Alas Purwo Banyuwangi, Pesona Lanskap Alam yang Berbalut Nuansa Mistis

Kompas.com - 29/05/2022, 15:55 WIB

KOMPAS.com - Banyuwangi memiliki sebuah kawasan yang indah, namun terkenal dengan kesan angker dan mistis yaitu Alas Purwo.

Padahal wilayah yang merupakan Taman Nasional ini memiliki savana, pantai pasir putih, dan Kawah Ijen yang memesona.

Baca juga: Jadi Lokasi World Surf League 2022, Ini Pesona Taman Nasional Alas Purwo Banyuwangi

Dilansir dari indonesia.go.id Taman Nasional Alas Purwo (TN Alas Purwo) yang terletak di wilayah Kecamatan Tegaldlimo dan Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur.

Baca juga: Taman Nasional Alas Purwo: Sejarah, Flora dan Fauna di Dalamnya, serta Spot Wisata

Wilayah yang telah ditetapkan sebagai Geopark nasional ini memiliki luas mencapai 44.037 hektare.

Baca juga: Aturan dan Larangan di Alas Purwo Banyuwangi

Pesona alam alas Purwo yang memesona

Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi, Jawa Timur  DOK. Shutterstock/Agus Sudharnoko Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi, Jawa Timur DOK. Shutterstock/Agus Sudharnoko

Alas Purwo merupakan wana wisata yang tidak hanya menjadi favorit pecinta wisata alam atau penggemar petualangan di tengah rimba.

Lanskap alamnya terbilang cukup lengkap, mulai dari hutan hujan, dataran rendah, hutan bambu, sabana, hutan pantai, hingga hutan bakau.

Dilansir dari situs Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, lokasi ini menjadi tempat hidup 700 jenis flora dan 45 jenis fauna, termasuk macan tutul (Panthera pardus), lutung (Tracypithecus auratus), monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) jelarang (Ratufa bicolor), rase (Vivericula indica), linsang (Prionodon linsang), luwak (Paradoxurus hermaprhoditus), garangan (Herpestes javanicus) dan kucing hutan (Felis bengalensis).

Sebagai taman nasional, di sana juga terdapat tempat penyu bertelur yang bisa ditemukan di Pantai Ngagelan.

Ada juga sebuah pantai yang terkenal dan jadi salah satu lokasi surfing terbaik di dunia yaitu Pantai Plengkung atau Pantai G Land dengan ciri khas ombak tiga lapisnya.

Balutan susana mistis dan kekayaan budaya setempat

Salah satu situs bersejarah di Taman Nasional Alas PurwoArsip Humas Pemkab Banyuwangi Salah satu situs bersejarah di Taman Nasional Alas Purwo

Beberapa orang juga kerap mendengar cerita mistis tentang keangkeran Alas Purwo dengan berbagai versi.

Nuansa mistis sebenarnya muncul dari keberadaan pura, petilasan, goa, dan makam tua yang menjadikan Alas Purwo sebuah tempat untuk melakukan wisata atau ritual budaya.

Terdapat juga lokasi untuk melakukan napak tilas sejarah Majapahit di Pura Luhur Giri Salaka dan Situs Kawitan.

Lokasi ini dipercaya sebagai tanah yang diciptakan pertama kali pada proses penciptaan Pulau Jawa sehingga umat Hindu kerap melakukan upacara keagamaan di tempat tersebut.

Bagi sebagian orang, tempat-tempat yang disakralkan ini memiliki suasana yang berbeda, terlebih karena lokasinya di dalam hutan.

Tak heran jika kemudian muncul konotasi mistis dan angker bersumber cerita yang beredar dari mulut ke mulut mengenai lokasi ini.

Padahal kegiatan ritual batin seperti semedi dan juga ritual peribadatan sudah menjadi hal yang lazim dilakukan sejak zaman dahulu.

Namun tetap aura mistis yang sudah terlanjur melekat menjadi salah satu ciri khas dari Alas Purwo hingga saat ini.

