Kompas.com - 16/06/2022, 13:20 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Sebuah video memperlihatkan seorang pria dikeroyok sejumlah orang di Jalan S Supriyadi, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur, viral di media sosial.

Video itu diunggah akun Instagram, @info_malang. Dalam video itu terlihat baju korban sampai robek setelah dikeroyok sejumlah orang.

Baca juga: Hanya Diimbau, Pengendara Motor Pakai Sandal Jepit di Kabupaten Malang Tak Akan Ditilang

Salah satu penjual masker di lokasi kejadian, Andri (36) mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (15/6/2022) sekitar pukul 18.00 WIB. Andri juga tak tahu pasti penyebab pengeroyokan itu.

Menurut Andri, polisi telah mendatangi lokasi kejadian. Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa tersebut.

"Saya diceritain teman, saya jualan kan tutupnya jam lima sore, tapi teman saya bilang yang waktu kejadian itu kalau ada pengeroyokan kemarin malam, enggak tahu itu gara-gara mabuk atau apa, yang dikeroyok kayaknya calo jualan tiket Arema," kata Andri saat ditemui Kamis (16/6/2022).

Kapolsek Sukun Kompol Nyoto Gelar mengatakan, korban masih diperiksa dan dimintai keterangan. Nyoto belum bisa memberikan keterangan terkait kasus pengeroyokan tersebut. 

Menurut Nyoto, korban sudah menjalani visum di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang pada pukul 03.00 WIB.

"Kami belum tahu kalau penyebabnya, tapi itu pelaku dan korban sepertinya dalam kondisi mabuk semua," kata Nyoto saat diwawancarai, Kamis (16/6/2022).

Polisi juga masih meminta keterangan lebih lanjut dari sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian. Namun, Nyoto menyebut, korban mengenali salah satu pelaku pengeroyokan.

Baca juga: Lepas Atlet ke Porprov Jatim 2022, Ini Target Wali Kota Malang

Polisi pun akan segera menangkap pelaku tersebut.

"Untuk identitas korban berinisial DU, alamatnya belum diketahui pasti juga karena waktu dimintai keterangan katanya dari Pakisaji, tapi pas diminta KTP dan KK ternyata Wagir," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komplotan Pengutil Susu Instan Ditangkap di Ponorogo, Gunakan Mobil dan Menginap di Hotel

Komplotan Pengutil Susu Instan Ditangkap di Ponorogo, Gunakan Mobil dan Menginap di Hotel

Surabaya
Aniaya Rekan Saat Bermain Mobile Legends, Pelajar di Surabaya Dituntut 10 Bulan Penjara

Aniaya Rekan Saat Bermain Mobile Legends, Pelajar di Surabaya Dituntut 10 Bulan Penjara

Surabaya
4 Fakta Pria di Kediri Bunuh Istri Temannya karena Ditolak Berhubungan Badan, Pelaku Terancam 20 Tahun Penjara

4 Fakta Pria di Kediri Bunuh Istri Temannya karena Ditolak Berhubungan Badan, Pelaku Terancam 20 Tahun Penjara

Surabaya
Kenal Pelaku Curanmor, Anggota Polsek Tambaksari Dijemput Resmob Polrestabes Surabaya

Kenal Pelaku Curanmor, Anggota Polsek Tambaksari Dijemput Resmob Polrestabes Surabaya

Surabaya
Cerita Briptu Luhur Beri Pelatihan Seni Reog ke 15 Anak Tuna Netra di Ponorogo

Cerita Briptu Luhur Beri Pelatihan Seni Reog ke 15 Anak Tuna Netra di Ponorogo

Surabaya
Sripah, Nenek Penjual Sayur di Tulungagung Koma Setelah Ditabrak Sedan

Sripah, Nenek Penjual Sayur di Tulungagung Koma Setelah Ditabrak Sedan

Surabaya
Polisi Masih Memburu Pelaku Pembuangan Bayi di Bojonegoro

Polisi Masih Memburu Pelaku Pembuangan Bayi di Bojonegoro

Surabaya
Kronologi Perempuan di Kediri Dibunuh Teman Suami karena Tolak Berhubungan Badan

Kronologi Perempuan di Kediri Dibunuh Teman Suami karena Tolak Berhubungan Badan

Surabaya
Bawaslu Bangkalan Perpanjang Rekrutmen Pengawas Kecamatan

Bawaslu Bangkalan Perpanjang Rekrutmen Pengawas Kecamatan

Surabaya
Perempuan di Kediri Tewas Dibunuh Kerabatnya Usai Menolak Berhubungan Badan

Perempuan di Kediri Tewas Dibunuh Kerabatnya Usai Menolak Berhubungan Badan

Surabaya
Siswi Kelas 1 SD di Nganjuk Dicabuli Siswa Kelas 5 SD, Korban Ditendang hingga Tak Sadarkan Diri

Siswi Kelas 1 SD di Nganjuk Dicabuli Siswa Kelas 5 SD, Korban Ditendang hingga Tak Sadarkan Diri

Surabaya
Tak Peduli Wabah PMK, Warga Lamongan Nekat Mencuri Sapi di Gresik

Tak Peduli Wabah PMK, Warga Lamongan Nekat Mencuri Sapi di Gresik

Surabaya
Harga BBM Naik, Pengusaha Pertashop di Lumajang Terancam Gulung Tikar

Harga BBM Naik, Pengusaha Pertashop di Lumajang Terancam Gulung Tikar

Surabaya
Keluh Kesah Petani di Tuban, Mengaku Kesulitan Dapatkan Pupuk Bersubsidi

Keluh Kesah Petani di Tuban, Mengaku Kesulitan Dapatkan Pupuk Bersubsidi

Surabaya
Sebuah Rumah di Kedungpring Gresik Terbakar, Kerugian Capai Rp 150 Juta

Sebuah Rumah di Kedungpring Gresik Terbakar, Kerugian Capai Rp 150 Juta

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.