Kejari Tanjung Perak Selediki Dugaan Korupsi Salah Satu BUMD Milik Pemkot Surabaya

Kompas.com - 11/06/2022, 15:56 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, tengah menyelidiki dugaaan kasus tindak pidana korupsi (tipikor) di salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Kepala Kejari Tanjung Perak, I Ketut Kasna Dedi mengatakan, kasus dugaan korupsi di salah satu BUMD tersebut kini masih dalam tahap penyelidikan.

"Iya, (kami sedang usut dugaan korupsi) salah satu BUMD (Pemkot Surabaya), masih dalam penyelidikan," kata Kasna saat dikonfirmasi, Sabtu (11/6/2022).

Baca juga: Kejari Tanjung Perak Usut Dugaan Korupsi di Bank Milik Pemerintah yang Rugikan Negara Rp 60 Miliar

Namun, Kasna belum bersedia menyebut nama BUMD yang diusut dan orang-orang yang terlibat di dalamnya.

"Karena ini masih dalam penyelidikan, jadi nggak boleh keluar (dipublikasikan)," ucap dia.

Ketika kasus masuk ke tahap penyidikan, ia akan mengungkapkan ke publik identitas BUMD, termasuk orang-orang yang terlibat melakukan tindak pidana korupsi.

Pasalnya, dari penyelidikan saat ini, pihaknya menemukan unsur adanya tindak pidana korupsi.

Baca juga: Warga yang Ingin Mendoakan Langsung Eril, Dipersilakan di Gedung Pakuan

Hal itu dibuktikan dengan adanya nilai kerugian uang negara di salah satu BUMD yang sedang diusut tersebut.

"Sudah ada (kerugian negara). Nilainya tidak sampai puluhan miliar.  Kalau sudah naik penyidikan, saya akan kabari," tutur Kasna.

Dengan terendusnya kasus dugaan korupsi di salah satu BUMD Pemkot Surabaya, ia akan mengusut kasus tipikor lainnya yang selama ini masih tenggelam.

"Kalau ditemukan ada dugaan korupsi, Kejari Tanjung Perak pasti mengusutnya," kata Kasna.

Baca juga: Korupsi Hibah Air Minum Rp 14 Miliar, Mantan Direktur PDAM Ditahan Kejati Sulut

Sebelumnya, Kejari Tanjung Perak juga mengusut dugaan kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) di salah satu bank pelat merah di Kota Pahlawan.

Saat mendalami kasus dugaan korupsi tersebut, Kejari Tanjung Perak menemukan kerugian negara mencapai Rp 60 miliar lebih.

Saat ini, kasus tersebut sudah ditingkatkan, dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan.

Kepala Kejari Tanjung Perak, I Ketut Kasna Dedi mengatakan akan segera mengumumkan hasil penyidikan tersebut.

Termasuk, orang-orang yang bertanggung jawab atas kegiatan yang mengakibatkan kerugian negara hingga puluhan miliar rupiah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1 Warga Tulungagung Meninggal karena Leptospirosis dari Urine Tikus

1 Warga Tulungagung Meninggal karena Leptospirosis dari Urine Tikus

Surabaya
Kebohongan Ibu Penganiaya Putrinya hingga Tewas Terbongkar karena Kecurigaan Dokter

Kebohongan Ibu Penganiaya Putrinya hingga Tewas Terbongkar karena Kecurigaan Dokter

Surabaya
Siswa SD Ditemukan Meninggal dengan Ponsel Masih Menyala di Dekat Telinga, Ada Luka Bakar di Wajah

Siswa SD Ditemukan Meninggal dengan Ponsel Masih Menyala di Dekat Telinga, Ada Luka Bakar di Wajah

Surabaya
Terpeleset Saat Bermain di Pinggir Sungai, Seorang Balita di Bojonegoro Tewas Tenggelam

Terpeleset Saat Bermain di Pinggir Sungai, Seorang Balita di Bojonegoro Tewas Tenggelam

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini 26 November 2022 : Pagi Hujan Petir, Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini 26 November 2022 : Pagi Hujan Petir, Sore Hujan Ringan

Surabaya
Sungai Pacal Meluap, Ratusan Rumah di Bojonegoro Terendam Banjir

Sungai Pacal Meluap, Ratusan Rumah di Bojonegoro Terendam Banjir

Surabaya
5 Hari Tak Masuk Kerja, Karyawan PLN Kediri Ditemukan Meninggal di Rumah

5 Hari Tak Masuk Kerja, Karyawan PLN Kediri Ditemukan Meninggal di Rumah

Surabaya
Tergelincir Genangan Lumpur Saat Salip Bus, Suami Istri Terjatuh dari Motor, Satu Tewas

Tergelincir Genangan Lumpur Saat Salip Bus, Suami Istri Terjatuh dari Motor, Satu Tewas

Surabaya
Sering Salah Saat Diperintah, Bocah 6 Tahun Asal Surabaya Tewas Dianiaya Ibu Kandung, Korban Dipukul Kayu hingga Ukulele

Sering Salah Saat Diperintah, Bocah 6 Tahun Asal Surabaya Tewas Dianiaya Ibu Kandung, Korban Dipukul Kayu hingga Ukulele

Surabaya
Penganiaya Pria Jember hingga Gegar Otak Ditangkap, Merekayasa Cerita Korban Seolah Kecelakaan

Penganiaya Pria Jember hingga Gegar Otak Ditangkap, Merekayasa Cerita Korban Seolah Kecelakaan

Surabaya
Bupati Malang: Kondisi Siswa Korban Perundungan Membaik, tapi Masih Trauma

Bupati Malang: Kondisi Siswa Korban Perundungan Membaik, tapi Masih Trauma

Surabaya
Rantai Pintu KM Samporna Putus di Sumenep, Korban: Seketika Penumpang Terjun ke Laut

Rantai Pintu KM Samporna Putus di Sumenep, Korban: Seketika Penumpang Terjun ke Laut

Surabaya
Peduli Korban Gempa Cianjur, Warga Kediri Santuni Pelajar hingga Kirim Sambal Pecel

Peduli Korban Gempa Cianjur, Warga Kediri Santuni Pelajar hingga Kirim Sambal Pecel

Surabaya
Siswi SMP di Surabaya Terjun dari Lantai 2 Gedung Sekolah, Diduga Dipicu Masalah Keluarga

Siswi SMP di Surabaya Terjun dari Lantai 2 Gedung Sekolah, Diduga Dipicu Masalah Keluarga

Surabaya
Bocah 3 Tahun di Pasuruan Dilaporkan Hilang, Diduga Hanyut di Sungai

Bocah 3 Tahun di Pasuruan Dilaporkan Hilang, Diduga Hanyut di Sungai

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.