinggi 1.500 Meter

Gunung Semeru Meletus, Keluarkan Asap Setinggi 1.500 Meter

Surabaya
Filosofi Linggis Sebagai Mas Kawin Bagi Samsul dan Sumiati: Ingin Pernikahan Kuat dan Kokoh

Filosofi Linggis Sebagai Mas Kawin Bagi Samsul dan Sumiati: Ingin Pernikahan Kuat dan Kokoh

Surabaya
Kusnadi Mundur dari Ketua PDI-P Jatim, Djarot : Jabatan Ketua DPRD Jatim Belum Dibahas

Kusnadi Mundur dari Ketua PDI-P Jatim, Djarot : Jabatan Ketua DPRD Jatim Belum Dibahas

Surabaya
Limbah Medis Berserakan di Pantai Banyuwangi, Ada Jarum Suntik dan Botol Vial

Limbah Medis Berserakan di Pantai Banyuwangi, Ada Jarum Suntik dan Botol Vial

Surabaya
Kusnadi Pilih Mundur dari Ketua DPD PDI-P Jatim Usai 2 Kali Diperiksa KPK Terkait Dana Hibah

Kusnadi Pilih Mundur dari Ketua DPD PDI-P Jatim Usai 2 Kali Diperiksa KPK Terkait Dana Hibah

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 5 Februari 2023: Pagi Cerah Berawan dan Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 5 Februari 2023: Pagi Cerah Berawan dan Sore Hujan Ringan

Surabaya
Puncak Resepsi 1 Abad NU di Sidoarjo Digelar 24 Jam Nonstop

Puncak Resepsi 1 Abad NU di Sidoarjo Digelar 24 Jam Nonstop

Surabaya
Bocah 14 Tahun di Lamongan Berkali-kali Mencuri Ponsel hingga Uang, Sang Ibu Jadi Penadah

Bocah 14 Tahun di Lamongan Berkali-kali Mencuri Ponsel hingga Uang, Sang Ibu Jadi Penadah

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.