Dugaan Korupsi Pupuk Bersubsidi Rp 2 Miliar, 6 Manajer Pabrik Gula di Madiun Diperiksa

Kompas.com - 30/06/2022, 21:37 WIB

MADIUN, KOMPAS.com - Selama dua hari berturut-turut, penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun, Jawa Timur, memeriksa enam manajer dua pabrik gula yang beroperasi di wilayah Madiun.

Pemeriksaan itu terkait dengan kasus korupsi distribusi pupuk bersubsidi yang diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp 2 miliar.

Enam manajer yang diperiksa itu terdiri dari tiga manajer di Pabrik Gula Rejo Agung dan tiga manajer di Pabrik Gula Pagotan. Manajer Pabrik Gula Rejo Agung diperiksa pada Rabu (29/6/2022), sedangkan manajer Pabrik Gula Pagotan diperiksa pada hari ini, Kamis (30/6/2022).

Baca juga: Kasus Korupsi Pupuk Bersubsidi Madiun, Jaksa Periksa 3 Staf Pemasaran Petrokimia Gresik

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun, Purning Dahono Putro menyatakan, enam manajer di dua pabrik itu diperiksa sebagai saksi kasus korupsi distribusi pupuk bersubsidi tahun anggaran 2019.

“Manajer yang kami periksa dari bidang tanaman pangan, keuangan dan petugas lapangan,” kata Purning saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (30/6/2022).

Baca juga: Cegah PMK Jelang Idul Adha, 131 Sapi di Madiun Divaksin

Jaksa memeriksa manajemen pabrik gula itu lantaran perusahaan milik negara itu bekerja sama dengan ratusan petani tebu di wilayah Kabupaten Madiun setiap tahunnya. Bahkan, kerja sama itu sudah dilakukan sejak puluhan tahun lalu.

“Para saksi kami minta keterangan terkait petani binaan di dua pabrik gula tersebut. Jumlahnya sekitar ratusan petani yang dibina dua pabrik gula itu,” ujar Purning.

Purning menjelaskan, para manajer di dua pabrik gula itu diperiksa mengingat petani yang menjadi mitra binaannya mendapatkan pupuk bersubsidi dari pemerintah.

Untuk itu, jaksa menganggap perlu mengetahui petani mana saja yang mendapatkan jatah pupuk bersubsidi pada tahun tersebut.

Tidak hanya itu, hasil keterangan manajemen pabrik akan mengetahui kuota pupuk bersubsidi yang diterima petani binaan dua pabrik gula tersebut.

Ia menambahkan, tidak menutup kemungkinan jaksa juga akan memeriksa pengurus Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI). Hanya saja, saat ini penyidik masih memfokuskan pemeriksaan terhadap manajemen pabrik gula.

“Nanti kami lihat dan dalami dulu keterangan yang disampaikan saksi sekarang seperti apa,” tutur Purning.

Baca juga: Diduga Tersetrum Listrik Saat Gali Gorong-gorong, 2 Pekerja Pabrik Gula di Madiun Tewas

Purning mengatakan total saksi yang sudah diperiksa dalam kasus ini sebanyak 11 orang. Tiga orang dari PT Petrokimia Gresik dan delapan dari dua pabrik gula di Madiun. Jaksa pun akan terus melanjutkan pemeriksaan saksi lain yang diagendakan besok pagi.

Terkait pihak yang berpotensi menjadi tersangka, Purning mengaku akan menyampaikannya setelah penyidik selesai memeriksa seluruh saksi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tunjungan Plaza 1 Surabaya Tetap Beroperasi Usai Kebakaran

Tunjungan Plaza 1 Surabaya Tetap Beroperasi Usai Kebakaran

Surabaya
Pria Mengaku Wartawan Tertangkap Tangan Saat Diduga Peras Sekolah di Malang

Pria Mengaku Wartawan Tertangkap Tangan Saat Diduga Peras Sekolah di Malang

Surabaya
Pelatih Taekwondo di Malang Jadi Tersangka Kekerasan Seksual pada Murid, Modus Janjikan Menikah

Pelatih Taekwondo di Malang Jadi Tersangka Kekerasan Seksual pada Murid, Modus Janjikan Menikah

Surabaya
Kasat Lantas Madiun Marah dan Copot Baju Dinas Usai Istrinya Terpegang Wartawan, Kapolres: Saya Minta Maaf atas Kesalahpahaman Ini

Kasat Lantas Madiun Marah dan Copot Baju Dinas Usai Istrinya Terpegang Wartawan, Kapolres: Saya Minta Maaf atas Kesalahpahaman Ini

Surabaya
Rupa-rupa Kegiatan Warga Kediri Peringati HUT Ke-77 RI

Rupa-rupa Kegiatan Warga Kediri Peringati HUT Ke-77 RI

Surabaya
Kebakaran di Tunjungan Plaza 1 Surabaya, Bermula dari Food Court Lantai 5

Kebakaran di Tunjungan Plaza 1 Surabaya, Bermula dari Food Court Lantai 5

Surabaya
Lapas Lumajang 'Overload', Bupati: Masih Layak Huni

Lapas Lumajang "Overload", Bupati: Masih Layak Huni

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 18 Agustus 2022 : Siang hingga Malam Cerah

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 18 Agustus 2022 : Siang hingga Malam Cerah

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 18 Agustus 2022 : Siang hingga Malam Cerah

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 18 Agustus 2022 : Siang hingga Malam Cerah

Surabaya
Lahir Saat HUT Kemerdekaan, 9 Bayi di Jombang Peroleh Kado Spesial

Lahir Saat HUT Kemerdekaan, 9 Bayi di Jombang Peroleh Kado Spesial

Surabaya
Ribuan Pendaki Ikuti Upacara Bendera di Gunung Ijen Banyuwangi

Ribuan Pendaki Ikuti Upacara Bendera di Gunung Ijen Banyuwangi

Surabaya
Tak Hanya Farel, Pembawa Baki Upacara Penurunan Bendera di Istana Juga Putra Daerah Banyuwangi

Tak Hanya Farel, Pembawa Baki Upacara Penurunan Bendera di Istana Juga Putra Daerah Banyuwangi

Surabaya
Lahir Saat HUT Kemerdekaan RI, 4 Bayi di Lumajang Langsung Dapat Akte, KIA, dan Perubahan KK

Lahir Saat HUT Kemerdekaan RI, 4 Bayi di Lumajang Langsung Dapat Akte, KIA, dan Perubahan KK

Surabaya
Saat Mahasiswa Asing Ikut Memeriahkan HUT Ke-77 RI di Kota Malang...

Saat Mahasiswa Asing Ikut Memeriahkan HUT Ke-77 RI di Kota Malang...

Surabaya
Pikap Muatan Kardus Terbakar di Depan SPBU Bangkalan

Pikap Muatan Kardus Terbakar di Depan SPBU Bangkalan

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.