Sumber: indonesia.go.id dan ksdae.menlhk.go.id 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Melihat Keseruan Lomba Balap Dayung di Gresik, Peserta: Ternyata Susah Juga

Melihat Keseruan Lomba Balap Dayung di Gresik, Peserta: Ternyata Susah Juga

Surabaya
Curi Motor Orang Lain, Pria di Lumajang Malah Tinggalkan Motornya Sendiri

Curi Motor Orang Lain, Pria di Lumajang Malah Tinggalkan Motornya Sendiri

Surabaya
ODGJ di Kota Malang Bakar Rumahnya Sendiri

ODGJ di Kota Malang Bakar Rumahnya Sendiri

Surabaya
Ungkap Jaringan Narkoba, Polrestabes Surabaya Tangkap 8 Pengedar dengan Barang Bukti 90 Kg Sabu

Ungkap Jaringan Narkoba, Polrestabes Surabaya Tangkap 8 Pengedar dengan Barang Bukti 90 Kg Sabu

Surabaya
Buntut Pernyataan Ketum PPP Suharso soal 'Amplop' Kiai, Forum Warga NU Jombang Tuntut Permintaan Maaf

Buntut Pernyataan Ketum PPP Suharso soal 'Amplop' Kiai, Forum Warga NU Jombang Tuntut Permintaan Maaf

Surabaya
Dimediasi Kapolres, Kasat Lantas Madiun yang Mengamuk karena Istri Terpegang Wartawan, Batal Lapor Polisi

Dimediasi Kapolres, Kasat Lantas Madiun yang Mengamuk karena Istri Terpegang Wartawan, Batal Lapor Polisi

Surabaya
Setahun Kabur ke Kalimantan, Pelaku Judi Togel di Sumenep Ditangkap

Setahun Kabur ke Kalimantan, Pelaku Judi Togel di Sumenep Ditangkap

Surabaya
Oknum Jaksa Diduga Sodomi Anak Laki-laki di Hotel Jombang, Dinonaktifkan dari Jabatan

Oknum Jaksa Diduga Sodomi Anak Laki-laki di Hotel Jombang, Dinonaktifkan dari Jabatan

Surabaya
Suka Menyanyi sejak Balita, Farel Prayoga Pernah Mengamen Bersama Sang Ayah

Suka Menyanyi sejak Balita, Farel Prayoga Pernah Mengamen Bersama Sang Ayah

Surabaya
Pria di Surabaya Dihajar Warga Saat Akan Bawa Kabur Motor yang Mesinnya Masih Menyala

Pria di Surabaya Dihajar Warga Saat Akan Bawa Kabur Motor yang Mesinnya Masih Menyala

Surabaya
Cerita Orangtua Farel Tak Dampingi Anaknya di Istana, Mengaku Minder jika Harus Bertemu Presiden

Cerita Orangtua Farel Tak Dampingi Anaknya di Istana, Mengaku Minder jika Harus Bertemu Presiden

Surabaya
Cerita Peringatan HUT RI dari Panti Jompo di Kediri, Mulai dari Lomba hingga Tumpengan

Cerita Peringatan HUT RI dari Panti Jompo di Kediri, Mulai dari Lomba hingga Tumpengan

Surabaya
Farel Prayoga Menggoyang Istana, Orangtua: Tak Percaya Anak Saya Bisa Ketemu Presiden

Farel Prayoga Menggoyang Istana, Orangtua: Tak Percaya Anak Saya Bisa Ketemu Presiden

Surabaya
Pakaian Adat yang Dipakai Farel Prayoga Saat Tampil di Istana Ternyata Seragam Sekolah

Pakaian Adat yang Dipakai Farel Prayoga Saat Tampil di Istana Ternyata Seragam Sekolah

Surabaya
Diperkosa Kenalan Usai Kecelakaan, Pemandu Lagu di Tulungagung Meninggal Dunia

Diperkosa Kenalan Usai Kecelakaan, Pemandu Lagu di Tulungagung Meninggal Dunia

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.